LKPDPertemuan 9Bab 4Fase FSemester 1

LKPD Biologi Kelas 11: Mengomunikasikan hasil penyelidikan gangguan proses pertukaran zat pada manusia dengan argumen ilmiah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Biologi kelas 11 dengan topik "Mengomunikasikan hasil penyelidikan gangguan proses pertukaran zat pada manusia dengan argumen ilmiah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Biologi Kelas 11: Mengomunikasikan hasil penyelidikan gangguan proses pertukaran zat pada manusia dengan argumen ilmiah

Biologi - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Biologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengomunikasikan hasil penyelidikan gangguan proses pertukaran zat pada manusia dengan argumen ilmiah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengomunikasikan hasil penyelidikan gangguan proses pertukaran zat pada manusia dengan argumen ilmiah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara sistematis dan utuh ditunjang dengan argumen ilmiah mengenai gangguan proses pertukaran zat pada manusia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan LKPD dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Gunakan data hasil penyelidikan kasus gangguan pertukaran zat yang telah disiapkan untuk menyusun argumen ilmiah.
  • Pastikan penyampaian hasil penyelidikan dilakukan secara sistematis (klaim, bukti data, dan penalaran ilmiah) serta utuh.
  • Manfaatkan lembar kerja untuk merancang dan mempraktikkan komunikasi ilmiah sebelum sesi berbagi antarkelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Kerangka Komunikasi Hasil Penyelidikan Berbasis Argumen Ilmiah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar ringkasan data kasus penyelidikan gangguan pertukaran zat
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ringkasan data penyelidikan salah satu kasus gangguan pertukaran zat berikut: 'Kasus Pasien X: Mengalami penurunan drastis laju filtrasi glomerulus (e-GFR 28 mL/min/1.73m²), ditemukan protein dan sel darah pada urin primer/sekunder, serta terjadi pembengkakan (edema) akibat penumpukan cairan dan sisa urea dalam darah.'
  2. Susun kerangka komunikasi hasil penyelidikan secara sistematis menggunakan struktur argumen ilmiah CER (Claim/Pernyataan, Evidence/Bukti Ilmiah, Reasoning/Penalaran Biologis).
  3. Tuliskan kerangka komunikasimu ke dalam format tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data kasus di atas, rumuskan Claim (klaim utama gangguan proses pertukaran zat), Evidence (fakta/bukti data penyelidikan yang mendukung), dan Reasoning (penjelasan mekanisme biologis bagaimana gangguan pertukaran zat tersebut terjadi) secara sistematis!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris: Baris 1: Komponen Claim (Pernyataan gangguan proses pertukaran zat), Baris 2: Komponen Evidence (Bukti kuantitatif/kualitatif hasil penyelidikan), Baris 3: Komponen Reasoning (Mekanisme biologis hubungan bukti dengan gangguan).

Kegiatan 2: Menyusun Naskah Komunikasi Ilmiah yang Utuh dan Runtut

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Format naskah komunikasi ilmiah
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan kerangka CER yang telah divalidasi pada Kegiatan 1.
  2. Kembangkan kerangka tersebut menjadi satu teks pemaparan lisan/komunikasi ilmiah yang utuh dengan alur yang sistematis: Pendahuluan (identifikasi masalah pertukaran zat), Inti Argumen (integrasi data penyelidikan dan konsep fisiologis), serta Kesimpulan/Rekomendasi tindak lanjut.
  3. Pastikan naskah siap untuk dilisankan atau dipaparkan kepada audiens dalam waktu maksimal 3 menit.

Pertanyaan:

1. Tuliskan naskah komunikasi hasil penyelidikan secara sistematis dan utuh yang menggabungkan seluruh bukti penyelidikan dengan argumen fisiologis proses pertukaran zat!

Teks narasi terstruktur 1-2 paragraf yang memuat 3 bagian runtut: (1) Pernyataan Masalah, (2) Pembuktian Ilmiah & Mekanisme Fisiologis Pertukaran Zat, (3) Kesimpulan Sistematis.

Kegiatan 3: Praktik Mengomunikasikan Hasil Penyelidikan dan Penilaian Silang Argumen Ilmiah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Rubrik umpan balik komunikasi ilmiah
  • Naskah komunikasi hasil Kegiatan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setiap kelompok mengomunikasikan hasil penyelidikan gangguan proses pertukaran zat secara lisan/presentasi singkat di hadapan perwakilan kelompok mitra sesuai naskah yang disusun.
  2. Kelompok penyimak menyimak alur kesistematisan dan ketepatan argumen ilmiah yang disampaikan penyaji.
  3. Berikan umpan balik komunikasi ilmiah secara tertulis berdasarkan kelengkapan argumen (keutuhan struktur dan kekuatan bukti ilmiah).
  4. Kegiatan ini mencakup pelaksanaan komunikasi lisan kelompok, pertukaran tanggapan, serta refleksi penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Komunikasikan hasil penyelidikan kelompokmu, lalu catat umpan balik dari kelompok penyimak terkait: (a) Apakah penyampaian alur penyelidikan sudah sistematis dan utuh? (b) Apakah argumen ilmiah yang diajukan sudah tepat menjelaskan gangguan proses pertukaran zat?

Format tabel umpan balik komunikasi: Kolom 1: Aspek Komunikasi (Kesistematisan & Keutuhan Alur / Ketepatan Argumen Ilmiah Bioproses), Kolom 2: Catatan Umpan Balik dari Mitra Pengamat.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari penyampaian hasil penyelidikan yang menurutmu paling menantang untuk dijelaskan dengan argumen ilmiah yang runtut?

2. Bagaimana penguasaan bukti data membantu kelompokmu dalam mengomunikasikan gangguan proses pertukaran zat secara meyakinkan?

3. Hal apa yang akan kamu perbaiki agar komunikasi ilmiah yang kamu lakukan di masa mendatang menjadi lebih utuh dan mudah dipahami oleh pendengar?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.