LKPDPertemuan 4Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Biologi Kelas 11: Mengaitkan Struktur dan Fungsi Nukleus, Retikulum Endoplasma, Ribosom, dan Badan Golgi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Biologi kelas 11 dengan topik "Mengaitkan Struktur dan Fungsi Nukleus, Retikulum Endoplasma, Ribosom, dan Badan Golgi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Biologi Kelas 11: Mengaitkan Struktur dan Fungsi Nukleus, Retikulum Endoplasma, Ribosom, dan Badan Golgi

Biologi - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Biologi — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengaitkan Struktur dan Fungsi Nukleus, Retikulum Endoplasma, Ribosom, dan Badan Golgi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBiologi
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengaitkan Struktur dan Fungsi Nukleus, Retikulum Endoplasma, Ribosom, dan Badan Golgi
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengaitkan hubungan antara struktur dan fungsi organel di dalam sel

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan teliti.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan berkesadaran bersama rekan kelompokmu dalam menganalisis data ultrastruktur organel sel.
  • Gunakan literatur pendukung (buku teks Biologi Kelas 11 Bab 1 atau mikrograf elektron) untuk mengonfirmasi hubungan struktur spesifik dan fungsinya.
  • Tuliskan seluruh hasil analisis pada bagan atau tabel ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Ultrastruktur: Mengaitkan Ciri Struktural dengan Fungsi Spesifik Organel

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Biologi Kelas XI Bab 1
  • Gambar mikrograf elektron organel sel
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati deskripsi ultrastruktur dari empat organel sel: Nukleus, Ribosom, Retikulum Endoplasma (Kasar dan Halus), serta Badan Golgi.
  2. Analisis hubungan logis antara bentuk/ciri struktur mikroskopis masing-masing organel dengan fungsi biologis yang dijalankannya di dalam sel.
  3. Lengkapi tabel analisis hubungan struktur dan fungsi organel pada ruang jawaban yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut dengan mengaitkan ciri struktur spesifik dari masing-masing organel (Nukleus, Ribosom, RE Kasar, RE Halus, dan Badan Golgi) dengan fungsinya dalam sel!

Ruang tabel jawaban

2. Bagaimanakah keberadaan pori nukleus pada membran inti secara langsung mendukung fungsi nukleus dalam mengendalikan pembentukan protein di ribosom sitoplasma?

Format tabel 3 kolom: [Nama Organel | Ciri Struktur Khusus | Hubungan Keterkaitan Struktur dengan Fungsinya], diikuti ruang teks uraian 3-4 baris untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Analisis Keterpaduan Jalur Sintesis dan Sekresi: Keterkaitan Antar-Organel

Estimasi: 45 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati skema keterpaduan kerja sistem endomembran yang melibatkan Nukleus, Ribosom, Retikulum Endoplasma, dan Badan Golgi.
  2. Telusuri bagaimana karakteristik struktur masing-masing organel tersebut saling melengkapi dalam satu rangkaian jalur bioproses seluler.
  3. Jawablah pertanyaan analisis keterkaitan fungsi berdasarkan struktur organel-organel tersebut.

Pertanyaan:

1. Jelaskan secara runtut bagaimana keterkaitan struktural dan fungsional antara Nukleus, Ribosom, RE Kasar, dan Badan Golgi dalam proses pembentukan hingga pelepasan enzim pencernaan keluar sel!

2. Berdasarkan strukturnya yang memiliki dua sisi berbeda (cis dan trans), mengapa orientasi polaritas Badan Golgi sangat menentukan ketepatan arah alur transpor protein dari RE ke membran plasma?

Bagan alur berurutan 4 kotak (Nukleus -> Ribosom/REK -> Badan Golgi -> Membran Plasma) disertai uraian penjelasan keterkaitan mekanisme pada baris jawaban yang disediakan.

Kegiatan 3: Investigasi Kasus Biologis: Hubungan Kepadatan Organel dengan Spesialisasi Fungsi Sel

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja
  • Teks data kasus spesialisasi sel tubuh

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari data dua jenis sel fungsional: Sel Asinar Pankreas (penghasil enzim pencernaan dalam jumlah besar) dan Sel Hepatosit Hati (pusat metabolisme lemak dan netralisasi racun).
  2. Diskusikan dalam kelompok bagaimana struktur seluler kedua jenis sel tersebut mengadaptasi jumlah organel tertentu untuk menjalankan fungsi utamanya.
  3. Selesaikan pertanyaan analisis kasus berikut ini bersama kelompok, dilanjutkan dengan kegiatan refleksi mandiri.

Pertanyaan:

1. Sel asinar pankreas memiliki membran RE Kasar yang sangat berlipat-lipat dan Badan Golgi yang sangat melimpah, sedangkan sel hati (hepatosit) memiliki jaringan membran RE Halus yang luar biasa banyak. Kaitkan perbedaan kelimpahan struktur organel tersebut dengan perbedaan fungsi kedua sel tersebut!

2. Bila suatu sel mengalami mutasi struktural sehingga kehilangan kemampuan melipat membran krista sisterna pada Badan Golgi (menjadi kantung bulat tunggal), kaitkan dampak perubahan struktur tersebut terhadap fungsi sekresi sel!

Ruang teks perbandingan 2 kolom (Analisis Sel Pankreas vs Analisis Sel Hati) serta kolom evaluasi mutasi struktur organel pada nomor 2.

REFLEKSI

1. Setelah menelusuri hubungan struktur dan fungsi organel sel hari ini, bagian hubungan struktur-fungsi organel mana yang paling jelas kamu pahami dan mana yang masih membutuhkan pendalaman?

2. Bagaimana pemahamanmu mengenai keteraturan struktur organel (seperti pori nukleus dan polaritas Badan Golgi) menyadarkanmu tentang keteraturan proses kehidupan di tingkat seluler?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.