LKPDPertemuan 8Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menyajikan Ungkapan Kepedulian dari Legenda secara Lisan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menyajikan Ungkapan Kepedulian dari Legenda secara Lisan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menyajikan Ungkapan Kepedulian dari Legenda secara Lisan

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 4 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menyajikan Ungkapan Kepedulian dari Legenda secara Lisan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenyajikan Ungkapan Kepedulian dari Legenda secara Lisan
Alokasi Waktu2 × 40 menit (80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyajikan ungkapan kepedulian terhadap pesan moral legenda secara lisan dalam bentuk monolog dengan bahasa yang kritis dan kreatif.
  2. Murid dapat menggunakan kalimat ajakan atau imbauan yang sesuai untuk menyampaikan nilai moral legenda kepada audiens.

PETUNJUK UMUM

  • LKPD ini akan membantumu menyampaikan kepedulian terhadap pesan moral legenda secara lisan dengan cara yang menarik dan bermakna.
  • Kamu akan merancang monolog singkat yang berisi ajakan kepada teman-temanmu untuk menerapkan nilai-nilai luhur dari legenda dalam kehidupan nyata.
  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri terlebih dahulu, kemudian diskusikan dengan kelompokmu.
  • Siapkan alat tulis dan kreativitasmu untuk membuat presentasi yang menggugah!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menggali Pesan Moral Legenda

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Video/teks legenda (sudah dipelajari sebelumnya)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tonton atau baca kembali legenda yang telah dipelajari di kelas (contoh: Legenda Tangkuban Perahu, Legenda Batu Menangis, atau legenda lokal daerahmu).
  2. Identifikasi tokoh utama dan peristiwa penting dalam cerita tersebut.
  3. Temukan pesan moral atau nilai-nilai yang dapat kamu ambil dari legenda tersebut.
  4. Pikirkan: Bagaimana pesan moral ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?

Pertanyaan:

1. Judul legenda yang kamu pilih:

2. Siapa tokoh utama dalam legenda tersebut dan apa peran mereka?

3. Lengkapi tabel berikut untuk menganalisis pesan moral legenda:

Ruang tabel jawaban

4. Dari pesan moral yang kamu temukan, pilih SATU pesan yang paling menggugah hatimu. Mengapa pesan tersebut penting untuk disampaikan kepada teman-temanmu?

Untuk nomor 3, buat tabel dengan 4 kolom: Pesan Moral | Bukti dari Cerita | Akibat bagi Tokoh | Relevansi untuk Kehidupan Kita. Isi minimal 2 baris pesan moral.

Kegiatan 2: Merancang Monolog Kepedulian

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Hasil analisis dari Kegiatan 1

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kamu akan menyusun naskah monolog singkat (1-2 menit) yang berisi ungkapan kepedulianmu terhadap pesan moral legenda.
  2. Monologmu harus menggunakan bahasa yang kritis (menganalisis masalah) dan kreatif (menarik, tidak membosankan).
  3. Gunakan kalimat ajakan atau imbauan yang menggugah hati audiens untuk menerapkan nilai moral tersebut.
  4. Struktur monolog: Pembuka (sapa audiens & sebutkan legenda) → Isi (ceritakan pesan moral & kaitkan dengan realita) → Penutup (ajakan bertindak).

Pertanyaan:

1. Tulis kalimat pembuka monologmu yang menarik perhatian audiens:

2. Tuliskan minimal 3 kalimat ajakan atau imbauan yang kamu gunakan dalam monologmu. Gunakan kata-kata seperti: mari, ayo, marilah, hendaknya, sebaiknya, atau bentuk ajakan lainnya.

3. Tulis naskah monolog lengkapmu di bawah ini (durasi 1-2 menit saat dibacakan):

4. Bagaimana ekspresi dan intonasi yang akan kamu gunakan saat menyampaikan monolog ini? Jelaskan!

Untuk nomor 3, sediakan ruang penuh (minimal 15 baris) untuk menulis naskah monolog lengkap. Pastikan ada struktur pembuka, isi, dan penutup yang jelas.

Kegiatan 3: Presentasi Monolog dan Saling Apresiasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Naskah monolog (hasil Kegiatan 2)
  • Ruang presentasi (kelas/kelompok)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya mempresentasikan monologmu di depan kelas atau dalam kelompok kecil.
  2. Berdiri dengan percaya diri, gunakan bahasa tubuh yang mendukung, dan sampaikan monologmu dengan penuh penghayatan.
  3. Setelah presentasi, teman-temanmu akan memberikan apresiasi dan masukan konstruktif.
  4. Gunakan lembar apresiasi untuk menilai presentasi temanmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi lembar apresiasi untuk teman yang presentasi (lakukan untuk minimal 2 teman):

Ruang tabel jawaban

2. Setelah mendengar presentasi teman-temanmu, pesan moral apa yang paling menginspirasimu untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?

3.

Refleksi diri

Bagaimana perasaanmu saat menyampaikan monolog? Apa tantangan yang kamu hadapi?

4. Diskusi kelompok: Bagaimana legenda-legenda di Indonesia bisa tetap relevan untuk generasi muda saat ini? Apa yang bisa kita lakukan untuk melestarikannya?

Untuk nomor 1, buat tabel dengan 6 kolom: Nama Presenter | Pesan Moral yang Disampaikan | Kalimat Ajakan yang Berkesan | Kekuatan Presentasi | Saran Perbaikan | Kesan Keseluruhan. Isi untuk minimal 2 teman. Untuk nomor 4, tuliskan hasil diskusi kelompok dalam bentuk poin-poin.

REFLEKSI

1. Setelah mengikuti pembelajaran ini, apa perubahan sikap atau tindakan konkret yang akan kamu lakukan berdasarkan pesan moral dari legenda yang telah kamu pelajari?

2. Bagaimana pengalaman menyampaikan monolog di depan teman-temanmu memengaruhi kepercayaan dirimu dalam berbicara di depan umum?

3. Nilai-nilai apa dari legenda Indonesia yang menurutmu paling penting untuk dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda? Bagaimana kamu akan berkontribusi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.