LKPDPertemuan 4Bab 6Fase FSemester 2

LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Menyimpulkan Teks Multimodal Penolakan Tawaran Makanan dan Minuman

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Jepang kelas 11 dengan topik "Menyimpulkan Teks Multimodal Penolakan Tawaran Makanan dan Minuman".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Menyimpulkan Teks Multimodal Penolakan Tawaran Makanan dan Minuman

Bahasa Jepang - Kelas 11

Bab 6 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Jepang — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menyimpulkan Teks Multimodal Penolakan Tawaran Makanan dan Minuman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Jepang
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenyimpulkan Teks Multimodal Penolakan Tawaran Makanan dan Minuman
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyimpulkan teks multimodal tentang gagasan dan informasi penerimaan atau penolakan tawaran makanan dan minuman dalam bahasa Jepang sederhana

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dan amati teks multimodal (audio percakapan serta ilustrasi visual) dengan saksama.
  • Fokuslah pada ungkapan penawaran, respons penerimaan (seperti 'Hai, onegaishimasu / Ja, ... onegaishimasu'), dan penolakan halus (seperti '... wa chotto...').
  • Tuliskan kesimpulan informasi dan gagasan utama sesuai format yang disediakan pada lembar kerja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyimpulkan Respons Tawaran pada Ilustrasi Bersuara (Konteks Kantin)

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Pemutar audio / rekaman suara guru
  • Lembar gambar ilustrasi situasi kantin
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan rekaman audio singkat dari Guru sambil mengamati 3 gambar situasi di kantin sekolah.
  2. Situasi 1: Ilustrasi A menawarkan semangkuk ramen, B mengangguk tersenyum; Audio: A: 'Ramen, tabemasuka?' - B: 'Ja, ramen onegaishimasu.'
  3. Situasi 2: Ilustrasi A menawarkan segelas kopi, B melambaikan tangan ragu sambil tersenyum canggung; Audio: A: 'Koohii, nomimasuka?' - B: 'Koohii wa chotto...'
  4. Situasi 3: Ilustrasi A menyodorkan sepiring seblak pedas, B memegang perut sambil tersenyum sopan; Audio: A: 'Sebburakku, tabemasuka?' - B: 'Sebburakku wa chotto...'
  5. Tentukan menu yang ditawarkan dan simpulkan apakah lawan bicara menerima atau menolak tawaran tersebut berdasarkan teks multimodal yang disimak.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Situasi 1, sebutkan menu yang ditawarkan serta simpulkan keputusan lawan bicara (menerima atau menolak) beserta bukti ungkapan yang didengar!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan Situasi 2, sebutkan menu yang ditawarkan serta simpulkan keputusan lawan bicara (menerima atau menolak) beserta bukti ungkapan yang didengar!

Ruang tabel jawaban

3. Berdasarkan Situasi 3, sebutkan menu yang ditawarkan serta simpulkan keputusan lawan bicara (menerima atau menolak) beserta alasan gestur visual yang tampak!

Isi pada tabel 4 kolom: [Nomor Situasi | Nama Makanan/Minuman | Kesimpulan Sikap (Menerima/Menolak) | Bukti Ungkapan Lisan / Petunjuk Visual].

Kegiatan 2: Menyimpulkan Informasi Percakapan Multimodal Berantai

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Audio/video multimodal percakapan berantai
  • Buku catatan / LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simak tayangan video animasi pendek/audio percakapan berantai yang menampilkan 3 tokoh (Ken, Siti, dan Budi) saat jam istirahat.
  2. Percakapan memuat dialog: Ken menawarkan teh hijau (Ocha) kepada Siti dan Siti menjawab 'Hai, onegaishimasu'. Kemudian Budi menawarkan rawon pedas (Karai rawon) kepada Ken, lalu Ken menolak dengan 'Karai rawon wa chotto...'. Terakhir Ken menawarkan jus jeruk (Orenji juusu) kepada Budi dan Budi menjawab 'Ja, orenji juusu onegaishimasu'.
  3. Diskusikan bersama teman sebangkumu untuk menyimpulkan menu akhir yang disepakati untuk dinikmati oleh masing-masing tokoh.

Pertanyaan:

1. Simpulkan hasil akhir tawaran minuman teh hijau (Ocha) kepada Siti! Apakah ia menerima atau menolak?

2. Simpulkan hasil akhir tawaran rawon pedas (Karai rawon) dari Budi kepada Ken! Mengapa dapat disimpulkan demikian?

3. Simpulkan seluruh makanan/minuman yang akhirnya benar-benar diminum atau dimakan oleh ketiga tokoh tersebut ke dalam daftar ringkasan!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan dalam format daftar kesimpulan: [Nama Tokoh | Menu yang Diterima | Menu yang Ditolak | Ringkasan Kesimpulan Status].

Kegiatan 3: Menyimpulkan Esensi Budaya Kesantunan dalam Penolakan Tawaran

Estimasi: 50 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Transkrip visual multimodal

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simak kembali penggalan teks lisan multimodal penolakan tawaran: 'Sebburakku wa chotto...'.
  2. Amati perpaduan jeda intonasi bicara yang menggantung, ekspresi wajah, dan ketiadaan kata penolakan langsung (seperti kata 'Iie' yang bermakna 'tidak').
  3. Buatlah kesimpulan mengenai gagasan utama di balik penggunaan pola ungkapan '... wa chotto...' dalam budaya komunikasi Jepang saat menolak tawaran makanan/minuman.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah cara penutur bahasa Jepang menyampaikan penolakan terhadap tawaran makanan atau minuman berdasarkan teks multimodal yang disimak?

2. Simpulkan gagasan dan fungsi kesantunan dari penggunaan ungkapan penolakan tersebut dalam interaksi sehari-hari!

Tuliskan uraian kesimpulan gagasan pada kolom reflektif yang memuat: 1) Pola penolakan yang digunakan, 2) Kesimpulan makna tersirat.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu mengenali bahwa seseorang sedang menolak tawaran makanan/minuman dalam bahasa Jepang meskipun ia tidak mengucapkan kata 'tidak'?

2. Mengapa intonasi suara dan ekspresi wajah sangat menentukan kesimpulan kita saat menyimak penolakan tawaran makanan/minuman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.