LKPDPertemuan 2Bab 8Fase FSemester 2

LKPD Biologi Kelas 11: Menerapkan Prinsip Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan dan Manusia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Biologi kelas 11 dengan topik "Menerapkan Prinsip Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan dan Manusia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Biologi Kelas 11: Menerapkan Prinsip Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan dan Manusia

Biologi - Kelas 11

Bab 8 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Biologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menerapkan Prinsip Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan dan Manusia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenerapkan Prinsip Pertumbuhan dan Perkembangan pada Hewan dan Manusia
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan prinsip pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dan manusia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Gunakan pemahamanmu mengenai prinsip pertumbuhan (kuantitatif/pertambahan ukuran) dan perkembangan (kualitatif/diferensiasi dan pematangan fungsi) pada hewan dan manusia untuk menyelesaikan setiap studi kasus.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama kelompokmu dan tuliskan jawaban secara ringkas serta jelas pada format ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menerapkan Prinsip Fase Embrionik pada Optimalisasi Penetasan Unggas

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Alat tulis
  • Buku Siswa Biologi Kelas 11 (Bab Tumbuh Kembang Makhluk Hidup)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati narasi kasus berikut: Sebuah peternakan ayam kampung mengalami kegagalan penetasan telur pada mesin tetas buatan. Pada hari ke-3 hingga ke-5, embrio berhenti berkembang pada fase gastrula (pembentukan lapisan embrionik: ektoderm, mesoderm, endoderm), dan beberapa embrio lain mengalami kecacatan pembentukan organ (organogenesis) pada hari ke-6 akibat fluktuasi suhu dan kelembapan yang ekstrem.
  2. Diskusikan bersama kelompok prinsip fase embrionik (pembelahan/cleavage, blastulasi, gastrulasi, dan organogenesis) yang terganggu berdasarkan data kasus tersebut.
  3. Lengkapi tabel analisis dan jawab pertanyaan penerapan kondisi lingkungan optimal untuk menjamin keberhasilan tahapan perkembangan embrio.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kasus di atas, terapkan pemahaman tahapan fase embrionik untuk mengisi tabel keterkaitan antara tahapan perkembangan telur unggas, proses biologis yang terjadi, dan dampak kegagalan perkembangannya bila suhu/lingkungan tidak sesuai.

Ruang tabel jawaban

2. Terapkan prinsip fase embrionik tersebut untuk merumuskan pengaturan variabel fisik (suhu rata-rata 37,5–38°C, kelembapan 55–65%, dan pemutaran telur secara berkala) dalam pengoperasian mesin tetas agar organogenesis unggas berlangsung normal tanpa cacat.

Tabel 3 kolom (Tahap Embrionik | Proses Biologis | Dampak Gangguan Lingkungan) diikuti kolom teks uraian untuk solusi penerapan variabel fisik mesin tetas.

Kegiatan 2: Menerapkan Prinsip Fase Pasca-Embrionik pada Manajemen Pertumbuhan Hewan Ternak

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Data kurva sigmoid pertumbuhan hewan ternak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan grafik hipotetis pertumbuhan bobot sapi potong: Laju penambahan massa otot (pertumbuhan hipertrofi sel otot) melonjak tinggi pada fase muda menuju pubertas (usia 6–18 bulan), kemudian laju pertambahan ukuran melambat drastis setelah organ reproduksi matang (fase dewasa kelamin tercapai).
  2. Terapkan prinsip fase pasca-embrionik hewan (pertumbuhan fisik, diferensiasi jaringan dewasa, regenerasi, dan pematangan organ reproduksi) untuk merancang manajemen pemeliharaan ternak yang efisien.
  3. Kerjakan pertanyaan analisis penerapan pakan dan waktu panen berdasarkan kurva pertumbuhan tersebut.

Pertanyaan:

1. Terapkan perbedaan prinsip pertumbuhan fisik (kuantitatif) dan perkembangan organ reproduksi (kualitatif) untuk menentukan mengapa pemberian pakan tinggi protein paling efektif dimaksimalkan pada fase usia muda (6–18 bulan) dibandingkan saat hewan telah mencapai fase dewasa akhir.

2. Berdasarkan prinsip pembatasan pertumbuhan pada fase pasca-embrionik hewan, tentukan titik waktu panen ternak yang paling menguntungkan peternak dan jelaskan alasan biologisnya.

Kolom uraian terstruktur untuk jawaban nomor 1, dan kotak catatan hasil diskusi kelompok untuk perumusan titik waktu panen beserta argumen biologisnya untuk nomor 2.

Kegiatan 3: Menerapkan Prinsip Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia pada Pemecahan Masalah Tumbuh Kembang

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Diagram kurva tumbuh kembang manusia

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari dua kasus tumbuh kembang manusia berikut: Kasus A: Anak balita mengalami gangguan pertambahan tinggi badan yang berada di bawah kurva baku WHO (indikasi stunting/hambatan pertumbuhan tulang somatik) akibat defisiensi gizi mikro dan makro kronis pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kasus B: Seorang remaja mengalami percepatan pertumbuhan tinggi badan (growth spurt) yang disertai kemunculan ciri seks sekunder akibat lonjakan hormon gonadotropin dan steroid seks.
  2. Terapkan keterkaitan antara prinsip pertumbuhan fisik (penambahan volume/panjang sel tulang epifisis) dan prinsip perkembangan fungsi organ (diferensiasi endokrin, neuromuskular, dan sistem reproduksi) untuk menyelesaikan kasus di atas.
  3. Selesaikan butir penerapan intervensi serta alokasikan waktu untuk refleksi akhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Terapkan prinsip lempeng epifisis tulang dan peran nutrisi pada Kasus A untuk menjelaskan mengapa pencegahan gangguan pertumbuhan tinggi badan manusia mutlak harus dilakukan pada periode emas (1.000 HPK) sebelum lempeng epifisis menutup sempurna.

2. Pada Kasus B, terapkan pemahaman prinsip perkembangan manusia untuk membedakan indikator pematangan organ primer dan munculnya tanda pertumbuhan/perkembangan sekunder pada remaja dalam bentuk tabel perbandingan 2 kolom.

Ruang tabel jawaban

Kolom uraian analisis pencegahan stunting (nomor 1) dan tabel 2 kolom pembanding pematangan primer vs ciri sekunder (nomor 2).

REFLEKSI

1. Prinsip pertumbuhan atau perkembangan pada hewan dan manusia manakah yang paling membantumu memahami perubahan fisik yang sedang dialami oleh tubuhmu sendiri saat ini?

2. Bagaimana pemahaman tentang prinsip 1.000 Hari Pertama Kehidupan mengubah pandanganmu terhadap pentingnya asupan nutrisi seimbang dalam kehidupan sehari-hari?

3. Langkah belajar atau strategi apa yang paling efektif membantumu menyelesaikan masalah dalam LKPD ini secara tuntas?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.