LKPDPertemuan 3Bab 6Fase FSemester 2

LKPD Biologi Kelas 11: Merumuskan Pertanyaan Ilmiah tentang Hubungan Antarvariabel pada Mekanisme Refleks Gerak Patela

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Biologi kelas 11 dengan topik "Merumuskan Pertanyaan Ilmiah tentang Hubungan Antarvariabel pada Mekanisme Refleks Gerak Patela".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Biologi Kelas 11: Merumuskan Pertanyaan Ilmiah tentang Hubungan Antarvariabel pada Mekanisme Refleks Gerak Patela

Biologi - Kelas 11

Bab 6 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Biologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Merumuskan Pertanyaan Ilmiah tentang Hubungan Antarvariabel pada Mekanisme Refleks Gerak Patela

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMerumuskan Pertanyaan Ilmiah tentang Hubungan Antarvariabel pada Mekanisme Refleks Gerak Patela
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merumuskan pertanyaan ilmiah tentang hubungan antar variabel pada mekanisme refleks gerak manusia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar fenomena gerak refleks patela secara saksama bersama kelompokmu.
  • Lakukan orientasi variabel penentu pada fenomena refleks patela yang disajikan.
  • Fokuskan kerja kelompok untuk merumuskan pertanyaan ilmiah yang menghubungkan minimal dua variabel (variabel bebas dan variabel terikat) yang dapat diselidiki secara empiris.
  • Tuliskan hasil rumusan dan analisis pertanyaan ilmiah pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Variabel pada Fenomena Ketukan Refleks Patela

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks stimulus fenomena uji refleks patela
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati fenomena uji refleks patela: Seseorang duduk dengan tungkai bawah menggantung bebas. Ketika ligamen patela tepat di bawah tempurung lutut diketuk menggunakan palu refleks (reflex hammer), tungkai bawah secara spontan terangkat/menendang ke depan.
  2. Diskusikan faktor-faktor yang memengaruhi atau terpengaruh dalam mekanisme refleks patela tersebut.
  3. Kelompokkan faktor-faktor tersebut ke dalam kategori variabel bebas (faktor yang diubah/diuji), variabel terikat (respons/hasil gerak refleks), dan variabel kontrol (kondisi yang dijaga konstan).

Pertanyaan:

1. Berdasarkan fenomena uji refleks patela di atas, tentukan 2 variabel bebas potensial yang dapat diubah dalam penyelidikan, 2 variabel terikat yang dapat diamati/diukur sebagai respons refleks, serta 2 variabel kontrol yang harus dijaga konstan!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Kolom 1 Jenis Variabel (Variabel Bebas, Variabel Terikat, Variabel Kontrol), Kolom 2 Pilihan Variabel 1, Kolom 3 Pilihan Variabel 2.

Kegiatan 2: Merumuskan Pertanyaan Ilmiah Hubungan Antarvariabel Refleks Patela

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil identifikasi variabel Kegiatan 1
  • Buku catatan / lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali ciri pertanyaan ilmiah: bersifat spesifik, menanyakan hubungan sebab-akibat atau korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat, serta dapat diuji/diselidiki secara objektif.
  2. Gunakan variabel-variabel yang telah diidentifikasi pada Kegiatan 1.
  3. Rumuskan pertanyaan ilmiah dengan pola: 'Bagaimana pengaruh [Variabel Bebas] terhadap [Variabel Terikat] pada mekanisme refleks gerak patela?' atau 'Apakah terdapat perbedaan [Variabel Terikat] jika [Variabel Bebas] dimanipulasi?'.

Pertanyaan:

1. Rumuskan 2 pertanyaan ilmiah berbeda yang masing-masing menghubungkan satu variabel bebas dan satu variabel terikat secara spesifik dan dapat diuji pada mekanisme refleks patela!

2. Pilihlah salah satu dari dua pertanyaan ilmiah yang telah kelompokmu rumuskan, lalu urai rincian operasionalnya: sebutkan variabel bebasnya, variabel terikatnya, dan alasan mengapa pertanyaan tersebut memenuhi syarat sebagai pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki!

Format isian terstruktur: Nomor 1 memuat Rumusan Pertanyaan Ilmiah A dan Rumusan Pertanyaan Ilmiah B. Nomor 2 memuat identifikasi Variabel Bebas, Variabel Terikat, dan 1 paragraf penjelasan alasan kelayakan ilmiah.

Kegiatan 3: Analisis Kritis dan Penyempurnaan Rumusan Pertanyaan Ilmiah

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar contoh rumusan pertanyaan
  • Lembar kerja siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati contoh rumusan pertanyaan non-ilmiah berikut: 'Mengapa kaki terasa kaget saat dipukul?' dan 'Apakah refleks patela itu baik untuk kesehatan?'.
  2. Diskusikan kelemahan dari rumusan pertanyaan tersebut dalam konteks penyelidikan ilmiah hubungan antarvariabel.
  3. Ubah dan sempurnakan pertanyaan-pertanyaan non-ilmiah tersebut menjadi rumusan pertanyaan ilmiah yang operasional tentang mekanisme refleks gerak patela.

Pertanyaan:

1. Jelaskan mengapa pertanyaan 'Mengapa kaki terasa kaget saat dipukul?' belum memenuhi kriteria pertanyaan ilmiah mengenai hubungan antarvariabel pada refleks patela!

2. Ubah dan rekonstruksi pertanyaan 'Mengapa kaki terasa kaget saat dipukul?' menjadi satu rumusan pertanyaan ilmiah yang tepat, jelas hubungan antarvariabelnya, dan dapat diselidiki!

Format uraian analitis 2 butir: Butir 1 analisis kelemahan rumusan, Butir 2 kalimat rumusan pertanyaan ilmiah hasil rekonstruksi.

REFLEKSI

1. Apa tantangan terbesar yang kamu dan kelompokmu hadapi saat merumuskan pertanyaan ilmiah yang harus menghubungkan dua variabel secara terukur?

2. Bagaimana kemampuan merumuskan pertanyaan ilmiah ini membantumu bersikap lebih kritis dan objektif saat melihat fenomena biologis dalam kehidupan sehari-hari?

3. Strategi apa yang paling membantumu membedakan antara pertanyaan umum/biasa dengan pertanyaan ilmiah yang dapat diselidiki?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.