LKPDPertemuan 8Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menginterpretasi Informasi Tindakan Tokoh Legenda Visual Berupa Pendapat Pro dan Kontra

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menginterpretasi Informasi Tindakan Tokoh Legenda Visual Berupa Pendapat Pro dan Kontra".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menginterpretasi Informasi Tindakan Tokoh Legenda Visual Berupa Pendapat Pro dan Kontra

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 4 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menginterpretasi Informasi Tindakan Tokoh Legenda Visual Berupa Pendapat Pro dan Kontra

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenginterpretasi Informasi Tindakan Tokoh Legenda Visual Berupa Pendapat Pro dan Kontra
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dari teks legenda berwujud teks visual

PETUNJUK UMUM

  • Cermati infografik visual legenda yang disajikan pada LKPD secara saksama.
  • Kerjakan setiap tahapan kegiatan secara mandiri maupun berdiskusi dengan rekan sekelompok.
  • Gunakan format ruang jawaban yang telah disediakan untuk menuliskan interpretasi informasi dan pendapatmu secara terstruktur.
  • Perhatikan alokasi waktu pada setiap kegiatan agar seluruh tahapan terselesaikan tepat waktu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memirsa dan Menginterpretasi Sikap/Tindakan Tokoh Legenda Visual

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Teks visual/komik infografik legenda Rawa Pening pada lembar LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dan amati materi visual berikut yang menyajikan ringkasan visual legenda Rawa Pening: [Panel 1: Tokoh Baru Klinting berwujud naga kecil/anak penuh luka datang meminta makan kepada warga desa yang sedang berpesta, namun diusir dan dicaci maki.] [Panel 2: Nenek tua (Mbok Rondo Jungkung) dengan penuh welas asih mengobati luka dan memberi Baru Klinting sepiring nasi serta berpesan untuk bersabar.] [Panel 3: Baru Klinting menancapkan sebatang lidi di tengah desa dan menantang warga mencabutnya; tidak ada yang berhasil kecuali Baru Klinting yang kemudian mencabutnya hingga menyemburkan air bah menenggelamkan desa, menyisakan Mbok Rondo yang menaiki lesung.]
  2. Interpretasikan informasi tindakan tokoh dari teks visual tersebut ke dalam tabel analisis tindakan tokoh.
  3. Identifikasi tindakan, motif di balik tindakan, dan dampak tindakan tersebut berdasarkan informasi tersurat dan tersirat dalam visual.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks visual legenda Rawa Pening, interpretasikan tindakan tokoh warga desa, Mbok Rondo, dan Baru Klinting ke dalam tabel: sebutkan tindakan nyata tokoh, motif/alasan tindakan, serta dampaknya!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban pada tabel 4 kolom: (Kolom 1: Nama Tokoh, Kolom 2: Tindakan Tokoh dalam Visual, Kolom 3: Motif/Alasan Tindakan, Kolom 4: Dampak Tindakan).

Kegiatan 2: Menginterpretasi Informasi untuk Mengungkapkan Pendapat Pro dan Kontra

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Fokuskan perhatianmu pada tindakan klimaks Baru Klinting pada Panel 3 (mencabut lidi hingga menenggelamkan desa beserta seluruh warga yang sombong).
  2. Interpretasikan tindakan tersebut dari dua sudut pandang yang berbeda: pihak yang setuju (pro) dan pihak yang tidak setuju (kontra).
  3. Tuliskan argumen pro dan kontra yang logis dengan merujuk bukti visual yang tampak pada materi legenda.

Pertanyaan:

1. Rumuskan pendapat PRO (setuju/membenarkan) terhadap tindakan Baru Klinting menenggelamkan warga desa sombong, didukung bukti informasi dari teks visual!

2. Rumuskan pendapat KONTRA (tidak setuju/menolak) terhadap tindakan Baru Klinting menenggelamkan warga desa, didukung bukti informasi dari teks visual!

Tuliskan pada dua kotak uraian terpisah: Kotak A untuk 'Argumen Pendapat Pro beserta Bukti Visual' dan Kotak B untuk 'Argumen Pendapat Kontra beserta Bukti Visual'.

Kegiatan 3: Menginterpretasi Informasi Visual untuk Mengungkapkan Kepedulian

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati kembali nasib dan penderitaan tokoh pada teks visual (kondisi Baru Klinting yang terlantar dan Mbok Rondo yang hidup sederhana namun penuh empati).
  2. Interpretasikan nilai kemanusiaan dari visual tersebut dan ungkapkan bentuk kepedulian yang nyata terhadap situasi tokoh.
  3. Diskusikan dalam kelompok berpasangan untuk merumuskan pernyataan kepedulian sosial yang dapat diterapkan dalam situasi kehidupan nyata yang serupa.
  4. Selesaikan kegiatan tepat waktu untuk melanjutkan ke tahap refleksi dan penutup bersama guru.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan interpretasi terhadap penderitaan Baru Klinting pada Panel 1 dan kebaikan Mbok Rondo pada Panel 2, tuliskan pernyataan ungkapan kepedulianmu terhadap tokoh yang termarjinalkan/lemah dalam visual tersebut!

2. Diskusikan dengan teman sebangku: bagaimana kamu menafsirkan tindakan Mbok Rondo sebagai teladan kepedulian sosial jika dikaitkan dengan pergaulan di lingkungan sekitarmu saat ini?

Tuliskan hasil pada lembar diskusi: Nomor 1 pada kolom 'Ungkapan Kepedulian Personal' (minimal 3 kalimat) dan Nomor 2 pada format 'Hasil Temu Pikir Diskusi Berpasangan'.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari interpretasi teks visual legenda tadi yang paling membantumu memahami adanya dua sisi pandangan (pro dan kontra) dalam menyikapi suatu peristiwa?

2. Setelah menginterpretasi kepedulian Mbok Rondo terhadap Baru Klinting, bagaimana caramu menunjukkan kepedulian ketika melihat seseorang yang diperlakukan tidak adil di lingkungan sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.