LKPDPertemuan 4Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Bahasa Inggris Kelas 12: Mempertahankan Argumen Lisan Menggunakan Bahasa Inggris dalam Diskusi Berpasangan Isu E-Money

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Inggris kelas 12 dengan topik "Mempertahankan Argumen Lisan Menggunakan Bahasa Inggris dalam Diskusi Berpasangan Isu E-Money".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Inggris Kelas 12: Mempertahankan Argumen Lisan Menggunakan Bahasa Inggris dalam Diskusi Berpasangan Isu E-Money

Bahasa Inggris - Kelas 12

Bab 2 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Inggris — Kelas 12 (Fase F)

Topik: Mempertahankan Argumen Lisan Menggunakan Bahasa Inggris dalam Diskusi Berpasangan Isu E-Money

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase F / Kelas 12
TopikMempertahankan Argumen Lisan Menggunakan Bahasa Inggris dalam Diskusi Berpasangan Isu E-Money
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu terkini penggunaan uang elektronik (e-money)

PETUNJUK UMUM

  • Bekerjalah secara berpasangan (Partner A dan Partner B) untuk saling bertukar dan mempertahankan argumen lisan dalam bahasa Inggris mengenai isu penggunaan uang elektronik (e-money).
  • Gunakan frasa bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat (misalnya: 'In my opinion...', 'From my point of view...', 'I strongly believe that...') dan mempertahankan argumen saat ditanggapi (misalnya: 'I see your point, but...', 'That might be true, however...', 'I understand your concern, but we must consider that...').
  • Isi lembar kerja ini sebagai panduan dan rekaman poin argumen yang kalian gunakan saat berdiskusi lisan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Building Stance & Arguments on E-Money Issues

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja/buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu dari dua mosi isu e-money terkini berikut bersama pasanganmu: (Mosi 1: 'Using e-money encourages excessive and impulsive spending among teenagers' ATAU Mosi 2: 'A fully cashless society is safer than using physical cash').
  2. Tentukan peran berlawanan: satu murid mengambil posisi Pro (Setuju) dan satu murid mengambil posisi Contra (Tidak Setuju).
  3. Rumuskan secara ringkas pendapat utamamu dan siapkan 2 poin argumen pendukung lisan dalam bahasa Inggris pada tabel yang tersedia sebelum sesi diskusi dimulai.

Pertanyaan:

1. State your chosen motion, your stance (Pro or Contra), and write your main opinion in English using an appropriate opinion-giving expression.

2. Formulate 2 supporting points in English that you will use to defend your opinion orally during the upcoming discussion.

Tuliskan jawaban pada format tabel 2 baris: Baris 1 berisi mosi, posisi (Pro/Contra), dan 1 kalimat 'Stated Opinion'; Baris 2 berisi 'Argument Point 1' dan 'Argument Point 2'.

Kegiatan 2: Paired Discussion: Expressing Opinion and Defending Arguments

Estimasi: 55 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Timer/stopwatch (bisa menggunakan ponsel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan diskusi lisan berpasangan secara aktif menggunakan bahasa Inggris penuh selama 5-7 menit per putaran.
  2. Putaran 1: Partner A menyampaikan pendapatnya, Partner B memberikan sanggahan/tanggapan kritis lisan, dan Partner A mempertahankan argumennya dengan penjelasan pendukung.
  3. Putaran 2: Berganti peran secara penuh untuk topik/posisi pasangan.
  4. Catat poin sanggahan pasangan yang kamu dengar dan kalimat bahasa Inggris yang kamu ucapkan saat mempertahankan argumenmu pada lembar kegiatan.

Pertanyaan:

1. During the oral exchange, what counter-argument did your partner say to challenge your stance?

2. How did you orally defend your argument against your partner's challenge? Write the exact spoken defense sentence you used in English.

Format isian dialog reflektif: Kolom 1 'Partner's Counter-Argument' (1-2 kalimat), Kolom 2 'My Defense Response' (1-2 kalimat lisan yang diucapkan).

Kegiatan 3: Peer Observation and Argument Verification

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar checklist observasi teman sebaya

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Evaluasi efektivitas penggunaan bahasa Inggris pasanganmu saat mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen lisan tadi.
  2. Centang daftar periksa pengamatan (Peer Observation Checklist) berdasarkan performa berbicara pasanganmu.
  3. Tuliskan 1 kalimat umpan balik lisan dalam bahasa Inggris tentang seberapa meyakinkan pasanganmu mempertahankan argumennya.

Pertanyaan:

1. Complete the oral argument checklist for your partner by marking Yes or No: (a) Partner clearly expressed an initial opinion on e-money using an opinion phrase? (b) Partner used supporting reasons when challenged? (c) Partner maintained their stance using appropriate defense phrases (e.g., 'however', 'even so', 'I understand, but...')?

Ruang tabel jawaban

2. Write a 1-2 sentence feedback in English for your partner regarding how effectively they defended their argument about e-money.

Tabel checklist 3 butir (Kriteria, Pilihan Yes/No, Bukti Frasa/Argumen yang Diucapkan) dan kotak uraian 2 baris untuk umpan balik.

REFLEKSI

1. Ungkapan bahasa Inggris apa yang paling membantumu saat harus mempertahankan argumen ketika pendapatmu dibantah oleh teman?

2. Apa tantangan utama yang kamu hadapi saat harus merespons dan mempertahankan argumen secara spontan dalam bahasa Inggris?

3. Setelah berdiskusi dua arah mengenai isu e-money, apakah cara pandangmu terhadap penggunaan uang elektronik berubah atau semakin mantap? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.