LKPDPertemuan 3Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Mengomunikasikan Ungkapan Permohonan Izin dan Bantuan secara Lisan Mandiri (~ii desuka)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Jepang kelas 11 dengan topik "Mengomunikasikan Ungkapan Permohonan Izin dan Bantuan secara Lisan Mandiri (~ii desuka)".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Jepang Kelas 11: Mengomunikasikan Ungkapan Permohonan Izin dan Bantuan secara Lisan Mandiri (~ii desuka)

Bahasa Jepang - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Jepang — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengomunikasikan Ungkapan Permohonan Izin dan Bantuan secara Lisan Mandiri (~ii desuka)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Jepang
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengomunikasikan Ungkapan Permohonan Izin dan Bantuan secara Lisan Mandiri (~ii desuka)
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengomunikasikan gagasan dan informasi secara lisan untuk meminta izin atau bantuan kebutuhan pribadi dalam bahasa Jepang sederhana

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan saksama.
  • Gunakan pola ungkapan permohonan izin atau bantuan sederhana berbasis pola '~ii desuka' dalam setiap praktik lisan.
  • Lakukan komunikasi lisan secara bergantian dan mandiri bersama rekan atau di depan kelas sesuai panduan guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi dan Uji Ucap Lisan Kebutuhan Pribadi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kebutuhan pribadi berikut: (a) meminjam penghapus (keshigomu), (b) izin ke toilet (toire), (c) meminta izin meminum air (mizu).
  2. Susunlah ungkapan lisan untuk meminta izin atau bantuan atas kebutuhan tersebut menggunakan pola ungkapan yang tepat (~ii desuka).
  3. Lakukan pelafalan dan komunikasi lisan secara berpasangan untuk menyampaikan maksud kebutuhan tersebut secara tepat.

Pertanyaan:

1. Komunikasikan secara lisan ungkapan permohonan izin ke toilet saat berada di kelas dalam bahasa Jepang sederhana!

2. Komunikasikan secara lisan ungkapan permohonan bantuan/izin untuk meminjam penghapus kepada teman dalam bahasa Jepang sederhana!

3. Komunikasikan secara lisan ungkapan permohonan izin meminum air saat pembelajaran berlangsung dalam bahasa Jepang sederhana!

Tuliskan draf teks lisan yang akan diucapkan pada lembar catatan (format 2 kolom: Kebutuhan Pribadi | Kalimat Lisan yang Diujikan), lalu praktikkan secara lisan langsung di hadapan pasangan belajar.

Kegiatan 2: Simulasi Berpasangan Mengomunikasikan Izin dan Bantuan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu situasi kebutuhan pribadi
  • Lembar checklist observasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah berpasangan (Siswa A dan Siswa B).
  2. Pilih secara acak 2 kartu situasi kebutuhan pribadi yang disediakan (Situasi 1: Meminjam kamus/jisho; Situasi 2: Membuka jendela/mado karena gerah; Situasi 3: Meminjam pulpen/pen).
  3. Siswa A mengomunikasikan gagasan meminta izin atau bantuan secara lisan kepada Siswa B, dan Siswa B memberikan respon penerimaan lisan sederhana (misal: 'Ii desu yo, douzo'). Lakukan bergantian untuk situasi berikutnya.

Pertanyaan:

1. Komunikasikan secara lisan gagasan meminta izin atau bantuan sesuai kartu situasi 1 (meminjam kamus) kepada rekan belajarmu!

2. Komunikasikan secara lisan gagasan meminta izin sesuai kartu situasi 2 (membuka jendela) kepada rekan belajarmu!

Gunakan tabel checklist observasi lisan teman sejawat (Format 3 kolom: Situasi | Kalimat Lisan yang Disampaikan Pasangan | Ketercapaian Komunikasi [Tercapai/Belum]).

Kegiatan 3: Unjuk Komunikasi Lisan Mandiri di Depan Kelas dan Refleksi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar rubrik penilaian lisan guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil satu skenario kebutuhan pribadi yang ditentukan guru secara spontan (misal: izin membuang sampah, meminjam penggaris, atau izin mengisi ulang botol minum).
  2. Komunikasikan secara lisan permohonan izin atau bantuan tersebut secara mandiri dan langsung kepada guru.
  3. Setelah giliran unjuk lisan selesai, laksanakan refleksi pembelajaran pada akhir sesi.

Pertanyaan:

1. Sampaikan secara lisan kepada guru permohonan izin untuk mengisi ulang air minum (mizu) atau membuang sampah (gomi) sesuai skenario yang kamu dapatkan!

Penyampaian lisan langsung kepada guru. Guru mencatat ketercapaian pada rubrik penilaian lisan (Skala ketercapaian: Sangat Baik / Cukup / Perlu Bimbingan berdasarkan ketepatan pola komunikasi permohonan izin).

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah mampu menyampaikan permohonan izin kebutuhan pribadi secara lisan dalam bahasa Jepang?

2. Situasi nyata apa di lingkungan sekolah yang paling sering membutuhkan ungkapan '~ii desuka' ini untuk kamu gunakan?

3. Langkah apa yang akan kamu lakukan agar semakin lancar mengomunikasikan izin atau bantuan secara lisan tanpa rasa ragu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.