LKPDPertemuan 3Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Biologi Kelas 11: Menerapkan Prinsip Bioproses Osmosis pada Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Biologi kelas 11 dengan topik "Menerapkan Prinsip Bioproses Osmosis pada Sel Tumbuhan dan Sel Hewan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Biologi Kelas 11: Menerapkan Prinsip Bioproses Osmosis pada Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

Biologi - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Biologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menerapkan Prinsip Bioproses Osmosis pada Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenerapkan Prinsip Bioproses Osmosis pada Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan prinsip-prinsip bioproses transpor pasif yang terjadi di dalam sel

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar kasus dan stimulus biologis pada tiap kegiatan dengan saksama.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk mendiskusikan penerapan prinsip osmosis.
  • Gunakan konsep gradien konsentrasi pelarut (air) dan zat terlarut untuk memprediksi serta menjelaskan respons sel.
  • Tuliskan jawaban secara sistematis pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menerapkan Prinsip Osmosis pada Model Sel Hewan (Eritrosit)

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja
  • Diagram representasi eritrosit dalam larutan hipotonik, isotonik, dan hipertonik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati representasi konsentrasi zat terlarut intraseluler eritrosit normal (NaCl ~0,9%).
  2. Terapkan prinsip arah perpindahan molekul air (dari larutan hipotonik ke hipertonik melalui membran semipermeabel) pada 3 kondisi larutan ekstraseluler: Tabung A (akuades/0% NaCl), Tabung B (NaCl 0,9%), dan Tabung C (NaCl 5%).
  3. Lengkapi tabel analisis arah pergerakan air netto dan dampaknya terhadap morfologi eritrosit.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis berikut dengan menerapkan prinsip osmosis pada sel darah merah: sebutkan sifat larutan ekstraseluler (hipotonik/isotonik/hipertonik), arah perpindahan netto molekul air (masuk ke dalam sel / keluar dari sel / seimbang dinamik), dan bentuk akhir sel (lisis/normal/krenasi).

Ruang tabel jawaban

2. Terapkan prinsip osmosis untuk menjelaskan mengapa pemberian cairan infus pada pasien dehidrasi wajib menggunakan larutan isotonis (seperti NaCl 0,9%) dan bukan air murni/akuades steril.

Format isian nomor 1 berupa tabel 4 kolom: [Tabung & Larutan | Sifat Larutan Ekstraseluler | Arah Perpindahan Netto Air | Bentuk Akhir Eritrosit]. Format nomor 2 berupa uraian 1 paragraf penjelasan prinsip bioproses.

Kegiatan 2: Menerapkan Prinsip Osmosis pada Sel Tumbuhan Berdinding

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Ilustrasi sel tumbuhan normal, turgid, dan terplasmolisis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan karakteristik struktural sel tumbuhan yang memiliki membran plasma serta dinding sel yang kaku dan vakuola sentral.
  2. Terapkan prinsip osmosis saat sel epidermis daun Rhoeo discolor atau potongan silinder kentang dimasukkan ke dalam: Larutan 1 (Air murni) dan Larutan 2 (Larutan sukrosa pekat 20%).
  3. Jelaskan keterkaitan tekanan turgor, plasmolisis, dan turgiditas sel tumbuhan berdasarkan pergerakan air transpor pasif.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan prinsip bioproses osmosis, tentukan fenomena seluler yang terjadi pada sel tumbuhan pada Larutan 1 (hipotonik) dan Larutan 2 (hipertonik), serta jelaskan mengapa sel tumbuhan tidak mengalami lisis/pecah pada Larutan 1!

2. Bandingkan penerapan prinsip osmosis antara sel hewan dan sel tumbuhan pada lingkungan hipotonik dan hipertonik dalam tabel perbandingan!

Ruang tabel jawaban

Format nomor 1 berupa paragraf analitis; format nomor 2 berupa tabel matriks 3 kolom: [Kondisi Larutan | Respons Sel Hewan | Respons Sel Tumbuhan].

Kegiatan 3: Aplikasi Pemecahan Masalah Nyata Berbasis Prinsip Osmosis

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Teks skenario kasus pengawetan pangan dan pemupukan tanaman
  • Kertas plano/spidol (bila dipresentasikan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah dalam kelompok untuk menelaah dua skenario fenomena nyata di sektor pangan dan pertanian.
  2. Terapkan hukum/prinsip bioproses osmosis transpor pasif untuk memberikan solusi ilmiah.
  3. Presentasikan secara singkat kesimpulan penerapan prinsip osmosis kelompokmu, lalu selesaikan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Kasus 1 (Pengawetan Makanan): Mengapa penambahan garam berkonsentrasi tinggi pada pembuatan ikan asin atau penambahan gula pekat pada manisan buah dapat mencegah pembusukan oleh bakteri/jamur? Terapkan prinsip osmosis pada sel mikroorganisme tersebut!

2. Kasus 2 (Pertanian): Seorang pekebun memberikan pupuk kimia berkonsentrasi sangat tinggi langsung di dekat perakaran tanaman cabai tanpa pengenceran air yang cukup. Keesokan harinya, tanaman justru layu mendadak. Terapkan prinsip bioproses osmosis pada sel-sel akar tanaman untuk menerangkan penyebab layunya tanaman tersebut!

Tuliskan hasil telaah dan diskusi solusi berbasis bioproses osmosis dalam 2 kotak jawaban terstruktur (masing-masing 3-5 kalimat komprehensif) disertai penjelasan arah pergerakan molekul pelarut.

REFLEKSI

1. Bagaimana pemahaman mengenai prinsip osmosis membantu saya memahami cara kerja tubuh saya sendiri saat menjaga hidrasi sel?

2. Penerapan prinsip osmosis apa dalam kehidupan sehari-hari (di dapur atau lingkungan) yang paling menarik dan bermakna bagi saya setelah pembelajaran ini?

3. Bagian mana dari konsep pergerakan transpor pasif osmosis (pada sel hewan vs sel tumbuhan) yang masih membutuhkan latihan lebih lanjut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.