LKPDPertemuan 3Bab 8Fase FSemester 2

LKPD Biologi Kelas 11: Mengamati Fenomena Perkecambahan Biji dengan Mencatat Detail Objek

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Biologi kelas 11 dengan topik "Mengamati Fenomena Perkecambahan Biji dengan Mencatat Detail Objek".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Biologi Kelas 11: Mengamati Fenomena Perkecambahan Biji dengan Mencatat Detail Objek

Biologi - Kelas 11

Bab 8 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Biologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengamati Fenomena Perkecambahan Biji dengan Mencatat Detail Objek

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengamati Fenomena Perkecambahan Biji dengan Mencatat Detail Objek
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengamati fenomena ilmiah pertumbuhan dan perkembangan dengan mencatat detail objek yang diamati

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pengamatan.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tertib dalam kelompok kerja masing-masing.
  • Lakukan pengamatan secara cermat dan teliti terhadap spesimen kecambah dan biji yang telah disiapkan.
  • Catat hasil pengamatan secara jujur, detail, dan objektif pada ruang jawaban yang telah disediakan.
  • Jaga kebersihan meja kerja dan keutuhan spesimen selama dan setelah pengamatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pengamatan Morfologi Biji Sebelum dan Saat Awal Perkecambahan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Biji kacang hijau kering
  • Biji kacang hijau rendaman 24 jam
  • Kaca pembesar (lup)
  • Penggaris milimeter
  • Cawan petri / wadah plastik kecil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambillah 1 butir biji kacang hijau kering (belum direndam) dan 1 butir biji kacang hijau yang telah direndam air selama 24 jam.
  2. Amati dengan cermat penampakan fisik luar kedua biji tersebut menggunakan kaca pembesar (lup).
  3. Ukur panjang biji menggunakan penggaris dengan satuan milimeter (mm).
  4. Amati kondisi kulit biji (testa), warna, tekstur permukaan, dan bagian hilum atau mikropil.
  5. Catat seluruh detail ciri fisik yang teramati ke dalam tabel pengamatan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengamatanmu, catat detail perbedaan fisik antara biji kering dan biji yang telah direndam air selama 24 jam ke dalam tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Parameter Pengamatan: Ukuran Panjang dalam mm, Kekerasan/Tekstur, Keadaan Kulit Biji, Warna Biji, Kemunculan Struktur Baru), Kolom 2 (Biji Kacang Hijau Kering), Kolom 3 (Biji Kacang Hijau Rendaman 24 Jam).

Kegiatan 2: Pencatatan Detail Struktur Organ Tumbuh pada Kecambah

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Spesimen kecambah kacang hijau hari ke-3
  • Spesimen kecambah kacang hijau hari ke-5
  • Kaca pembesar (lup)
  • Pinset
  • Penggaris milimeter

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil spesimen kecambah kacang hijau berumur 3 hari dan kecambah berumur 5 hari yang telah disiapkan di atas meja kelompok.
  2. Gunakan pinset secara hati-hati untuk memegang kecambah agar bagian yang rapuh tidak patah.
  3. Amati struktur bagian-bagian kecambah: radikula (calon akar), plumula (calon daun/pucuk), hipokotil/epikotil (batang), serta kotiledon (keping biji).
  4. Gunakan kaca pembesar untuk melihat detail halus seperti bulu-bulu akar, tudung akar, atau lipatan daun pertama pada plumula.
  5. Catat detail penampakan fisik organ-organ tersebut serta ukur panjang akar dan batangnya secara objektif.

Pertanyaan:

1. Catat rincian detail organ kecambah kacang hijau pada umur 3 hari dan 5 hari ke dalam tabel pengamatan organ!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengamatan visual langsung menggunakan lup, deskripsikan detail penampakan rambut akar pada radikula dan permukaan kotiledon!

Nomor 1: Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Bagian/Organ: Radikula/Akar, Hipokotil/Batang, Kotiledon, Plumula/Daun Pertama), Kolom 2 (Detail Objek Hari ke-3), Kolom 3 (Detail Objek Hari ke-5). Nomor 2: Uraian deskriptif rincian fisik 3-5 kalimat.

Kegiatan 3: Pengamatan Komparatif Detail Dua Tipe Perkecambahan

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Spesimen kecambah kacang hijau umur 4-5 hari
  • Spesimen kecambah jagung umur 4-5 hari
  • Kaca pembesar (lup)
  • Pinset
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil dua spesimen kecambah berbeda: kecambah kacang hijau (dikotil) dan kecambah jagung (monokotil) yang telah tumbuh sekitar 4-5 hari.
  2. Amati dengan saksama posisi kotiledon terhadap permukaan media/tanah pada kedua jenis kecambah tersebut.
  3. Perhatikan detail pertumbuhan batang bagian bawah kotiledon (hipokotil) dan bagian atas kotiledon (epikotil).
  4. Catat detail pengamatan posisi kotiledon, arah pertumbuhan organ, dan morfologi sistem perakaran kedua kecambah tersebut pada lembar kerja.
  5. Lakukan pengecekan kelengkapan data pengamatan kelompok sebelum mengakhiri aktivitas.

Pertanyaan:

1. Catat hasil pengamatan perbandingan detail struktur antara kecambah kacang hijau dan kecambah jagung ke dalam tabel komparasi berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan rincian detail bentuk dan arah tumbuh pelindung pucuk (koleoptil) atau pelindung akar (koleoriza) yang kamu amati pada spesimen kecambah jagung!

Nomor 1: Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Parameter: Posisi Kotiledon, Bagian Batang yang Paling Memanjang, Morfologi Sistem Perakaran), Kolom 2 (Kecambah Kacang Hijau), Kolom 3 (Kecambah Jagung). Nomor 2: Isian singkat 2-4 kalimat deskripsi detail visual.

REFLEKSI

1. Bagian detail kecambah apa yang paling sulit kamu amati dan ukur dengan teliti, serta bagaimana caramu mengatasi kesulitan tersebut?

2. Bagaimana ketelitian dalam mencatat detail fisik objek membantu membedakan fenomena perubahan yang dialami oleh biji selama berkecambah?

3. Sikap ilmiah apa yang paling terasa terlatih saat kamu melakukan pengamatan spesimen kecambah secara langsung hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.