LKPDPertemuan 5Bab 6Fase FSemester 2

LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Mengomunikasikan secara Lisan Rasa Makanan Daerah Sederhana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Jepang kelas 11 dengan topik "Mengomunikasikan secara Lisan Rasa Makanan Daerah Sederhana".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Mengomunikasikan secara Lisan Rasa Makanan Daerah Sederhana

Bahasa Jepang - Kelas 11

Bab 6 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Jepang — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengomunikasikan secara Lisan Rasa Makanan Daerah Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Jepang
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengomunikasikan secara Lisan Rasa Makanan Daerah Sederhana
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan gagasan dan informasi secara lisan mengenai rasa serta kesukaan terhadap makanan daerah dalam bahasa Jepang sederhana

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Gunakan kosakata rasa (oishii, karai, amai, amakunai, nigai) dan kesukaan (suki, sukijanai/kirai) dalam bahasa Jepang sederhana.
  • Fokus utama lembar kerja ini adalah mengomunikasikan gagasan dan informasi secara lisan bersama rekan sekelas.
  • Gunakan tabel yang tersedia untuk mencatat poin informasi lisan yang kamu sampaikan maupun yang kamu dengarkan dari pasangan bicaramu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Lisan: Rasa Makanan Daerah Kita

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar kosakata rasa bahasa Jepang (oishii, karai, amai, nigai, amakunai)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara berpasangan.
  2. Pilihlah 3 makanan daerah Indonesia yang tertera pada daftar: Rawon Surabaya, Gudeg Jogja, Rendang Padang.
  3. Komunikasikan secara lisan kepada pasanganmu mengenai rasa dari masing-masing makanan daerah tersebut menggunakan pola kalimat bahasa Jepang sederhana: '[Nama makanan] wa [kata sifat rasa] desu.'
  4. Tanyakan rasa makanan tersebut kepada pasanganmu menggunakan kalimat tanya: '[Nama makanan] wa dou desuka?' atau '[Nama makanan] wa [kata sifat rasa] desuka?'
  5. Catat hasil ujaran lisan pasanganmu ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Secara lisan, sampaikan rasa dari Rawon Surabaya kepada temanmu, lalu dengarkan respons pasanganmu saat ia menyampaikan rasa Gudeg Jogja. Tuliskan ringkasan ujaran lisan yang kalian saling ucapkan.

Ruang tabel jawaban

2. Lakukan tanya jawab lisan dengan pasanganmu menggunakan kalimat tanya '[Nama makanan] wa dou desuka?' untuk Rendang Padang. Tuliskan tuturan lisan yang diucapkan.

Format tabel 3 kolom: [Nama Makanan Daerah] | [Pertanyaan Lisan yang Diucapkan] | [Informasi Rasa yang Disampaikan secara Lisan]. Baris 1: Rawon Surabaya, Baris 2: Gudeg Jogja, Baris 3: Rendang Padang.

Kegiatan 2: Wawancara Lisan Saling Silang: Kesukaan terhadap Makanan Daerah

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar catatan wawancara
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dengan pasangan baru.
  2. Komunikasikan secara lisan informasi mengenai kesukaan dan ketidaksukaanmu terhadap makanan daerah dalam bahasa Jepang sederhana.
  3. Gunakan pola kalimat: '[Nama makanan] ga suki desu' (Saya suka...), atau '[Nama makanan] wa sukijanai desu' (Saya tidak suka...).
  4. Tanyakan kesukaan temanmu secara lisan: '[Nama makanan] ga suki desuka?'
  5. Sampaikan pula alasan rasanya secara lisan: '[Kata sifat rasa] kara, suki desu' (Suka karena enak/manis/pedas).
  6. Catat informasi lisan yang dipertukarkan pada tabel wawancara.

Pertanyaan:

1. Tanyakan kepada temanmu secara lisan apakah ia menyukai Rawon Surabaya atau makanan daerah pilihannya, lalu catat tuturan lisannya beserta alasan rasanya.

2. Ungkapkan secara lisan makanan daerah khas asal daerahmu sendiri yang kamu sukai atau tidak kamu sukai beserta rasanya kepada temanmu.

Format tabel 4 kolom: [Nama Teman] | [Makanan Daerah] | [Pernyataan Suka/Tidak Suka secara Lisan] | [Pernyataan Rasa sebagai Alasan].

Kegiatan 3: Presentasi Lisan: Makanan Daerah Favoritku

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu kata kunci bicara
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, siapkan 3 kalimat lisan sederhana untuk mengomunikasikan makanan daerah pilihanmu, rasanya, dan kesukaanmu di depan kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Kerangka lisan: (1) Menyebutkan nama makanan daerah, (2) Menyebutkan rasanya, (3) Menyebutkan rasa suka/tidak suka.
  3. Secara bergiliran, sampaikan gagasan dan informasi tersebut secara lisan kepada anggota kelompok tanpa membaca teks panjang (boleh melihat kata kunci).
  4. Anggota kelompok mendengarkan dan memberikan konfirmasi lisan sederhana: 'Sou desuka' (Begitu ya) atau menanggapi kesamaan selera.
  5. Waktu ini sudah mencakup sesi refleksi pembelajaran mendalam dan penutup kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 poin kata kunci yang akan kamu komunikasikan secara lisan di depan kelompok kecil mengenai makanan daerah pilihanmu!

2. Komunikasikan secara lisan tuturan lengkapmu di hadapan kelompok. Tuliskan transkrip kalimat lisan yang telah berhasil kamu komunikasikan.

Kotak isian 2 bagian: Bagian A untuk 3 poin kata kunci persiapan lisan; Bagian B untuk transkrip kalimat bahasa Jepang sederhana yang telah dikomunikasikan secara lisan.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat mengungkapkan rasa makanan daerah dan kesukaanmu langsung dalam bahasa Jepang lisan?

2. Ungkapan rasa atau kesukaan mana yang paling lancar kamu komunikasikan secara lisan hari ini?

3. Makanan daerah Indonesia apa lagi yang ingin kamu ceritakan rasanya dalam bahasa Jepang pada kesempatan berikutnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.