LKPDPertemuan 6Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Hubungan Sudut Elevasi, Titik Tertinggi, dan Jarak Terjauh Gerak Peluru

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Hubungan Sudut Elevasi, Titik Tertinggi, dan Jarak Terjauh Gerak Peluru".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Hubungan Sudut Elevasi, Titik Tertinggi, dan Jarak Terjauh Gerak Peluru

Fisika - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Hubungan Sudut Elevasi, Titik Tertinggi, dan Jarak Terjauh Gerak Peluru

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Hubungan Sudut Elevasi, Titik Tertinggi, dan Jarak Terjauh Gerak Peluru
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis gerak peluru untuk menjelaskan fenomena alam dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Bekerjalah dalam kelompok yang terdiri dari 3-4 orang secara kolaboratif.
  • Bacalah pengantar masalah dan cermati data matematis/fisik gerak peluru yang disajikan.
  • Gunakan persamaan gerak peluru v0x = v0 cos θ, v0y = v0 sin θ, titik tertinggi h_max = (v0^2 sin^2 θ) / (2g), dan jarak terjauh R = (v0^2 sin 2θ) / g dengan percepatan gravitasi g = 10 m/s^2 (kecuali dinyatakan lain).
  • Tuliskan hasil analisis, perhitungan, dan kesimpulan kelompok pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Pengaruh Sudut Elevasi terhadap Titik Tertinggi dan Jarak Terjauh

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator ilmiah atau lembar tabel trigonometri dasar
  • Alat tulis dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skenario: Sebuah semburan air dari geyser alami memancar dengan kelajuan awal tetap v0 = 20 m/s pada sudut elevasi θ yang berubah-ubah.
  2. Hitung dan lengkapi tabel hubungan sudut elevasi (15°, 30°, 45°, 60°, 75°) terhadap ketinggian maksimum (h_max) dan jarak mendatar terjauh (R) menggunakan g = 10 m/s^2.
  3. Analisislah pola hubungan antara besar sudut elevasi terhadap h_max dan R untuk menjawab pertanyaan analisis.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel nilai perbandingan h_max dan R untuk sudut elevasi 15°, 30°, 45°, 60°, dan 75° dengan v0 = 20 m/s dan g = 10 m/s^2!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data tabel, bagaimana pola perubahan titik tertinggi (h_max) dan jarak mendatar terjauh (R) seiring bertambahnya sudut elevasi dari 15° hingga 75°? Sudut berapakah yang menghasilkan R maksimum dan mengapa sudut 30° serta 60° menghasilkan nilai R yang sama?

Tabel 5 baris dengan kolom: Sudut Elevasi (θ), sin θ, sin 2θ, Titik Tertinggi h_max (m), Jarak Terjauh R (m). Disertai kolom uraian pola analisis di bawah tabel.

Kegiatan 2: Analisis Fenomena Aliran Lava Pijar Gunung Berapi

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Kalkulator

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari teks fenomena letusan gunung api: 'Saat terjadi letusan tipe strombolian, material lava pijar terlontar dari kawah dengan kecepatan awal v0 = 50 m/s. Material terlontar pada dua sudut berbeda akibat letak rekahan, yaitu sudut 37° dan sudut 53° (asumsikan sin 37° = 0,6; cos 37° = 0,8; g = 10 m/s^2). Hambatan udara diabaikan.'
  2. Analisislah lintasan dan komponen gerak kedua material lava pijar tersebut.
  3. Diskusikan implikasi titik jatuh dan waktu melayang material terhadap zona bahaya di sekitar lereng gunung.

Pertanyaan:

1. Hitung dan bandingkan waktu total melayang di udara (t_total) serta ketinggian maksimum (h_max) yang dicapai oleh lontaran lava dengan sudut 37° dan 53°!

2. Buktikan secara analitis apakah jarak mendatar (R) lontaran lava bersudut 37° dan 53° sama atau berbeda, lalu simpulkan bahayanya terhadap area pemukiman di lereng yang berjarak 200 meter mendatar dari kawah!

Format uraian matematis terstruktur (diketahui, ditanya, langkah perumusan analitis) dan kotak kesimpulan telaah fenomena alam.

Kegiatan 3: Evaluasi dan Solusi Rekayasa Fenomena: Prediksi Semprotan Air Pemadam Kebakaran Hutan

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator ilmiah
  • Lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan kasus: Petugas pemadam kebakaran hutan berupaya memadamkan api pada kanopi pohon setinggi 12 meter dari permukaan tanah. Nosel air menyemprotkan air dengan laju konstan v0 = 20 m/s dari atas tanah.
  2. Analisislah sudut elevasi tembakan air agar semprotan air mampu mencapai puncak kanopi pohon tersebut.
  3. Tentukan strategi sudut elevasi optimal agar petugas dapat berdiri pada jarak mendatar sejauh mungkin dari titik api demi keselamatan petugas.

Pertanyaan:

1. Tentukan sudut elevasi minimum yang harus dipilih petugas agar semburan air setidaknya dapat menyamai tinggi kanopi pohon (h_max ≥ 12 m) jika v0 = 20 m/s dan g = 10 m/s^2!

2. Jika petugas ingin memadamkan api kanopi pada saat lintasan semprotan air berada tepat di puncak parabolanya (puncak parabola tepat menyentuh ketinggian 12 meter), analisislah pada jarak mendatar berapakah petugas harus memposisikan diri dari pangkal pohon!

Kolom perhitungan sistematis dan kotak penjelasan rekomendasi taktis posisi pemadaman.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahaman konsep hubungan sudut elevasi, titik tertinggi, dan jarak terjauh membantu Anda memahami pergerakan benda melengkung di alam sekitar (seperti air mancur atau lahar letusan)?

2. Dari ketiga kegiatan analisis tadi, bagian pembuktian matematis atau penafsiran fisis mana yang paling menantang bagi Anda, dan bagaimana strategi kelompok Anda menyelesaikannya?

3. Sebutkan satu fenomena alam atau kegiatan sehari-hari lain di lingkungan sekitar Anda yang prinsip lintasannya serupa dengan gerak peluru!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.