LKPDPertemuan 11Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Ekonomi Kelas 11: Mengumpulkan Informasi Data Kemiskinan dan Kesenjangan Tingkat Nasional

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Ekonomi kelas 11 dengan topik "Mengumpulkan Informasi Data Kemiskinan dan Kesenjangan Tingkat Nasional".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Ekonomi Kelas 11: Mengumpulkan Informasi Data Kemiskinan dan Kesenjangan Tingkat Nasional

Ekonomi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Ekonomi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengumpulkan Informasi Data Kemiskinan dan Kesenjangan Tingkat Nasional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranEkonomi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengumpulkan Informasi Data Kemiskinan dan Kesenjangan Tingkat Nasional
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengumpulkan informasi berkaitan dengan kondisi dan permasalahan ekonomi kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi regional atau nasional

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat sebelum mengumpulkan data atau informasi.
  • Gunakan sumber data yang telah disediakan dalam LKPD (infografik/ringkasan data BPS) atau rujukan data resmi yang ditentukan guru.
  • Catat informasi yang kamu temukan secara teliti, objektif, dan sistematis sesuai format tabel/isian yang diminta.
  • Diskusikan hasil penelusuran dan pencatatan informasi bersama teman sebangku atau kelompokmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghimpun Data Indikator Kemiskinan Nasional dari Sumber Resmi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks data profil kemiskinan BPS pada LKPD
  • Alat tulis / pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ringkasan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2023 berikut: Jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 25,90 juta orang (9,36%). Garis Kemiskinan tercatat sebesar Rp550.458,- per kapita/bulan. Persentase penduduk miskin di perkotaan sebesar 7,29% (11,74 juta orang), sedangkan di perdesaan mencapai 12,22% (14,16 juta orang). Angka kemiskinan nasional ini menurun 0,21% poin dibandingkan September 2022 (26,36 juta orang).
  2. Kumpulkan butir-butir informasi angka dan fakta tersebut ke dalam tabel inventarisasi data kemiskinan yang tersedia.
  3. Pastikan data yang kamu catat mencakup nilai besaran/satuan dan keterangan pembandingnya secara tepat.

Pertanyaan:

1. Kumpulkan dan salinlah informasi indikator kemiskinan nasional per Maret 2023 ke dalam format tabel inventarisasi (mencakup: Jumlah penduduk miskin total, Persentase kemiskinan nasional, Garis Kemiskinan, Penduduk miskin perkotaan, Penduduk miskin perdesaan, dan Perubahan terhadap September 2022)!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data yang telah kamu kumpulkan, sebutkan 2 informasi perbandingan antara kondisi kemiskinan wilayah perkotaan dan perdesaan!

Format tabel 3 kolom: [No | Indikator Kemiskinan Nasional | Nilai Data/Informasi BPS 2023] untuk 6 butir indikator, dilanjutkan 2 baris isian perbandingan perkotaan vs perdesaan.

Kegiatan 2: Mengumpulkan Informasi Data Kesenjangan dan Pertumbuhan Ekonomi Regional

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Bahan bacaan data regional pada LKPD
  • Kalkulator/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel data BPS 2023 berikut: (a) Pertumbuhan Ekonomi Nasional Triwulan I-2023: 5,03%; Gini Ratio Nasional: 0,388. (b) Wilayah Pulau Jawa: Pertumbuhan Ekonomi 4,96%; Gini Ratio 0,408; Jumlah Penduduk Miskin 13,62 juta orang. (c) Wilayah Maluku & Papua: Pertumbuhan Ekonomi 6,73%; Gini Ratio 0,395; Jumlah Penduduk Miskin 1,51 juta orang (persentase kemiskinan Maluku-Papua mencapai 19,88%).
  2. Himpun data ekonomi tersebut secara terperinci untuk melihat variasi indikator ekonomi antarwilayah regional.
  3. Kelompokkan informasi yang terkumpul berdasarkan wilayah dan jenis indikatornya.

Pertanyaan:

1. Kumpulkan dan kelompokkan informasi pertumbuhan ekonomi, tingkat kesenjangan (Gini Ratio), dan data kemiskinan untuk tingkat Nasional, Pulau Jawa, serta Maluku & Papua ke dalam tabel perbandingan regional!

Ruang tabel jawaban

2. Dari data yang telah dihimpun, catat wilayah regional mana yang memiliki laju pertumbuhan ekonomi tertinggi dan wilayah mana yang mencatatkan tingkat kesenjangan (Gini Ratio) tertinggi!

Format tabel 4 kolom: [Wilayah | Pertumbuhan Ekonomi (%) | Gini Ratio | Data Kemiskinan] serta 2 baris isian untuk mencatat data tertinggi masing-masing indikator.

Kegiatan 3: Mengompilasi Lembar Data Fakta Kemiskinan dan Pertumbuhan Ekonomi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kompilasi data
  • Rangkuman data Kegiatan 1 dan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara berpasangan, gabungkan seluruh temuan informasi yang telah kalian kumpulkan pada Kegiatan 1 dan Kegiatan 2 ke dalam sebuah lembar ringkasan fakta (fact-sheet).
  2. Klasifikasikan informasi ke dalam 3 kategori: (1) Informasi Angka Kemiskinan Nasional, (2) Informasi Indikator Kesenjangan Distribusi Pendapatan, dan (3) Informasi Pertumbuhan Ekonomi.
  3. Selesaikan kompilasi data, lakukan pengecekan keakuratan angka bersama teman, lalu ikuti sesi refleksi dan penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Susunlah 3 butir data informasi kemiskinan dan kesenjangan nasional yang paling utama hasil pengumpulan data kelompokmu!

2. Kumpulkan informasi mengenai kaitan antara angka pertumbuhan ekonomi dan data kemiskinan regional berdasarkan fakta angka yang kalian peroleh dari Pulau Jawa serta Maluku & Papua!

Format isian terstruktur 3 butir fakta utama, dilanjutkan kotak uraian hasil pengumpulan informasi kaitan pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan regional.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari proses pencarian dan pencatatan data kemiskinan tadi yang paling menantang bagimu?

2. Bagaimana ketelitian dalam mengumpulkan data angka membantumu memahami kondisi nyata kemiskinan di Indonesia?

3. Hal baru apa mengenai data pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di daerah yang baru kamu ketahui hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.