LKPDPertemuan 4Bab 7Fase FSemester 2

LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Mengomunikasikan secara Lisan Informasi Komponen Pakaian Seragam Sekolah Terbimbing

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Jepang kelas 11 dengan topik "Mengomunikasikan secara Lisan Informasi Komponen Pakaian Seragam Sekolah Terbimbing".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Mengomunikasikan secara Lisan Informasi Komponen Pakaian Seragam Sekolah Terbimbing

Bahasa Jepang - Kelas 11

Bab 7 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Jepang — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengomunikasikan secara Lisan Informasi Komponen Pakaian Seragam Sekolah Terbimbing

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Jepang
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengomunikasikan secara Lisan Informasi Komponen Pakaian Seragam Sekolah Terbimbing
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan informasi secara lisan tentang pakaian yang dikenakan di sekolah dalam bahasa Jepang sederhana

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan seksama.
  • Gunakan kosakata komponen pakaian seragam dan warna dalam bahasa Jepang yang telah dipelajari sebagai panduan berbicara.
  • Lakukan latihan pelafalan secara lisan dengan jelas dan percaya diri bersama teman sekelas atau kelompokmu.
  • Catat poin informasi komponen seragam pada lembar kerja sebelum mengomunikasikannya secara lisan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Latihan Terbimbing Komponen Seragam Sekolah (Koukou no Seifuku)

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu visual ilustrasi seragam sekolah
  • Daftar kosakata komponen seragam dan warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ilustrasi seragam sekolah siswa SMA Jepang dan Indonesia pada lembar kerja.
  2. Identifikasi komponen pakaian seragam: katsu (kemeja), sukaato (rok), zubon (celana panjang), nekutai (dasi), beserta warnanya: shiroi (putih), aoi (biru), kuroi (hitam), haiiro (abu-abu).
  3. Latih ujaran lisan secara mandiri lalu sampaikan secara lisan kepada teman sebangku menggunakan pola kalimat: '[Nama komponen] wa [warna] desu' atau '[Warna] no [komponen] desu'.
  4. Tuliskan informasi lisan yang diucapkan temanmu pada format tabel yang tersedia untuk konfirmasi.

Pertanyaan:

1. Secara lisan, sebutkan komponen atasan kemeja seragam sekolah beserta warnanya dalam bahasa Jepang sederhana berdasarkan model seragam yang diamati!

2. Secara lisan, sebutkan komponen bawahan seragam (rok atau celana panjang) beserta warnanya dalam bahasa Jepang sederhana!

3. Sampaikan secara lisan informasi aksesori pelengkap seragam (dasi atau ikat pinggang) beserta warnanya dalam bahasa Jepang sederhana!

Format tabel konfirmasi lisan 3 kolom: (1) Komponen Seragam, (2) Kosakata & Warna Bahasa Jepang yang Diujarkan, (3) Tanda Centang Konfirmasi Teman Sebangku.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Bertukar Informasi Lisan tentang Seragam Sekolah Berpasangan (Pea Waaku)

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu informasi seragam A dan B
  • Lembar kerja siswa berpasangan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara berpasangan (Murid A dan Murid B). Masing-masing memegang kartu profil seragam hari tertentu yang berbeda (misalnya: seragam hari Senin/Upacara dan seragam hari Rabu/Batik/Khusus).
  2. Murid A mengomunikasikan secara lisan seluruh komponen pakaian seragam pada kartunya kepada Murid B dalam bahasa Jepang sederhana.
  3. Murid B menyimak dan mencatat komponen yang diucapkan, kemudian mengonfirmasi secara lisan.
  4. Lakukan secara bergantian: Murid B mengomunikasikan informasi seragam pada kartunya, Murid A menyimak dan mengonfirmasi.

Pertanyaan:

1. Komunikasikan secara lisan rangkaian informasi seragam sekolah lengkap (atasan, bawahan, dan aksesori) milik kartu profilmu kepada pasanganmu dalam bahasa Jepang sederhana!

2. Lakukan konfirmasi lisan sederhana terhadap komponen seragam yang diucapkan pasanganmu (misalnya menanyakan atau menegaskan warna komponen)!

Format lembar catatan mitra: Tabel 4 baris (Atasan, Bawahan, Aksesori, Warna) untuk mencatat hasil penyampaian lisan teman sebelum diberi umpan balik lisan.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Presentasi Lisan Komponen Seragam Sekolah Terbimbing & Refleksi

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar checklist observasi berbicara teman sejawat

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu seragam sekolah yang biasa dikenakan (seragam putih-abu, pramuka, atau seragam khas sekolah).
  2. Secara bergiliran dalam kelompok kecil (3-4 orang), komunikasikan informasi pakaian seragam tersebut secara lisan di hadapan teman kelompok.
  3. Teman kelompok memberikan tanda centang pada lembar pengamatan berbicara sederhana.
  4. Setelah seluruh anggota berbicara lisan, selesaikan refleksi individu di bagian akhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Sampaikan secara lisan deskripsi seragam sekolah yang kamu pilih di depan teman kelompokmu menggunakan bahasa Jepang sederhana!

Format rubrik teman sejawat lisan: Checklist 3 butir (1. Komponen atasan terucap jelas, 2. Komponen bawahan terucap jelas, 3. Warna pakaian terucap jelas) dan ruang catatan refleksi.

REFLEKSI

1. Kosakata seragam dan warna apa saja yang sudah berhasil kamu komunikasikan secara lisan dalam bahasa Jepang dengan lancar hari ini?

2. Bagian mana dari penyampaian informasi seragam sekolah secara lisan yang masih membutuhkan latihan tambahan?

3. Bagaimana perasaanmu setelah mampu menjelaskan pakaian seragam sekolahmu sendiri dalam bahasa Jepang sederhana kepada teman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.