LKPDPertemuan 5Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Fisika Kelas 11: Mengumpulkan Data Pengukuran Resultan Vektor Gaya Berdasarkan Variasi Sudut Apit

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Mengumpulkan Data Pengukuran Resultan Vektor Gaya Berdasarkan Variasi Sudut Apit".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Mengumpulkan Data Pengukuran Resultan Vektor Gaya Berdasarkan Variasi Sudut Apit

Fisika - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengumpulkan Data Pengukuran Resultan Vektor Gaya Berdasarkan Variasi Sudut Apit

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengumpulkan Data Pengukuran Resultan Vektor Gaya Berdasarkan Variasi Sudut Apit
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merencanakan dan memilih metode yang sesuai untuk mengumpulkan data pengukuran resultan vektor gaya

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap bagian LKPD dengan cermat bersama kelompokmu.
  • Fokus utama LKPD ini adalah merencanakan dan memilih metode pengumpulan data pengukuran resultan dua vektor gaya yang ditarik dengan variasi sudut apit.
  • Gunakan referensi alat dan prosedur penyelidikan berbasis neraca pegas dan busur derajat untuk menentukan desain pengumpulan data terbaik.
  • Tuliskan hasil diskusi perencanaan kelompok pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memilih Alat, Bahan, dan Variabel Pengukuran Resultan Gaya

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar inventaris alat fisika mekanika (neraca pegas, busur derajat, statif, benang, beban gantung)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati permasalahan penyelidikan: Anda diminta mengumpulkan data besar resultan dari dua vektor gaya sebidang yang mengapit sudut tertentu (misal 60°, 90°, dan 120°).
  2. Diskusikan bersama kelompok alat ukur apa yang tepat digunakan untuk mengukur gaya tarik dan sudut apit.
  3. Tentukan dan klasifikasikan variabel penyelidikan (variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol) agar data yang dikumpulkan valid dan dapat dipercaya.

Pertanyaan:

1. Dari daftar perlengkapan laboratorium yang tersedia (neraca pegas, jangka sorong, busur derajat, beban gantung, statif, termometer, stopwatch, benang kasur), pilihlah 4 alat/bahan utama yang paling tepat untuk metode pengukuran resultan vektor gaya bersudut apit beserta fungsi spesifiknya dalam metode tersebut!

2. Identifikasikan variabel-variabel dalam rencana pengumpulan data ini: tentukan variabel bebas (yang diubah secara sengaja), variabel terikat (yang diukur responsnya), dan minimal dua variabel kontrol (yang dijaga tetap nilainya)!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban nomor 1 dalam bentuk daftar bernomor (nama alat dan fungsinya). Tuliskan jawaban nomor 2 dalam format tabel 3 baris: Baris 1: Variabel Bebas; Baris 2: Variabel Terikat; Baris 3: Variabel Kontrol.

Kegiatan 2: Merancang Langkah Prosedur Pengumpulan Data yang Sistematis

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Neraca pegas (2 unit)
  • Busur derajat 180° atau 360°
  • Benang kasur / tali nilon tipis
  • Beban gantung (50 g - 100 g)
  • Statif dan klem (2 set)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Rancanglah urutan langkah kerja operasional untuk mengumpulkan data pengukuran resultan gaya secara sistematis.
  2. Pastikan langkah mencakup proses kalibrasi/pengecekan alat, penyusunan rangkaian, pengaturan variasi sudut apit, serta teknik pembacaan skala pengukuran.
  3. Pertimbangkan bagaimana cara memastikan agar sudut apit diukur secara akurat dan tidak bergeser saat data dicatat.

Pertanyaan:

1. Susunlah 5 langkah kerja operasional yang sistematis dan runtut untuk mengumpulkan data pengukuran resultan dua vektor gaya menggunakan dua neraca pegas, beban gantung, dan busur derajat!

2. Diskusikan dalam kelompok: mengapa metode pembacaan neraca pegas harus dilakukan saat posisi benang dan statif benar-benar diam (seimbang), dan bagaimana posisi mata yang benar saat membaca skala busur derajat dan neraca pegas untuk menghindari kesalahan pengumpulan data?

Tuliskan rancangan 5 langkah kerja secara berurutan nomor 1-5. Tuliskan hasil diskusi nomor 2 berupa penjelasan paragraf singkat yang memuat alasan kondisi setimbang dan posisi sudut pandang mata.

Kegiatan 3: Merancang Format Tabel Pencatatan Data Pengukuran

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Agar data yang dikumpulkan tersusun sistematis dan mudah dianalisis lebih lanjut, rancanglah sebuah tabel pengambilan data.
  2. Tentukan kolom-kolom parameter yang wajib dicatat saat eksperimen berlangsung sesuai dengan variabel yang telah kalian rencanakan pada Kegiatan 1 dan 2.

Pertanyaan:

1. Rancanglah sebuah format tabel pencatatan data pengumpulan hasil eksperimen pengukuran resultan vektor gaya. Cantumkan judul tabel, parameter variabel yang dicatat lengkap dengan satuan SI-nya, serta sediakan baris untuk minimal 3 variasi sudut apit (60°, 90°, dan 120°)!

Ruang tabel jawaban

Gambarkan format tabel lengkap dengan judul tabel, baris kepala tabel (nama kolom dan satuan SI: N, °), serta 3 baris data kosong untuk variasi sudut 60°, 90°, dan 120°.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari perencanaan metode pengumpulan data resultan vektor gaya hari ini yang menurutmu paling menantang untuk disiapkan secara presisi?

2. Mengapa perencanaan metode dan penentuan variabel yang matang sangat penting sebelum kita benar-benar mengambil data pengukuran di laboratorium?

3. Keterampilan merencanakan apa yang berhasil kamu tingkatkan melalui diskusi perancangan eksperimen ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.