LKPDPertemuan 2Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Bahasa Inggris Kelas 11: Mengungkapkan Pendapat dan Mempertahankan Argumen Lisan tentang Peran Generasi Muda dalam Menangani Isu Sampah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Inggris kelas 11 dengan topik "Mengungkapkan Pendapat dan Mempertahankan Argumen Lisan tentang Peran Generasi Muda dalam Menangani Isu Sampah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Inggris Kelas 11: Mengungkapkan Pendapat dan Mempertahankan Argumen Lisan tentang Peran Generasi Muda dalam Menangani Isu Sampah

Bahasa Inggris - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Inggris — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengungkapkan Pendapat dan Mempertahankan Argumen Lisan tentang Peran Generasi Muda dalam Menangani Isu Sampah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengungkapkan Pendapat dan Mempertahankan Argumen Lisan tentang Peran Generasi Muda dalam Menangani Isu Sampah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 45 menit = 135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang peran generasi muda dalam menangani isu sampah

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan saksama.
  • Gunakan bahasa Inggris secara aktif dalam setiap sesi lisan, baik saat berdiskusi berpasangan maupun dalam simulasi kelompok.
  • Manfaatkan frasa-frasa penyampai opini (expressing opinion) dan pembelaan argumen (defending argument) yang telah dipelajari.
  • Kerjakan tugas secara kolaboratif, saling menghargai pendapat, dan dengarkan teman bicaramu dengan penuh perhatian.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Building Stance: Stating Opinions on Youth's Role in Waste Management

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Daftar frasa pembuka opini (misal: 'In my opinion', 'From my perspective', 'I strongly believe that')

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara berpasangan.
  2. Cermati dua isu kontekstual mengenai timbulan sampah dan aksi generasi muda berikut:
  3. Isu A: Pemanfaatan media sosial oleh remaja untuk kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakai.
  4. Isu B: Kewajiban pemilahan sampah organik dan anorganik yang dipimpin oleh organisasi siswa di lingkungan sekolah.
  5. Secara bergiliran, gunakan bahasa Inggris untuk menyatakan pendapatmu (stating opinion) beserta satu alasan pendukung terhadap masing-masing isu tersebut.
  6. Tuliskan poin ungkapan pendapat dan alasan lisan yang kamu dan pasanganmu sampaikan pada format tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. State your oral opinion in English regarding Issue A (Youth social media campaigns on plastic waste). Write down the expressions used and the core idea of your opinion.

Ruang tabel jawaban

2. State your oral opinion in English regarding Issue B (Mandatory waste sorting led by student council). Write down the expressions used and the core idea of your partner's opinion.

Ruang tabel jawaban

Tuliskan dalam tabel 3 kolom: Kolom 1 (Issue), Kolom 2 (Opinion Expression Used), Kolom 3 (Spoken Opinion & Reason Summary).

Kegiatan 2: Defending Your Stance: Argument and Counter-Perspective

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Panduan frasa defending argument (misal: 'I hear you, but...', 'While that is partly true, I still hold that...', 'The reason I stand by my point is...')

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah bersama teman sebangku.
  2. Pilihlah salah satu peran: Murid A (Memberikan argumen utama) dan Murid B (Memberikan sanggahan ramah/skeptis).
  3. Topik argumen: 'Young people are the most crucial drivers to solve domestic waste problems, rather than local governments.'
  4. Murid A menyatakan argumen lisan yang membela peran generasi muda.
  5. Murid B menyampaikan pandangan kontras (misal: 'Pemerintah punya regulasi dan dana, pemuda hanya punya pengaruh kecil').
  6. Murid A mempertahankan argumennya secara lisan menggunakan ungkapan pembelaan (defending an argument) yang tepat.
  7. Tukar peran untuk isu kedua: 'Digital eco-campaigns are merely talk and do not reduce real garbage on the ground.'
  8. Dokumentasikan poin-poin ungkapan pembelaan lisan yang digunakan pada lembar kerja.

Pertanyaan:

1. How did you verbally defend your stance when your partner doubted the youth's power compared to government regulations? Record the defense statement you used.

2. When facing the counter-argument that digital campaigns do not reduce real waste, how did your partner verbally defend their argument? Summarize their spoken defense.

Tuliskan uraian ringkas berupa dialog kutipan lisan yang mencakup: (1) Sanggahan rekan, (2) Frasa mempertahankan argumen yang digunakan, (3) Argumen pembelaan.

Kegiatan 3: Talking Chip Mini-Debate: Youth Actions Against Waste Crisis

Estimasi: 55 menit

Alat & Bahan:

  • Koin / Talking Chips (2 buah per murid)
  • Meja bundar/susunan kursi melingkar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok yang terdiri atas 4 murid.
  2. Setiap anggota menerima 2 koin/chip bicara.
  3. Guru memberikan mosi diskusi: 'Schools should penalize students who bring single-use plastic packaging to eliminate campus waste.'
  4. Aturan Talking Chip: Untuk berbicara (menyatakan opini atau mempertahankan argumen), letakkan 1 chip di tengah meja. Kamu tidak boleh berbicara lagi sampai semua anggota kelompok telah menghabiskan chip pertama mereka.
  5. Lakukan pertukaran opini dan pertahankan argumenmu dalam bahasa Inggris lisan selama 35 menit.
  6. Catat 2 pertukaran argumen terbaik (opini & cara mempertahankannya) yang terjadi di kelompokmu.
  7. Gunakan 10 menit terakhir untuk refleksi kelas dan penutupan pembelajaran bersama guru.

Pertanyaan:

1. Write down one strong opinion expressed during the Talking Chip circle regarding student penalties, along with the English expression used to introduce it.

2. Write down one moment where a peer successfully defended their argument against a rebuttal in your circle. Specify the rebuttal and the verbal defense given.

Format laporan mini-debat: Tuliskan nama pembicara, klaim/opini lisan yang diutarakan, serta transkrip kalimat pembelaan argumen lisan yang dilontarkan.

REFLEKSI

1. Ungkapan bahasa Inggris mana yang paling membantumu saat harus mempertahankan argumen di hadapan teman yang tidak sependapat?

2. Bagaimana perasaanmu ketika harus berbicara spontan dalam bahasa Inggris untuk menyuarakan peran generasi muda terhadap masalah sampah di sekitarmu?

3. Langkah apa yang akan kamu lakukan untuk membuat argumen lisanmu berikutnya terdengar lebih meyakinkan dan terstruktur?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.