LKPDPertemuan 2Bab 5Fase FSemester 2

LKPD Biologi Kelas 11: Menganalisis Keterkaitan Organ Sistem Limfatik dan Leukosit dalam Menghadapi Infeksi Patogen

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Biologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis Keterkaitan Organ Sistem Limfatik dan Leukosit dalam Menghadapi Infeksi Patogen".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Biologi Kelas 11: Menganalisis Keterkaitan Organ Sistem Limfatik dan Leukosit dalam Menghadapi Infeksi Patogen

Biologi - Kelas 11

Bab 5 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Biologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Keterkaitan Organ Sistem Limfatik dan Leukosit dalam Menghadapi Infeksi Patogen

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Keterkaitan Organ Sistem Limfatik dan Leukosit dalam Menghadapi Infeksi Patogen
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis keterkaitan antar sistem organ dalam tubuh untuk merespons stimulus patogen pada sistem pertahanan tubuh

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan stimulus biologis dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Lakukan analisis secara runtut untuk menelusuri bagaimana organ sistem limfatik dan jenis-jenis leukosit saling berinteraksi merespons masuknya patogen.
  • Gunakan format ruang jawaban yang disediakan untuk menuliskan hasil analisis dan diskusi.
  • Selesaikan seluruh kegiatan tepat waktu sesuai pembagian durasi yang ditentukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Peran Spesifik Leukosit dan Rute Limfatik saat Invasi Patogen

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku Siswa Biologi Kelas XI Bab 5

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks kasus berikut: 'Seorang siswa tertusuk duri tanaman di jari tangannya. Bakteri patogen masuk menembus barrier kulit. Beberapa jam kemudian, neutrofil bermigrasi menuju lokasi luka melalui sinyal kemotaksis untuk memfagositosis bakteri. Sebagian antigen dan cairan jaringan yang membawa patogen diserap oleh kapiler limfa menuju nodus limfa terdekat di ketiak. Di dalam nodus limfa, makrofag menyaring patogen dan sel dendritik mempresentasikan fragmen antigen kepada sel limfosit.'
  2. Lakukan dekonstruksi interaksi antar-komponen seluler dan saluran limfa dengan menjawab dua pertanyaan analisis di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kasus di atas, analisislah mengapa neutrofil menjadi leukosit pertama yang tiba di jaringan terinfeksi dan bagaimana perbedaan rute pergerakannya dibandingkan makrofag residen serta limfosit yang berada di nodus limfa!

2. Lengkapilah analisis keterkaitan komponen sel dan organ limfatik dalam merespons patogen ke dalam format tabel hubungan struktur-fungsi!

Ruang tabel jawaban

Format tabel untuk nomor 2 terdiri dari 3 kolom: [Komponen (Neutrofil, Nodus Limfa, Limpa)], [Lokasi/Koneksi Sistemik], [Peran Analitis dalam Respons Patogen]. Format nomor 1 berupa 1 paragraf uraian analisis komparatif.

Kegiatan 2: Analisis Keterkaitan Fungsional Sistem Peredaran Darah, Sistem Limfatik, dan Respons Leukosit

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/buku catatan
  • Bagan sistem sirkulasi dan limfatik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari alur perpindahan cairan tubuh: Cairan plasma keluar dari kapiler darah menjadi cairan interstisial di ruang antarsel -> cairan membawa sisa patogen masuk ke kapiler limfa menjadi cairan limfa -> cairan limfa disaring melewati nodus limfa -> cairan limfa kembali bermuara ke pembuluh darah vena kava.
  2. Analisis hubungan ketergantungan antar-sistem organ tersebut dalam mempertahankan homeostasis tubuh saat menghadapi infeksi mikroba.

Pertanyaan:

1. Analisislah keterkaitan biologis antara sistem peredaran darah dan sistem limfatik dalam memobilisasi leukosit menuju dan dari area yang terpapar stimulus patogen!

2. Prediksikan dan analisislah apa yang akan terjadi pada respons imun seluler jika terjadi penyumbatan atau disfungsi pada pembuluh limfa regional di dekat area masuknya patogen!

Format jawaban berupa diagram alir hubungan 3 komponen: [Sistem Kardiovaskular] <---> [Jaringan Terinfeksi] <---> [Sistem Limfatik], disertai penjelasan analisis kausalitas minimal 2 paragraf argumentatif.

Kegiatan 3: Sintesis Kasus Infeksi Faringitis: Analisis Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati fenomena klinis nyata: 'Seorang pasien mengalami radang tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus. Saat diperiksa dokter, teraba benjolan kenyal dan agak nyeri di leher bagian atas (limfadenopati cervicalis). Hasil uji lab darah menunjukkan jumlah leukosit meningkat (leukositosis)'.
  2. Hubungkan interaksi antara organ nodus limfa di leher dengan proliferasi leukosit dalam merespons stimulus infeksi patogen tersebut.
  3. Selesaikan kegiatan dan lanjutkan langsung ke pengisian refleksi individu.

Pertanyaan:

1. Analisislah mekanisme biologis yang menyebabkan kelenjar limfa di leher membengkak ketika faring terinfeksi patogen berdasarkan keterkaitan aktivitas leukosit di dalamnya!

Tuliskan jawaban dalam 1 paragraf sintesis analitis yang memuat hubungan sebab-akibat: Stimulus Patogen -> Transpor Limfa -> Respons Leukosit -> Perubahan Organ Limfatik.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahaman tentang keterkaitan sistem peredaran darah, organ limfatik, dan leukosit membantumu menghargai mekanisme alami tubuh saat mengalami pembengkakan kelenjar ketika sakit?

2. Bagian alur respons sistem imun mana yang menurutmu paling krusial dalam membatasi penyebaran patogen ke seluruh tubuh, dan mengapa?

3. Apakah kamu dapat melihat bahwa gejala peradangan atau pembesaran kelenjar limfa bukanlah bentuk kelemahan tubuh, melainkan bukti koordinasi aktif sistem pertahanan tubuhmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.