LKPD Biologi Kelas 11: Menganalisis keterkaitan sistem sirkulasi dan pernapasan dalam merespons stimulus laju aktivitas fisik
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Biologi kelas 11 dengan topik "Menganalisis keterkaitan sistem sirkulasi dan pernapasan dalam merespons stimulus laju aktivitas fisik".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Biologi Kelas 11: Menganalisis keterkaitan sistem sirkulasi dan pernapasan dalam merespons stimulus laju aktivitas fisik
Biologi - Kelas 11
Bab 4 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Biologi — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menganalisis keterkaitan sistem sirkulasi dan pernapasan dalam merespons stimulus laju aktivitas fisik INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Penyelidikan Frekuensi Pernapasan dan Denyut Nadi terhadap Stimulus Aktivitas FisikEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel pengukuran parameter fisiologis sebelum dan sesudah aktivitas fisik! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan data tabel yang diperoleh, bandingkan tren perubahan frekuensi pernapasan dan denyut nadi setelah menerima stimulus aktivitas fisik. Mengapa kedua parameter tersebut berubah secara bersamaan? Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Kondisi: Istirahat vs Pasca-Aktivitas 3 Menit), Kolom 2 (Frekuensi Pernapasan dalam tarikan napas per menit), Kolom 3 (Frekuensi Denyut Nadi dalam denyut per menit), dilanjutkan paragraf uraian analisis komparasi di bawah tabel. Kegiatan 2: Analisis Hubungan Timbal Balik Transpor Gas antara Sistem Sirkulasi dan Sistem PernapasanEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ketika otot berkontraksi hebat, konsentrasi CO2 di dalam plasma darah meningkat drastis (penurunan pH darah). Analisis bagaimana stimulus internal ini dideteksi oleh tubuh dan bagaimana sistem pernapasan serta sirkulasi merespons kondisi tersebut secara terpadu! 2. Lengkapi bagan alur hubungan sebab-akibat berikut: [Aktivitas fisik meningkat] -> [Laju metabolisme seluler meningkat] -> [Konsentrasi zat X meningkat dan zat Y menurun di darah] -> [Sistem organ A merespons dengan ...] dan [Sistem organ B merespons dengan ...] -> [Homeostasis transpor gas tercapai]. Identifikasi zat X, zat Y, serta respons konkret sistem A (pernapasan) dan sistem B (sirkulasi)! Lembar uraian penjelasan mekanisme kemoreseptor dan bagan alur rumpang yang diisi komponen zat X, zat Y, respons organ A, dan respons organ B secara runtut. Kegiatan 3: Evaluasi Kasus Multidimensi: Kegagalan Koordinasi Transpor Gas pada Laju Aktivitas EkstremEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan studi kasus di atas, analisis bagaimana stimulus eksternal (rendahnya tekanan parsial O2 di udara lingkungan) berinteraksi dengan stimulus internal (lonjakan kebutuhan O2 otot) dalam memaksa koordinasi kerja sistem sirkulasi dan pernapasan! 2. Simpulkan peran mutlak keterkaitan fungsional antara sistem sirkulasi dan pernapasan dalam menjaga kelangsungan fungsi tubuh saat merespons stimulus laju aktivitas! Format analisis studi kasus berbasis 2 pertanyaan esai analitis, diikuti kesimpulan umum keterkaitan fungsional kedua sistem. REFLEKSI1. Bagaimana pengamatan langsung terhadap perubahan frekuensi napas dan denyut nadi membantu kalian menyadari keharmonisan kerja organ di dalam tubuh sendiri saat beraktivitas? 2. Ketika napas terasa memburu setelah berolahraga, bagian mana dari keterkaitan sistem pernapasan dan sirkulasi yang paling krusial untuk segera menstabilkan tubuhmu kembali? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.