LKPDPertemuan 17Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Ekonomi Kelas 11: Menarik Kesimpulan terkait Faktor Penyebab Keterbatasan Penerimaan dan Kesenjangan Anggaran Regional

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Ekonomi kelas 11 dengan topik "Menarik Kesimpulan terkait Faktor Penyebab Keterbatasan Penerimaan dan Kesenjangan Anggaran Regional".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Ekonomi Kelas 11: Menarik Kesimpulan terkait Faktor Penyebab Keterbatasan Penerimaan dan Kesenjangan Anggaran Regional

Ekonomi - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 17

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Ekonomi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menarik Kesimpulan terkait Faktor Penyebab Keterbatasan Penerimaan dan Kesenjangan Anggaran Regional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranEkonomi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenarik Kesimpulan terkait Faktor Penyebab Keterbatasan Penerimaan dan Kesenjangan Anggaran Regional
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menarik kesimpulan terkait faktor penyebab kondisi dan permasalahan ekonomi di lingkungan regional atau nasional

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah ringkasan data profil fiskal dan anggaran regional yang disajikan dengan saksama.
  • Bekerjasamalah secara aktif dalam kelompok untuk menelaah relasi antardata.
  • Gunakan kemampuan bernalar kritis untuk menarik kesimpulan terkait faktor penyebab keterbatasan penerimaan dan kesenjangan anggaran antarwilayah.
  • Tuliskan hasil kerja secara sistematis pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Hubungan Basis Ekonomi dengan Keterbatasan Penerimaan Daerah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja peserta didik
  • Alat tulis
  • Kalkulator/gawai untuk mencermati proporsi persentase

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ringkasan data fiskal dua wilayah berikut: Daerah X (wilayah agraris tradisional dengan industri minim, PAD hanya menyumbang 8% dari total APBD, 92% bergantung pada Transfer ke Daerah/TKD) dan Daerah Y (pusat industri dan jasa perdagangan, PAD menyumbang 65% dari total APBD).
  2. Identifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi rendahnya penerimaan asli daerah pada Daerah X.
  3. Rumuskan simpulan sementara mengenai hubungan antara struktur ekonomi daerah dengan keterbatasan penerimaan anggaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan perbandingan profil Daerah X dan Daerah Y, tariklah kesimpulan mengenai faktor-faktor utama yang menyebabkan keterbatasan Penerimaan Asli Daerah (PAD) di Daerah X!

Tuliskan jawaban dalam 1 paragraf terstruktur (minimal memuat 3 faktor penyebab berbasis struktur ekonomi, basis pajak, dan tata kelola).

Kegiatan 2: Menarik Kesimpulan Faktor Penyebab Kesenjangan Anggaran Regional

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel komparasi fiskal regional pada LKPD
  • Buku referensi APBN/APBD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel perbandingan fiskal antardaerah berikut: - Daerah Industri Maju: PAD Tinggi, Belanja Modal 35%, Kualitas Infrastruktur Tinggi, Ketergantungan Transfer 30%. - Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar): PAD Sangat Rendah (<5%), Belanja Pegawai Menghabiskan 65% APBD, Belanja Modal <10%, Ketergantungan Transfer >90%. - Daerah Kaya SDA: Dana Bagi Hasil (DBH) Fluktuatif mengikuti harga komoditas global, hilirisasi lokal minim.
  2. Diskusikan dalam kelompok faktor-faktor yang menyebabkan melebarnya jurang kesenjangan fiskal dan kapasitas belanja antarwilayah tersebut.
  3. Tariklah kesimpulan terpadu mengenai determinan utama kesenjangan anggaran regional.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel sintesis kesimpulan berikut dengan mengaitkan kondisi anggaran daerah dengan faktor akar penyebab kesenjangannya!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data ketiga jenis daerah di atas, tariklah kesimpulan umum mengapa transfer fiskal dari pemerintah pusat (TKD/DAU/DAK) belum sepenuhnya berhasil menghapus kesenjangan anggaran antarwilayah regional di Indonesia!

Isilah tabel 3 baris (Daerah 3T, Daerah SDA, Daerah Industri) dengan kolom 'Kondisi Anggaran' dan 'Faktor Penyebab', dilanjutkan 1 paragraf kesimpulan umum.

Kegiatan 3: Menarik Kesimpulan Komprehensif Masalah Fiskal Regional dan Presentasi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Papan tulis/kertas plano
  • Spidol per kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Integrasikan temuan dari Kegiatan 1 dan 2 menjadi satu peta simpulan komprehensif.
  2. Rumuskan kesimpulan menyeluruh mengenai rantai kausalitas: bagaimana faktor geografis, struktur ekonomi sektoral, dan manajemen penerimaan lokal saling mengunci daerah dalam lingkaran keterbatasan anggaran.
  3. Komunikasikan dan simpulkan hasil diskusi kelompok di depan kelas serta lakukan refleksi akhir bersama guru.

Pertanyaan:

1. Tariklah kesimpulan akhir: Apa saja 3 determinan paling krusial yang menyebabkan suatu wilayah di tingkat regional terjebak dalam keterbatasan penerimaan anggaran yang berkepanjangan?

Bagan rantai sebab-akibat atau 3 butir kesimpulan terperinci disertai argumen logis ekonomi.

REFLEKSI

1. Bagaimana kondisi struktur ekonomi di daerah tempat tinggalmu sendiri, apakah tergolong memiliki penerimaan asli yang mandiri atau masih sangat bergantung pada transfer pusat?

2. Pelajaran berharga apa yang kamu dapatkan mengenai pentingnya pemerataan pembangunan antarwilayah setelah menarik kesimpulan tentang faktor penyebab kesenjangan anggaran daerah?

3. Langkah bernalar mana yang paling membantumu dalam menarik kesimpulan dari data ekonomi yang bervariasi hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.