LKPDPertemuan 3Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Operasi Penjumlahan Vektor Gaya untuk Menjelaskan Fenomena Keseimbangan Gaya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Fisika kelas 11 dengan topik "Menganalisis Operasi Penjumlahan Vektor Gaya untuk Menjelaskan Fenomena Keseimbangan Gaya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Fisika Kelas 11: Menganalisis Operasi Penjumlahan Vektor Gaya untuk Menjelaskan Fenomena Keseimbangan Gaya

Fisika - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Fisika — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Operasi Penjumlahan Vektor Gaya untuk Menjelaskan Fenomena Keseimbangan Gaya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranFisika
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Operasi Penjumlahan Vektor Gaya untuk Menjelaskan Fenomena Keseimbangan Gaya
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis operasi penjumlahan vektor gaya untuk menjelaskan fenomena keseimbangan atau interaksi gaya

PETUNJUK UMUM

  • Bekerjalah dalam kelompok yang terdiri atas 3-4 orang dengan saling bekerja sama dan berdiskusi secara aktif.
  • Bacalah instruksi pada tiap kegiatan dengan cermat sebelum melakukan penyelidikan dan perhitungan.
  • Gunakan alat ukur secara teliti dan catatlah data pengamatan apa adanya secara jujur dan objektif.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat petunjuk kerja atau simbol besaran yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Penyelidikan Keseimbangan Tiga Vektor Gaya Sebidang

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 2 buah statif
  • 2 buah neraca pegas (kapasitas 3-5 N)
  • 1 set beban gantung (200 gram / 2 N)
  • Benang kasur dan cincin simpul kecil
  • Busur derajat dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan dua statif, dua neraca pegas, seutas benang kasur bercabang tiga (simpul cincin), sebuah beban gantung (W), dan busur derajat berpetak.
  2. Gantungkan beban pada simpul tengah. Timbang berat beban W terlebih dahulu secara langsung menggunakan neraca pegas.
  3. Kaitkan kedua ujung benang lainnya pada neraca pegas 1 (F1) dan neraca pegas 2 (F2) yang terpasang pada statif hingga beban bergantung seimbang dan simpul diam.
  4. Ukur sudut apit antara kedua neraca pegas (alpha) menggunakan busur derajat yang dipasang tepat di belakang simpul.
  5. Catat pembacaan nilai gaya F1, F2, dan sudut apit alpha pada tabel pengamatan 3 percobaan dengan variasi sudut berbeda (lebar statif digeser).

Pertanyaan:

1. Isilah tabel data pengamatan percobaan keseimbangan tiga gaya berikut dengan hasil pengukuran kelompokmu (minimal 3 variasi sudut apit: 60 derajat, 90 derajat, dan 120 derajat) dengan berat beban W yang tetap!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel hasil pengamatan, bagaimana kecenderungan nilai gaya pada neraca pegas (F1 dan F2) ketika sudut apit antar-tali diperbesar sementara berat beban tetap?

Sediakan tabel 5 kolom: No Percobaan, Sudut Apit (derajat), Gaya F1 (N), Gaya F2 (N), Berat Beban W (N). Sediakan 3 baris isian data serta 3 baris kosong untuk uraian penjelasan hubungan sudut dengan gaya.

Kegiatan 2: Analisis Penjumlahan Vektor Gaya secara Analitis dan Aturan Kosinus

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Data hasil percobaan Kegiatan 1
  • Kalkulator ilmiah / tabel nilai trigonometri
  • Alat tulis dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan data dari Percobaan 1, 2, dan 3 pada Kegiatan 1 untuk menghitung resultan gaya tarik kedua tali (R_F12).
  2. Gunakan persamaan penjumlahan dua vektor metode kosinus: R_F12 = akar(F1^2 + F2^2 + 2*F1*F2*cos(alpha)).
  3. Bandingkan besar nilai resultan vektor gaya R_F12 yang dihitung dengan besar gaya berat beban W yang terukur.
  4. Analisis arah resultan R_F12 terhadap arah vektor gaya berat beban W.

Pertanyaan:

1. Hitunglah nilai resultan vektor penjumlahan F1 dan F2 (R_F12) untuk masing-masing variasi sudut apit (60 derajat, 90 derajat, 120 derajat) menggunakan rumus kosinus!

2. Analisis hubungan nilai dan arah antara vektor resultan gaya tali (R_F12) dengan vektor gaya berat beban (W) saat sistem berada dalam kondisi seimbang diam!

Kotak perhitungan berpetak untuk 3 perhitungan rumus kosinus, disertai ruang uraian 4 baris untuk analisis hubungan besar dan arah vektor gaya.

Kegiatan 3: Analisis Vektor Keseimbangan Gaya pada Fenomena Nyata

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Ilustrasi fenomena lampu jalan/tali pengaman berbeban
  • Penggaris dan busur derajat

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan fenomena nyata seorang pemanjat tebing yang beristirahat tergantung pada dua tali pengaman yang membentuk sudut terhadap tebing vertikal, atau lampu jalan yang digantung di tengah kawat melintang.
  2. Uraikan vektor gaya tegangan tali ke dalam sumbu horizontal (sumbu-X) dan sumbu vertikal (sumbu-Y).
  3. Diskusikan mengapa kawat penggantung lampu atau tali pengaman tidak pernah dipasang benar-benar lurus horizontal (sudut mendekati 180 derajat) berdasarkan konsep penjumlahan vektor gaya.
  4. Selesaikan kegiatan dan lanjutkan dengan menjawab refleksi pembelajaran bersama kelompok.

Pertanyaan:

1. Jika sebuah lampu seberat 100 N digantung seimbang oleh dua tali simetris yang masing-masing membentuk sudut 30 derajat terhadap garis horizontal, analisislah besar gaya tegangan pada masing-masing tali dengan syarat keseimbangan pada sumbu vertikal (sigma Fy = 0)!

2. Berdasarkan persamaan penjumlahan komponen vektor gaya vertikal, analisislah apa yang akan terjadi pada tegangan tali jika tali ditarik semakin mendekati garis horizontal lurus (sudut terhadap horizontal mendekati 0 derajat)? Mengapa fenomena ini berbahaya pada konstruksi jembatan gantung atau tali pengaman?

Kotak uraian analisis matematis dan diagram gaya bebas (garis sumbu X dan Y), serta lembar diskusi tertulis sepanjang 6-8 baris.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari analisis penjumlahan vektor gaya yang menurutmu paling menantang, dan bagaimana kamu serta kelompokmu berhasil menyelesaikannya?

2. Bagaimana pemahaman tentang penjumlahan vektor gaya ini membantu kamu menyadari alasan keamanan di balik pemasangan tali atau kawat penyangga di lingkungan sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.