LKPDPertemuan 5Bab 6Fase FSemester 2

LKPD Biologi Kelas 11: Merencanakan Penentuan Variabel Penyelidikan Berdasarkan Referensi tentang Fungsi Sendi Sistem Gerak Manusia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Biologi kelas 11 dengan topik "Merencanakan Penentuan Variabel Penyelidikan Berdasarkan Referensi tentang Fungsi Sendi Sistem Gerak Manusia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Biologi Kelas 11: Merencanakan Penentuan Variabel Penyelidikan Berdasarkan Referensi tentang Fungsi Sendi Sistem Gerak Manusia

Biologi - Kelas 11

Bab 6 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Biologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Merencanakan Penentuan Variabel Penyelidikan Berdasarkan Referensi tentang Fungsi Sendi Sistem Gerak Manusia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMerencanakan Penentuan Variabel Penyelidikan Berdasarkan Referensi tentang Fungsi Sendi Sistem Gerak Manusia
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merencanakan penyelidikan berdasarkan referensi untuk mengumpulkan data tentang fungsi organ sistem gerak manusia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan kutipan referensi ilmiah dengan saksama sebelum menyusun rencana penyelidikan.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok untuk merancang setiap komponen rencana penyelidikan ilmiah.
  • Pastikan fokus rancangan penyelidikan tertuju pada penetapan variabel, alat ukur, dan prosedur pengumpulan data fungsi sendi sistem gerak.
  • Tuliskan hasil kerja kelompok pada kolom dan format yang telah disediakan secara sistematis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Telaah Referensi dan Perumusan Masalah Penyelidikan Fungsi Sendi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kutipan teks referensi pada lembar kerja
  • Buku Siswa Biologi Kelas 11 Bab 6
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan referensi ilmiah singkat berikut: 'Sendi diartrosis memungkinkan pergerakan antartulang dalam berbagai derajat kebebasan. Sendi engsel (misal lutut dan siku) memungkinkan gerak satu arah fleksi-ekstensi, sedangkan sendi peluru (misal panggul dan bahu) memungkinkan gerak rotasi multiaksial. Gangguan fleksibilitas atau kelelahan otot sekitar sendi dapat membatasi jangkauan gerak sendi (Range of Motion/ROM) yang diukur dalam satuan derajat sudut.'
  2. Diskusikan fenomena tersebut untuk mengidentifikasi aspek fungsi sendi yang dapat diselidiki secara empiris.
  3. Rumuskan pertanyaan penyelidikan ilmiah terukur yang mengaitkan fungsi sendi dengan faktor yang memengaruhinya berdasarkan referensi.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kutipan referensi, sebutkan dua fungsi utama persendian pada sistem gerak manusia yang dapat diobservasi dan diukur besarannya!

2. Rumuskan satu pertanyaan penyelidikan ilmiah yang dapat diuji mengenai fungsi sendi berdasarkan referensi tersebut!

Tuliskan jawaban pada lembar kerja: butir 1 berupa poin isian singkat nomor 1 dan 2; butir 2 berupa satu kalimat tanya ilmiah yang memuat variabel yang jelas.

Kegiatan 2: Perencanaan dan Penentuan Variabel Penyelidikan Fungsi Sendi

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Format tabel variabel
  • Referensi pengukuran Range of Motion (ROM) goniometri sederhana

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan rumusan pertanyaan penyelidikan yang telah disepakati dari Kegiatan 1.
  2. Tentukan variabel bebas, variabel terikat, dan minimal dua variabel kontrol dalam rancangan penyelidikan fungsi sendi.
  3. Definisikan operasionalisasi masing-masing variabel agar data yang dikumpulkan valid, objektif, dan dapat diukur.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel perencanaan variabel penyelidikan fungsi sendi berikut dengan menentukan jenis variabel, nama variabel, dan cara mengukur/mengendalikannya!

Ruang tabel jawaban

Isikan pada tabel 4 kolom: [Jenis Variabel (Bebas, Terikat, Kontrol 1, Kontrol 2)] | [Nama Variabel Spesifik] | [Cara Mengukur / Mengendalikan] | [Satuan / Indikator Operasional].

Kegiatan 3: Penyusunan Desain Metode dan Lembar Pengumpulan Data Penyelidikan

Estimasi: 55 menit

Alat & Bahan:

  • Busur derajat / goniometer (sebagai referensi visual instrumen)
  • Penggaris
  • Lembar perancangan metode

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Rancanglah instrumen dan langkah kerja sistematis pengumpulan data untuk membuktikan pertanyaan penyelidikan fungsi sendi.
  2. Pilih alat ukur yang tepat untuk mengumpulkan data kuantitatif sudut fungsi gerak sendi (misalnya busur derajat/goniometer atau aplikasi sensor sudut ponsel).
  3. Buat rancangan tabel pencatatan data mentah yang memuat pengulangan (replikasi) pengukuran.
  4. Setelah menyelesaikan perancangan, lakukan refleksi pembelajaran bersama kelompok.

Pertanyaan:

1. Susunlah urutan langkah kerja (minimal 4 langkah) yang sistematis untuk mengumpulkan data fungsi rentang gerak sendi sesuai variabel yang telah ditentukan!

2. Rancanglah format tabel pengumpulan data mentah yang siap digunakan saat penyelidikan, lengkap dengan kolom pengulangan dan rerata!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan langkah kerja bernomor 1-4 pada area teks terstruktur, dilanjutkan dengan menggambar bagan tabel pengumpulan data lengkap dengan baris dan judul kolom.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari perancangan variabel penyelidikan fungsi sendi yang menurutmu paling menantang untuk dikontrol agar data yang diperoleh objektif?

2. Bagaimana pemahaman tentang keterbatasan gerak pada sendi membantumu merancang metode penyelidikan yang aman bagi subjek uji?

3. Apakah rancangan penyelidikan yang kelompokmu buat sudah dapat dilaksanakan langsung oleh kelompok lain tanpa menimbulkan kebingungan? Jelaskan alasannya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.