LKPDPertemuan 3Bab 6Fase CSemester 2

LKPD Bahasa Inggris Kelas 5: Menemukan Gagasan Utama dari Teks Pendek Cerita The Boy Who Cried Wolf

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Inggris kelas 5 dengan topik "Menemukan Gagasan Utama dari Teks Pendek Cerita The Boy Who Cried Wolf".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Inggris Kelas 5: Menemukan Gagasan Utama dari Teks Pendek Cerita The Boy Who Cried Wolf

Bahasa Inggris - Kelas 5

Bab 6 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Inggris — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menemukan Gagasan Utama dari Teks Pendek Cerita The Boy Who Cried Wolf

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase Fase C / Kelas 5
TopikMenemukan Gagasan Utama dari Teks Pendek Cerita The Boy Who Cried Wolf
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menemukan gagasan utama dan informasi rinci dari beragam teks pendek cerita The Boy Who Cried Wolf

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Tuliskan nama lengkap dan nomor presensimu pada lembar LKPD.
  • Bacalah teks cerita pendek 'The Boy Who Cried Wolf' dengan saksama dan teliti.
  • Kerjakan setiap aktivitas sesuai langkah kerja yang tertulis.
  • Diskusikan dengan teman kelompokmu jika diarahkan, lalu periksa kembali hasil kerjamu sebelum diserahkan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1: Menemukan Informasi Rinci dari Teks Cerita

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks pendek 'The Boy Who Cried Wolf'
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kembali teks pendek cerita 'The Boy Who Cried Wolf' berikut: 'Once upon a time, there was a shepherd boy named Tomi. He looked after his sheep on the hill. The boy loved to have fun. He sometimes played pranks. One day, the boy shouted, "Wolves! Wolves! The wolves are coming to eat my sheep." The villagers ran to the hill to help him. However, there was no wolf. The boy laughed happily. The next day, the boy did the same prank and the villagers ran to the hill again. The villagers became disappointed. Two days later, real wolves came. The boy shouted for help, but this time the villagers did not come.'
  2. Temukan informasi rinci (tokoh, latar, tindakan tokoh, dan alasan peristiwa) langsung dari teks bacaan di atas untuk menjawab butir pertanyaan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks bacaan, siapakah nama anak gembala tersebut dan di manakah ia menjaga domba-dombanya?

2. Berdasarkan teks, mengapa penduduk desa (villagers) tidak datang menolong saat serigala yang sebenarnya datang?

Tuliskan jawaban langsung pada garis bergaris di bawah masing-masing nomor soal berupa kalimat singkat berbahasa Indonesia atau Inggris yang jelas.

Kegiatan 2: Kegiatan 2: Menemukan Gagasan Utama Cerita (Main Idea Detective)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks bacaan 'The Boy Who Cried Wolf'
  • Lembar kerja tabel gagasan utama

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Cermati pilihan kalimat gagasan utama yang tersedia pada tabel.
  3. Bandingkan setiap pilihan dengan keseluruhan isi cerita 'The Boy Who Cried Wolf'.
  4. Pilihlah SATU gagasan utama yang paling mencerminkan isi cerita secara keseluruhan dengan memberi tanda centang (V), lalu temukan satu kalimat pendukung dari teks yang membuktikannya.

Pertanyaan:

1. Berikan tanda centang (V) pada satu pernyataan yang merupakan gagasan utama (main idea) dari cerita 'The Boy Who Cried Wolf':
[ ] A. Penduduk desa sangat suka berlari ke bukit setiap hari.
[ ] B. Anak gembala yang suka berbohong akhirnya tidak dipercaya lagi saat serigala sungguhan datang.
[ ] C. Serigala bukit suka memakan domba di siang hari.

Ruang tabel jawaban

2. Temukan dan tuliskan satu kalimat bukti dari teks yang menunjukkan akibat dari perbuatan bohong Tomi sehingga gagasan utama tersebut terbukti!

Beri tanda centang pada kotak pilihan di tabel yang tersedia, kemudian tuliskan kutipan kalimat bukti dari teks pada kolom isian di bawah tabel.

Kegiatan 3: Kegiatan 3: Mengelompokkan Gagasan Utama dan Informasi Rinci serta Refleksi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Daftar pernyataan cerita
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah empat pernyataan acak mengenai cerita 'The Boy Who Cried Wolf' berikut: (1) Tomi berteriak membohongi warga sebanyak dua kali; (2) Jangan berbohong karena orang tidak akan mempercayai pembohong meski ia berkata jujur; (3) Warga desa berlari membawa bantuan menuju bukit; (4) Seekor serigala sungguhan datang memakan domba.
  2. Temukan dan kelompokkan mana pernyataan yang merupakan 'Gagasan Utama (Main Idea)' dan mana yang merupakan 'Informasi Rinci (Supporting Details)'.
  3. Tuliskan nomor-nomor pernyataan tersebut ke dalam kolom tabel klasifikasi yang sesuai.
  4. Selesaikan pertanyaan refleksi mandiri di akhir kegiatan.

Pertanyaan:

1. Kelompokkan keempat pernyataan nomor (1), (2), (3), dan (4) ke dalam kategori yang tepat pada tabel:

  • Gagasan Utama (Main Idea): nomor berapa?
  • Informasi Rinci (Supporting Details): nomor berapa saja?
Ruang tabel jawaban

Isikan nomor dan ringkasan pernyataan ke dalam tabel dua kolom: Kolom 1 berjudul 'Gagasan Utama (Main Idea)' dan Kolom 2 berjudul 'Informasi Rinci (Supporting Details)'.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu membedakan antara gagasan utama (hal terpenting dari seluruh cerita) dengan informasi rinci pada teks 'The Boy Who Cried Wolf'?

2. Bagian mana dari cerita Tomi si anak gembala yang paling mudah kamu temukan informasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.