LKPDPertemuan 10Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Ekonomi Kelas 11: Mengumpulkan Informasi Data Pertumbuhan Ekonomi Regional dari Laporan Resmi BPS

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Ekonomi kelas 11 dengan topik "Mengumpulkan Informasi Data Pertumbuhan Ekonomi Regional dari Laporan Resmi BPS".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Ekonomi Kelas 11: Mengumpulkan Informasi Data Pertumbuhan Ekonomi Regional dari Laporan Resmi BPS

Ekonomi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Ekonomi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengumpulkan Informasi Data Pertumbuhan Ekonomi Regional dari Laporan Resmi BPS

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranEkonomi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengumpulkan Informasi Data Pertumbuhan Ekonomi Regional dari Laporan Resmi BPS
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengumpulkan informasi berkaitan dengan kondisi dan permasalahan ekonomi kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi regional atau nasional

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan kutipan rilis data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dengan saksama.
  • Fokuskan aktivitas kalian pada keterampilan mengumpulkan, mencatat, dan mengelompokkan data indikator ekonomi serta kemiskinan secara akurat.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk masing-masing kegiatan.
  • Tuliskan hasil pengumpulan informasi pada format tabel atau isian yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi dan Pencatatan Indikator Pertumbuhan Ekonomi Regional

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kutipan Berita Resmi Statistik (BRS) BPS (disediakan di lembar soal)
  • Alat tulis
  • Kalkulator/penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kutipan rilis Berita Resmi Statistik (BRS) BPS berikut: 'Pada Triwulan II-2023, pertumbuhan ekonomi wilayah Pulau Jawa tumbuh sebesar 5,18 persen (y-on-y), didorong oleh kinerja industri pengolahan dan perdagangan. Sementara itu, wilayah Pulau Maluku dan Papua mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi secara regional yakni sebesar 6,35 persen (y-on-y) yang ditopang oleh pertambangan. Adapun Pulau Kalimantan tumbuh 5,56 persen, Pulau Sulawesi tumbuh 6,64 persen, Pulau Sumatera tumbuh 4,79 persen, dan kawasan Bali & Nusa Tenggara tumbuh 3,12 persen.'
  2. Kumpulkan data angka laju pertumbuhan ekonomi regional untuk setiap wilayah pulau yang terdapat dalam teks.
  3. Catat informasi yang terkumpul ke dalam tabel inventarisasi data wilayah.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan rilis resmi BPS di atas, kumpulkan informasi angka pertumbuhan ekonomi (y-on-y) untuk 6 wilayah pulau di Indonesia ke dalam tabel.

Ruang tabel jawaban

2. Kumpulkan informasi mengenai sektor/lapangan usaha pendorong utama yang disebutkan secara eksplisit dalam laporan BPS tersebut untuk wilayah Pulau Jawa dan wilayah Maluku-Papua.

Format tabel 2 kolom (Kolom 1: Wilayah Regional/Pulau, Kolom 2: Persentase Pertumbuhan Ekonomi y-on-y) untuk 6 baris wilayah, dilanjutkan 2 baris isian singkat untuk pencatatan sektor pendorong.

Kegiatan 2: Pengumpulan Data Kemiskinan dan Garis Kemiskinan Regional

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kutipan profil kemiskinan BPS
  • Alat tulis/stabilo untuk penanda data

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ringkasan tabel data kemiskinan BPS berikut: 'Profil Kemiskinan Maret 2023: Wilayah Perkotaan memiliki persentase penduduk miskin sebesar 7,29 persen dengan jumlah penduduk miskin 11,74 juta orang, serta Garis Kemiskinan sebesar Rp569.299 per kapita/bulan. Wilayah Perdesaan memiliki persentase penduduk miskin sebesar 12,22 persen dengan jumlah penduduk miskin 14,16 juta orang, serta Garis Kemiskinan sebesar Rp525.050 per kapita/bulan. Total Nasional: persentase 9,36 persen, jumlah 25,90 juta orang, Garis Kemiskinan Rp550.458 per kapita/bulan.'
  2. Kumpulkan dan pilah butir-butir data kuantitatif kemiskinan tersebut berdasarkan klasifikasi wilayah (Perkotaan, Perdesaan, dan Nasional).
  3. Masukkan seluruh informasi data yang telah dihimpun ke dalam matriks perbandingan data.

Pertanyaan:

1. Kumpulkan dan susun seluruh data indikator kemiskinan (persentase penduduk miskin, jumlah penduduk miskin, dan besaran garis kemiskinan) dari laporan BPS tersebut ke dalam matriks klasifikasi.

Ruang tabel jawaban

2. Himpun informasi spesifik dari data di atas: wilayah manakah yang mencatat jumlah penduduk miskin terbanyak dan wilayah mana yang memiliki nilai nominal Garis Kemiskinan tertinggi?

Format tabel matriks 4 kolom (Kolom 1: Wilayah, Kolom 2: Persentase Penduduk Miskin %, Kolom 3: Jumlah Penduduk Miskin Juta Orang, Kolom 4: Garis Kemiskinan Rp/kapita/bulan) mencakup baris Perkotaan, Perdesaan, Nasional, diikuti 2 baris isian pencatatan data spesifik.

Kegiatan 3: Konsolidasi Informasi Data Masalah Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan Antarwilayah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks data komparasi regional BPS
  • Lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah laporan komparasi regional BPS berikut: 'Provinsi Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi pada tahun 2022 yakni mencapai 22,94 persen karena hilirisasi nikel, namun tingkat kemiskinannya masih berada pada angka 6,37 persen. Di sisi lain, Provinsi D.I. Yogyakarta memiliki pertumbuhan ekonomi 5,15 persen, namun tingkat kemiskinannya mencapai 11,49 persen dengan Garis Kemiskinan Rp551.365. Sementara Provinsi Papua Barat mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi sebesar -0,56 persen dan tingkat kemiskinan mencapai 21,33 persen.'
  2. Kumpulkan informasi gabungan kondisi pertumbuhan ekonomi dan kondisi kemiskinan untuk ketiga provinsi tersebut.
  3. Susun informasi yang terkumpul dalam lembar rekapitulasi data kondisi dan permasalahan ekonomi regional.
  4. Selesaikan kegiatan pengumpulan informasi, lalu lanjutkan dengan mengisi bagian refleksi dan penutup pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Himpun dan catat informasi perbandingan indikator pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan untuk 3 provinsi (Maluku Utara, D.I. Yogyakarta, dan Papua Barat) dalam tabel rekapitulasi.

Ruang tabel jawaban

2. Dari data ketiga provinsi yang telah dikumpulkan, catat provinsi mana yang terhimpun memiliki masalah kontraksi pertumbuhan ekonomi (pertumbuhan negatif) dan provinsi mana yang memiliki persentase kemiskinan paling tinggi.

Format lembar rekapitulasi: tabel 3 kolom (Kolom 1: Nama Provinsi, Kolom 2: Angka Pertumbuhan Ekonomi %, Kolom 3: Tingkat Kemiskinan %) untuk 3 baris provinsi, dilanjutkan 2 baris isian pencatatan data identifikasi masalah.

REFLEKSI

1. Informasi data apa yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu temukan saat membaca laporan resmi BPS?

2. Bagaimana keterampilan mengumpulkan data angka dari BPS membantumu memperoleh gambaran nyata tentang kondisi kemiskinan di berbagai wilayah Indonesia?

3. Langkah cermat apa yang kamu terapkan agar tidak keliru saat mencatat dan mengelompokkan data dari tabel atau laporan ekonomi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.