LKPDPertemuan 6Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Ekonomi Kelas 11: Menganalisis Hubungan Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan, dan Distribusi Pendapatan Nasional

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Ekonomi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Hubungan Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan, dan Distribusi Pendapatan Nasional".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Ekonomi Kelas 11: Menganalisis Hubungan Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan, dan Distribusi Pendapatan Nasional

Ekonomi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Ekonomi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Hubungan Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan, dan Distribusi Pendapatan Nasional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranEkonomi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Hubungan Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan, dan Distribusi Pendapatan Nasional
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis keterkaitan pertumbuhan ekonomi dengan kemiskinan dan kesenjangan ekonomi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan stimulus data ekonomi yang disajikan secara saksama.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok untuk mendiskusikan analisis keterkaitan antarvariabel ekonomi.
  • Fokuskan analisis pada hubungan sebab-akibat antara laju pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, dan tingkat kesenjangan ekonomi (distribusi pendapatan).
  • Tuliskan hasil analisis secara jelas dan sistematis pada ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Paradoks Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator/gawai (opsional untuk memeriksa persentase)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks data ekonomi hipotetis berikut: 'Wilayah Nusa Makmur mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,2% yang didorong oleh lonjakan ekspor sektor pertambangan nikel padat modal. Namun, pada periode yang sama, Badan Pusat Statistik mencatat tingkat kemiskinan di Nusa Makmur hanya turun sangat tipis dari 12,4% menjadi 12,1%, sementara jumlah absolut penduduk miskin di pedesaan justru mengalami peningkatan.'
  2. Diskusikan bersama rekan kelompok untuk membedah mengapa pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak secara otomatis memangkas angka kemiskinan secara signifikan.
  3. Jawab pertanyaan analisis pada lembar kerja sesuai format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data wilayah Nusa Makmur, analisislah faktor penyebab mengapa pertumbuhan ekonomi yang tinggi (7,2%) belum mampu menurunkan angka kemiskinan secara signifikan!

2. Analisislah hubungan keterkaitan antara kualitas pertumbuhan ekonomi (sektor padat karya vs padat modal) dengan percepatan pengentasan kemiskinan!

Tuliskan jawaban dalam bentuk uraian analitis logis dengan panjang minimal 1-2 paragraf untuk setiap nomor pada lembar portofolio kelompok.

Kegiatan 2: Analisis Keterkaitan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesenjangan (Koefisien Gini)

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tabel
  • Penggaris
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel perbandingan indikator makroekonomi tiga provinsi berikut: - Provinsi A: Pertumbuhan Ekonomi = 6,5%; Koefisien Gini = 0,44 (Kesenjangan Tinggi); Tingkat Kemiskinan = 11,2% - Provinsi B: Pertumbuhan Ekonomi = 4,8%; Koefisien Gini = 0,31 (Kesenjangan Rendah); Tingkat Kemiskinan = 6,5% - Provinsi C: Pertumbuhan Ekonomi = 2,1%; Koefisien Gini = 0,38 (Kesenjangan Sedang); Tingkat Kemiskinan = 15,4%
  2. Analisislah perbandingan antarprovinsi tersebut dengan mengisi tabel analisis komparatif serta menjawab pertanyaan penalaran keterkaitan.
  3. Rumuskan keterkaitan pola antara laju pertumbuhan ekonomi dengan distribusi pendapatan (kesenjangan) dan kemiskinan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis keterkaitan berikut untuk menyimpulkan kondisi distribusi pendapatan dan dampaknya terhadap kemiskinan di Provinsi A dan Provinsi B!
Format kolom:

  • Nama Provinsi
  • Karakteristik Pertumbuhan & Kesenjangan
  • Analisis Keterkaitan Terhadap Kemiskinan
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data perbandingan Provinsi A dan Provinsi B, analisislah mengapa pertumbuhan ekonomi yang tinggi justru dapat memicu kenaikan kesenjangan ekonomi!

Isilah tabel 3 kolom (Nama Provinsi, Karakteristik Pertumbuhan & Kesenjangan, Analisis Keterkaitan Terhadap Kemiskinan) di lembar LKPD, lalu tuliskan paragraf analisis untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Sintesis dan Diskusi: Pertumbuhan Inklusif (Menghubungkan Tiga Variabel)

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/HVS
  • Spidol warna/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dalam kelompok, buatlah skema hubungan sebab-akibat (diagram keterkaitan) segitiga antara tiga variabel: (1) Pertumbuhan Ekonomi, (2) Kemiskinan, dan (3) Kesenjangan Ekonomi.
  2. Diskusikan konsep 'Pertumbuhan Ekonomi Inklusif' (inclusive growth) sebagai bentuk interaksi ideal di antara ketiga variabel tersebut.
  3. Paparkan argumen kelompok dalam sesi diskusi kelas singkat untuk memvalidasi kesimpulan analisis keterkaitan.

Pertanyaan:

1. Susunlah penjelasan skema hubungan timbal balik: Bagaimana tingkat kesenjangan ekonomi yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan memperparah kemiskinan?

2. Tariklah kesimpulan analitis mengenai syarat utama agar suatu pertumbuhan ekonomi mampu menurunkan angka kemiskinan sekaligus mempersempit jurang kesenjangan ekonomi!

Gambarkan diagram alur sederhana hubungan 3 variabel di kotak berbingkai, diikuti 2 paragraf jawaban kesimpulan analitis di bawah diagram.

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis kaitan ketiga variabel, bagaimana kondisi ekonomi yang kamu amati di lingkungan sekitarmu: apakah peningkatan pembangunan fisik di kotamu/daerahmu sudah sejalan dengan penurunan kemiskinan warganya?

2. Pemahaman baru apa yang paling mengubah cara pandangmu mengenai arti angka pertumbuhan ekonomi suatu negara?

3. Bagian analisis keterkaitan mana yang paling menantang untuk kamu pahami bersama kelompok hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.