LKPDPertemuan 3Bab 3Fase FSemester 1

LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Mengomunikasikan secara Lisan Informasi Nama dan Daerah Asal Diri Sendiri

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Jepang kelas 11 dengan topik "Mengomunikasikan secara Lisan Informasi Nama dan Daerah Asal Diri Sendiri".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Mengomunikasikan secara Lisan Informasi Nama dan Daerah Asal Diri Sendiri

Bahasa Jepang - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Jepang — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengomunikasikan secara Lisan Informasi Nama dan Daerah Asal Diri Sendiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Jepang
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengomunikasikan secara Lisan Informasi Nama dan Daerah Asal Diri Sendiri
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan informasi secara lisan mengenai nama, daerah asal, sekolah, dan kelas dalam bahasa Jepang sederhana

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi aktivitas perkenalan lisan dengan saksama.
  • Gunakan pola kalimat bahasa Jepang yang telah dipelajari untuk mengomunikasikan identitas diri (nama, daerah asal, sekolah, dan jenjang kelas).
  • Lakukan komunikasi lisan secara bergantian dan saling menyimak dengan sungguh-sungguh bersama rekan belajarmu.
  • Isilah lembar konfirmasi informasi lisan berdasarkan apa yang kamu komunikasikan dan dengarkan secara langsung.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Eksplorasi Pelafalan Identitas Diri (Nama, Asal, Sekolah, Kelas)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Bahasa Jepang Yatto Dekita Kelas XI
  • Kartu profil data diri

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati 4 butir informasi identitas diri pada kartu profil simulasi yang disediakan.
  2. Ucapkan secara lisan kalimat perkenalan bahasa Jepang untuk menyatakan nama, asal kota, nama sekolah, dan jenjang kelas berdasarkan profil simulasi tersebut.
  3. Lengkapi panduan ujaran lisan pada kolom yang tersedia untuk memastikan kelengkapan informasi lisanmu sebelum dipraktikkan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data profil simulasi (Nama: Kenji, Asal: Surabaya, Sekolah: SMA 35 Surabaya / Surabaya daisanjuugo koukou, Kelas: 11 / Ninensei), komunikasikan secara lisan identitas tersebut secara runtut menggunakan pola: [Nama] desu, [Asal] kara kimashita, [Sekolah] desu, [Kelas] desu!

2. Susunlah draf ujaran lisan identitas pribadimu sendiri (nama, daerah asal, nama sekolahmu saat ini, dan jenjang kelas 11) ke dalam pola kalimat bahasa Jepang sederhana, lalu komunikasikan secara mandiri dengan suara jelas!

Format ruang jawaban berupa isian teks draf kalimat lisan identitas diri: 1) Draf ujaran simulasi Kenji (Nama, Asal, Sekolah, Kelas). 2) Draf ujaran data pribadi murid (Nama, Asal, Sekolah, Kelas).

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Latihan Lisan Berpasangan (Tanya-Jawab Identitas Diri)

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid (Tabel Konfirmasi Informasi Lisan)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara berpasangan (Murid A dan Murid B).
  2. Lakukan pertukaran informasi secara lisan menggunakan pertanyaan penuntun: 'Onamae wa nan desuka?' / 'Onamae wa?', 'Dochira kara kimashitaka?' / 'Doko kara kimashitaka?', 'Gakkou wa nan desuka?' / 'Gakkou wa doko desuka?', dan 'Nannensei desuka?'.
  3. Jawablah pertanyaan pasanganmu secara lisan dengan mengomunikasikan identitas dirimu secara lengkap.
  4. Catatlah data lisan yang disampaikan oleh teman pasanganmu ke dalam tabel konfirmasi informasi lisan.

Pertanyaan:

1. Lakukan tanya jawab lisan dengan pasanganmu. Tanyakan dan komunikasikan jawaban lisan mengenai nama dan daerah asal secara bergantian! Tuliskan hasil informasi lisan yang kamu dengar dari temanmu.

2. Lanjutkan tanya jawab lisan mengenai nama sekolah dan jenjang kelas. Komunikasikan jawaban lisan secara tepat sesuai identitas masing-masing!

Tabel konfirmasi informasi lisan teman (4 kolom): [Nama Teman] | [Daerah Asal] | [Nama Sekolah] | [Tingkat/Jenjang Kelas].

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Praktik Mandiri Mengomunikasikan Identitas Diri (Jikoshoukai Lisan)

Estimasi: 55 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar instrumen checklist lisan teman sebaya

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dalam kelompok kecil (3-4 orang) atau tampil di depan kelas/guru.
  2. Komunikasikan secara lisan perkenalan identitas diri lengkap secara mandiri tanpa membaca teks, mencakup: salam pembuka (Hajimemashite), nama, daerah asal, asal sekolah, jenjang kelas, dan salam penutup (Douzo yoroshiku onegaishimasu).
  3. Setiap anggota kelompok mendengarkan dan mengisi lembar checklist penyampaian lisan anggota lainnya.
  4. Lakukan refleksi pembelajaran dan penutupan kegiatan bersama guru.

Pertanyaan:

1. Sampaikan secara lisan perkenalan diri lengkapmu di hadapan teman kelompokmu dalam bahasa Jepang sederhana yang mencakup nama, daerah asal, sekolah, dan kelas!

2. Periksa dan berikan tanda centang pada tabel ketercapaian informasi lisan untuk setiap teman yang telah mengomunikasikan identitas dirinya!

Ruang tabel jawaban

Format tabel checklist performa lisan (6 kolom): [Nama Teman] | [Penyebutan Nama (Ya/Tidak)] | [Penyebutan Asal (Ya/Tidak)] | [Penyebutan Sekolah (Ya/Tidak)] | [Penyebutan Kelas (Ya/Tidak)] | [Catatan Kelengkapan].

REFLEKSI

1. Apakah kamu sudah dapat mengomunikasikan nama, daerah asal, sekolah, dan jenjang kelasmu dalam bahasa Jepang sederhana tanpa ragu?

2. Informasi identitas mana yang menurutmu paling mudah diucapkan dan mana yang paling menantang untuk dikomunikasikan secara lisan?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil memperkenalkan asal daerah dan identitas sekolahmu kepada teman menggunakan bahasa Jepang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.