LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Menyimpulkan Informasi Lisan tentang Tingkatan dan Frekuensi Rasa Makanan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Jepang kelas 11 dengan topik "Menyimpulkan Informasi Lisan tentang Tingkatan dan Frekuensi Rasa Makanan".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Menyimpulkan Informasi Lisan tentang Tingkatan dan Frekuensi Rasa Makanan
Bahasa Jepang - Kelas 11
Bab 6 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Jepang — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menyimpulkan Informasi Lisan tentang Tingkatan dan Frekuensi Rasa Makanan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyimpulkan Cita Rasa Makanan dan Minuman dari Dialog SingkatEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan Audio 1 (Deo: Rawon wa dou desuka? / Ita: Karai desu), simpulkan apa makanan yang dibicarakan dan bagaimana rasanya menurut penutur! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan Audio 2 (Ita: Koohii wa? / Sugi: Totemo nigai desu. Kore wa Amerikano koohii desu), simpulkan minuman yang dibicarakan serta tingkatan rasa yang dialami penutur! Ruang tabel jawaban 3. Berdasarkan Audio 3 (Sugi: Nanno juusu desuka? / Sachi: Suika juusu desu. / Sugi: Amai desuka? / Sachi: Iie, amakunai desu), simpulkan jenis jus dan rasa sebenarnya dari jus tersebut! Ruang tabel jawaban 4. Berdasarkan Audio 4 (Sachi: Nasi goreng wa oishii desuka? / Deo: Hai, oishii desu. / Sachi: Nanno nasi goreng desuka? / Deo: Ahiru nasi goreng desu), simpulkan menu nasi goreng yang dinikmati dan bagaimana penilaian rasanya! Ruang tabel jawaban Tuliskan hasil simakan pada tabel 4 baris dengan kolom: (1) Nomor Audio, (2) Nama Makanan/Minuman, (3) Kata Kunci Rasa yang Didengar, (4) Kesimpulan Rasa. Kegiatan 2: Menyimpulkan Perbandingan Tingkat Rasa dari Informasi Lisan MultitokohEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan dialog yang disimak (Ken: 'Kono Ramen A wa totemo karai desu. Demo, Ramen B wa amari karakunai desu'), simpulkan perbedaan tingkat kepedasan antara Ramen A dan Ramen B! 2. Berdasarkan dialog yang disimak (Mayumi: 'Ocha wa nigai desuka?' / Budi: 'Iie, zenzen nigakunai desu. Totemo oishii desu'), simpulkan rasa teh hijau yang diminum Budi! 3. Berdasarkan keseluruhan percakapan, simpulkan makanan/minuman mana yang dinilai paling ekstrem/kuat rasanya oleh penutur beserta bukti kata yang didengar! Tuliskan uraian kesimpulan pada lembar bergaris yang memuat kolom pertanyaan, kata penanda tingkatan rasa yang didengar, dan rumusan kesimpulan akhir. Kegiatan 3: Menyimpulkan Rangkuman Preferensi Rasa dari Wawancara LisanEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Simpulkan kecenderungan rasa makanan yang disukai Riko berdasarkan frekuensi dan rasa yang ia sebutkan secara lisan! 2. Simpulkan kebiasaan rasa minuman Aris serta bagaimana ia menilai rasa kopi yang sering diminumnya! 3. Bandingkan kesimpulan profil rasa kedua tokoh: siapa yang menyukai rasa kuat/tajam dan siapa yang menyukai rasa pahit-sedang? Tuliskan hasil diskusi kesimpulan profil rasa kedua tokoh dalam format bagan rangkuman dua kolom (Profil Riko vs Profil Aris) beserta kalimat kesimpulan umum. REFLEKSI1. Kata penanda rasa dan tingkatan rasa apa saja dalam bahasa Jepang (misal: totemo, amari, sukoshi) yang paling membantumu saat menyimpulkan isi simakan tadi? 2. Bagian mana dari rekaman lisan yang paling menantang untuk disimpulkan maknanya: intonasi penutur, perubahan bentuk kata sifat (seperti amakunai), atau kosakata makanannya? 3. Bagaimana kemampuan menyimpulkan rasa makanan secara lisan ini membantumu jika suatu saat mendengarkan rekomendasi makanan dari orang Jepang? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.