LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Menyimpulkan Perbandingan Sebutan Anggota Keluarga Sendiri dan Orang Lain dari Informasi Lisan Percakapan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Jepang kelas 11 dengan topik "Menyimpulkan Perbandingan Sebutan Anggota Keluarga Sendiri dan Orang Lain dari Informasi Lisan Percakapan".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Menyimpulkan Perbandingan Sebutan Anggota Keluarga Sendiri dan Orang Lain dari Informasi Lisan Percakapan
Bahasa Jepang - Kelas 11
Bab 4 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Jepang — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menyimpulkan Perbandingan Sebutan Anggota Keluarga Sendiri dan Orang Lain dari Informasi Lisan Percakapan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyimak dan Mengidentifikasi Pasangan Sebutan KeluargaEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan tuturan lisan Audio 1 (memuat sebutan: chichi, otousan, haha, okaasan, ani, oniisan, ane, oneesan, otouto, otoutosan, imouto, imoutosan), simpulkan pasangan sebutan yang tepat antara sebutan anggota keluarga sendiri dan sebutan anggota keluarga orang lain ke dalam tabel! Ruang tabel jawaban Tabel 4 kolom (Nomor, Peran Keluarga, Sebutan Keluarga Sendiri, Sebutan Keluarga Orang Lain) dengan 6 baris data: Ayah, Ibu, Kakak Laki-laki, Kakak Perempuan, Adik Laki-laki, Adik Perempuan. Kegiatan 2: Menyimpulkan Status Kepemilikan Keluarga dari Percakapan LisanEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pada percakapan 1, penutur A berkata: 'Kore wa chichi desu.' Berdasarkan sebutan yang didengar, simpulkan sosok yang dibicarakan adalah anggota keluarga siapa (sendiri / orang lain) dan sebutkan alasannya! 2. Pada percakapan 2, penutur B menunjuk foto dan bertanya: 'Ujang-san no okaasan desu ka?' Simpulkan sosok yang dibicarakan adalah anggota keluarga siapa (sendiri / orang lain) dan sebutkan alasannya! 3. Pada percakapan 3, penutur A berkata: 'Ani to ane ga imasu.' Berdasarkan informasi lisan tersebut, simpulkan siapa saja anggota keluarga penutur yang dimaksud! Kolom isian singkat terstruktur: (1) Status keluarga (Keluarga Sendiri / Keluarga Orang Lain), (2) Alasan simpulan berdasarkan sebutan yang didengar. Kegiatan 3: Menyimpulkan Informasi Lisan Percakapan Perbandingan KeluargaEstimasi: 55 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Simpulkan isi percakapan lisan Kenji dan Dewi dengan mengisi tabel perbandingan berikut: (a) Sebutan anggota keluarga yang digunakan Kenji saat menceritakan keluarganya sendiri, (b) Sebutan anggota keluarga yang digunakan Kenji saat menanyakan keluarga Dewi, dan (c) Sebutan anggota keluarga yang digunakan Dewi saat menceritakan keluarganya sendiri! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan seluruh informasi lisan yang disimak dari awal hingga akhir, simpulkan prinsip utama perbedaan penggunaan sebutan anggota keluarga sendiri dan sebutan anggota keluarga orang lain dalam masyarakat Jepang! 1) Tabel perbandingan 3 kolom (Tokoh & Konteks Tuturan, Sebutan yang Didengar, Makna Anggota Keluarga); 2) Kotak uraian kesimpulan prinsip komunikasi lisan (4-5 baris). REFLEKSI1. Bagian mana dari informasi lisan tadi yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu simpulkan perbedaannya? 2. Bagaimana caramu membedakan secara cepat apakah penutur sedang membicarakan keluarganya sendiri atau keluarga lawan bicara saat mendengarkan percakapan bahasa Jepang? 3. Nilai kesantunan apa yang dapat kamu maknai dari cara orang Jepang membedakan sebutan keluarga sendiri dan keluarga orang lain? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.