LKPDPertemuan 9Bab 7Fase FSemester 2

LKPD Biologi Kelas 11: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Kajian Literatur secara Sistematis dan Utuh Ditunjang Argumen Ilmiah tentang Kesehatan Hormon Reproduksi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Biologi kelas 11 dengan topik "Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Kajian Literatur secara Sistematis dan Utuh Ditunjang Argumen Ilmiah tentang Kesehatan Hormon Reproduksi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Biologi Kelas 11: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Kajian Literatur secara Sistematis dan Utuh Ditunjang Argumen Ilmiah tentang Kesehatan Hormon Reproduksi

Biologi - Kelas 11

Bab 7 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Biologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan Kajian Literatur secara Sistematis dan Utuh Ditunjang Argumen Ilmiah tentang Kesehatan Hormon Reproduksi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengomunikasikan Hasil Penyelidikan Kajian Literatur secara Sistematis dan Utuh Ditunjang Argumen Ilmiah tentang Kesehatan Hormon Reproduksi
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara sistematis dan utuh ditunjang dengan argumen ilmiah tentang kesehatan hormon reproduksi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah ringkasan data hasil kajian literatur yang disajikan secara saksama.
  • Bekerjalah secara aktif dalam kelompok untuk menyusun draf komunikasi ilmiah yang sistematis dan utuh.
  • Pastikan setiap argumen yang dibangun didukung oleh data fakta fisiologis dan bukti literatur yang relevan.
  • Sampaikan hasil penyelidikan kelompok dalam sesi presentasi dan tanggapan ilmiah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Kerangka Komunikasi Sistematis dari Hasil Penyelidikan Literatur

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/catatan kelompok
  • Alat tulis
  • Ringkasan teks literatur pada lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks ringkasan hasil penyelidikan literatur mengenai gangguan hormonal reproduksi berikut: 'Penyelidikan literatur medis menunjukkan bahwa paparan endocrine disrupting chemicals (EDC) dan stres kronis dapat mengganggu sekresi GnRH dari hipotalamus. Penurunan pulsasi GnRH berdampak pada penurunan pelepasan gonadotropin (FSH dan LH) oleh hipofisis anterior. Akibatnya, pada wanita terjadi gangguan pematangan folikel ovarium dan penurunan kadar estrogen/progesteron yang memicu siklus anovulasi. Pada pria, penurunan LH dan FSH menghambat stimulasi sel Leydig dan sel Sertoli, sehingga kadar testosteron turun dan spermatogenesis terganggu.'
  2. Susunlah alur komunikasi ilmiah yang sistematis dan utuh ke dalam 3 bagian terstruktur: (1) Pernyataan Masalah/Fakta Penyelidikan, (2) Mekanisme Hubungan Kausal (Hormon & Organ Target), dan (3) Simpulan Kesehatan Reproduksi.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks data penyelidikan literatur di atas, susunlah draf komunikasi sistematis dalam format alur logis 3 bagian (Masalah Faktual - Mekanisme Kausalitas Hormonal - Simpulan Kesehatan).

Tuliskan narasi draf komunikasi dalam 3 paragraf berurutan: Paragraf 1 (Pernyataan Masalah), Paragraf 2 (Mekanisme Fisiologis/Hubungan Kausal), Paragraf 3 (Simpulan Utuh).

Kegiatan 2: Memformulasikan Argumen Ilmiah Pendukung Hasil Penyelidikan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel argumen ilmiah
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan kerangka komunikasi yang telah dibuat pada Kegiatan 1.
  2. Perkuat draf komunikasi tersebut dengan menyusun pasangan klaim ilmiah, data rujukan literatur, dan penalaran bioproses hormonal agar argumen menjadi utuh dan kokoh saat dipresentasikan.
  3. Lengkapi tabel struktur argumen ilmiah yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perumusan argumen ilmiah berikut agar penyampaian hasil penyelidikan ditunjang bukti literatur dan penalaran fisiologis yang valid.

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 4 kolom: (1) Aspek/Kasus, (2) Klaim Ilmiah, (3) Data Bukti Literatur, (4) Penalaran Ilmiah Hormonal.

Kegiatan 3: Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan secara Utuh dan Menanggapi Diskusi Ilmiah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Draf presentasi kelompok
  • Lembar catatan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara bergiliran per kelompok, sampaikan hasil penyelidikan tentang kesehatan hormon reproduksi secara lisan selama 3-4 menit berdasarkan susunan draf dan argumen ilmiah yang telah diselesaikan.
  2. Kelompok penyimak memberikan satu pertanyaan atau tanggapan kritis terhadap keutuhan alur atau ketepatan argumen ilmiah yang disajikan.
  3. Kelompok penyaji menjawab tanggapan secara ilmiah dan utuh.
  4. Lakukan kegiatan refleksi pembelajaran di akhir sesi.

Pertanyaan:

1. Sampaikan secara lisan hasil penyelidikan kelompok secara sistematis (pembuka masalah, uraian mekanisme hormonal, simpulan) dan catatlah intisari komunikasi yang kalian sampaikan beserta tanggapan ilmiah yang kalian berikan terhadap kelompok lain pada ruang catatan diskusi.

Tuliskan ringkasan penyampaian lisan kelompok (3-4 kalimat) dan 1 butir tanggapan/jawaban argumen ilmiah yang terjadi selama sesi tanya jawab.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari penyampaian hasil penyelidikan kelompokmu yang menurutmu paling kuat dan meyakinkan dari segi argumen ilmiah?

2. Tantangan apa yang kalian hadapi saat harus merangkai hubungan kausalitas hormon menjadi komunikasi yang utuh dan sistematis?

3. Bagaimana kemampuan mengomunikasikan bukti ilmiah tentang kesehatan hormon reproduksi ini membantumu menyikapi isu kesehatan organ reproduksi di kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.