LKPDPertemuan 12Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Ekonomi Kelas 11: Menganalisis Faktor Penyebab Inflasi Dorongan Biaya (Cost-Push Inflation) Akibat Kenaikan Upah, Tarif Energi, dan Kelangkaan Bahan Baku

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Ekonomi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Faktor Penyebab Inflasi Dorongan Biaya (Cost-Push Inflation) Akibat Kenaikan Upah, Tarif Energi, dan Kelangkaan Bahan Baku".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Ekonomi Kelas 11: Menganalisis Faktor Penyebab Inflasi Dorongan Biaya (Cost-Push Inflation) Akibat Kenaikan Upah, Tarif Energi, dan Kelangkaan Bahan Baku

Ekonomi - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Ekonomi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Faktor Penyebab Inflasi Dorongan Biaya (Cost-Push Inflation) Akibat Kenaikan Upah, Tarif Energi, dan Kelangkaan Bahan Baku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranEkonomi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Faktor Penyebab Inflasi Dorongan Biaya (Cost-Push Inflation) Akibat Kenaikan Upah, Tarif Energi, dan Kelangkaan Bahan Baku
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis faktor penyebab kondisi permasalahan inflasi di lingkungan nasional

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan stimulus dengan cermat sebelum mengerjakan tugas.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok diskusi sesuai pembagian kelompok.
  • Gunakan kemampuan analisis ekonomi untuk mengurai keterkaitan antara kenaikan biaya produksi dengan tekanan inflasi nasional.
  • Tuliskan hasil analisis secara runtut dan sistematis pada kolom atau ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Mengurai Transmisi Biaya Energi dan Upah terhadap Inflasi Nasional

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Teks Siswa Ekonomi Kelas 11 Bab 3
  • Alat tulis
  • Lembar Kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati dua fenomena ekonomi nasional berikut: (1) Penyesuaian tarif tenaga listrik untuk sektor industri dan kenaikan harga BBM subsidi, serta (2) Penetapan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) secara serentak.
  2. Diskusikan bagaimana masing-masing kejadian tersebut memengaruhi pembentukan biaya per unit barang.
  3. Lengkapilah tabel analisis hubungan sebab-akibat untuk menganalisis bagaimana kedua faktor tersebut memicu cost-push inflation secara nasional.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis berikut untuk menganalisis alur transmisi dari (A) Kenaikan Tarif Listrik/BBM dan (B) Kenaikan UMP hingga menyebabkan inflasi dorongan biaya secara nasional!

Ruang tabel jawaban

Tabel analisis 3 kolom: Kolom 1 memuat 'Faktor Biaya' (Kenaikan Tarif Listrik/BBM dan Kenaikan UMP); Kolom 2 memuat 'Alur Transmisi ke Biaya Produksi'; Kolom 3 memuat 'Dampak terhadap Harga Produk dan Inflasi Nasional'.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Analisis Investigatif Kelangkaan Bahan Baku dan Gangguan Pasokan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus kelangkaan bahan baku pada LKPD
  • Kalkulator / catatan data pendukung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cuplikan studi kasus: 'Akibat gagal panen kedelai global dan hambatan logistik pelayaran internasional, industri olahan makanan berbasis kedelai dan pakan ternak di dalam negeri mengalami lonjakan harga bahan baku hingga 40%. Kondisi ini memicu kenaikan harga daging ayam, telur, serta produk tahu-tempe di pasar-pasar tradisional nasional.'
  2. Lakukan analisis mendalam terhadap keterkaitan antara kelangkaan input produksi dengan kondisi inflasi nasional melalui dua pertanyaan pemandu.
  3. Tuliskan hasil telaah secara analitis dan logis.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus di atas, analisislah mengapa kelangkaan dan kenaikan harga bahan baku impor (seperti kedelai/pakan ternak) dapat menyebabkan efek domino kenaikan harga pada komoditas pangan lainnya secara nasional!

2. Analisislah perbedaan karakteristik antara inflasi yang timbul dari kasus kelangkaan bahan baku di atas (cost-push inflation) dengan inflasi yang dipicu oleh lonjakan daya beli masyarakat secara tiba-tiba (demand-pull inflation)!

Lembar uraian analitis terstruktur: nomor 1 untuk analisis alur efek domino kelangkaan bahan baku (minimal 1 paragraf sistematis), nomor 2 untuk tabel/deskripsi komparasi karakteristik cost-push vs demand-pull inflation.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Sintesis dan Pemetaan Penyebab Inflasi Dorongan Biaya Nasional

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Peserta Didik
  • Rangkuman catatan kegiatan 1 dan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sintesiskan hasil diskusi Kegiatan 1 dan Kegiatan 2 ke dalam sebuah matriks pemetaan faktor penyebab inflasi dorongan biaya di Indonesia.
  2. Kategorikan faktor pemicu ke dalam tiga ranah: (1) Tarif Energi & Kebijakan Harga Pemerintah, (2) Biaya Tenaga Kerja/Upah, dan (3) Kelangkaan Pasokan/Bahan Baku.
  3. Tuliskan kesimpulan analitis mengenai faktor mana yang paling cepat merambat memicu inflasi di tingkat nasional beserta argumen ekonominya.
  4. Kegiatan ini diakhiri dengan waktu transisi dan pengisian refleksi individu.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan seluruh faktor penyebab cost-push inflation (kenaikan tarif energi, upah, dan kelangkaan bahan baku), analisislah faktor mana yang memiliki kecepatan transmisi paling luas terhadap kenaikan harga umum nasional! Berikan argumentasi ekonominya!

Ruang kesimpulan sintesis kelompok: kolom argumentasi terstruktur berisi faktor terpilih, bukti peran dalam perekonomian, dan alur transmisi tercepat.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahamanmu mengenai inflasi dorongan biaya (cost-push inflation) membantumu menyadari alasan mengapa harga barang-barang kebutuhan pokok di pasar terdekat tiba-tiba naik saat terjadi penyesuaian tarif BBM atau tarif listrik?

2. Faktor penyebab inflasi dorongan biaya mana yang menurutmu paling menantang untuk dianalisis, dan langkah berpikir apa yang membantumu menguraikan alur permasalahannya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.