LKPDPertemuan 4Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menganalisis Unsur Kebahasaan Teks Legenda: Konjungsi Urutan Waktu

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menganalisis Unsur Kebahasaan Teks Legenda: Konjungsi Urutan Waktu". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menganalisis Unsur Kebahasaan Teks Legenda: Konjungsi Urutan Waktu

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 4 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menganalisis Unsur Kebahasaan Teks Legenda: Konjungsi Urutan Waktu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenganalisis Unsur Kebahasaan Teks Legenda: Konjungsi Urutan Waktu
Alokasi Waktu80 menit (2 × 40 menit)
Tipe Aktivitascampuran (individu, berpasangan, presentasi lisan)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menemukan dan mengklasifikasikan konjungsi urutan waktu (setelah, ketika, sejak, sebelum, dan lain-lain) dalam teks legenda yang dibaca beserta bukti kutipannya.
  2. Murid dapat menjelaskan fungsi konjungsi urutan waktu dalam membangun alur cerita legenda secara lisan di depan kelas.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan: Kegiatan 1 → Kegiatan 2 → Kegiatan 3.
  • Gunakan pena atau pensil untuk menulis jawabanmu langsung di LKPD ini.
  • Pada Kegiatan 1 dan 2, kamu bekerja secara individu. Pada Kegiatan 3, kamu akan berpasangan, lalu mempresentasikan hasil kerja di depan kelas.
  • Jika menemukan kata atau kalimat yang sulit dipahami, tandai dengan tanda tanya (?) dan tanyakan kepada gurumu.
  • Hargai pendapat teman saat diskusi — setiap ide berharga untuk belajar bersama.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Berburu Konjungsi: Menemukan Kata Penanda Waktu dalam Legenda

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini (kutipan teks legenda sudah tersedia di atas)
  • Pena/pensil
  • Pensil warna atau stabilo (opsional, untuk menandai konjungsi di teks)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan teks legenda 'Pohon Enau' di bawah ini dengan saksama dan penuh perhatian.
  2. Saat membaca, bayangkan kamu sedang mengikuti alur cerita dari awal hingga akhir — rasakan bagaimana urutan peristiwa terjadi.
  3. Setelah membaca, temukan semua konjungsi urutan waktu yang ada dalam kutipan. Konjungsi urutan waktu adalah kata/frasa yang menunjukkan kapan atau urutan suatu peristiwa terjadi, contoh: setelah, ketika, sejak, sebelum, sesudah, selama, semasa, sedari.
  4. Tuliskan setiap konjungsi yang kamu temukan beserta kutipan kalimat lengkapnya ke dalam tabel yang tersedia.
  5. Klasifikasikan konjungsi tersebut ke dalam dua kelompok: (A) Menunjukkan urutan/tahapan peristiwa, dan (B) Menunjukkan kebersamaan waktu/saat bersamaan.
  6. Usahakan menemukan minimal 6 konjungsi yang berbeda.

Pertanyaan:

1. Bacalah kutipan berikut, lalu lengkapi tabel perburuan konjungsimu!

--- KUTIPAN TEKS LEGENDA 'POHON ENAU' ---
Dahulu kala, hiduplah seorang petani tua bersama satu-satunya putrinya, Seruni, di sebuah desa terpencil di kaki gunung. Sejak ibunya meninggal dunia, Seruni selalu menemani ayahnya ke ladang setiap pagi. Ketika musim kemarau tiba, ladang mereka mengering dan panen pun gagal total. Sebelum matahari terbit, sang ayah sudah bangkit dari tidurnya untuk mencari air ke sungai yang jauh. Setelah berhari-hari berjuang, sang ayah pun jatuh sakit kelelahan. Seruni merawat ayahnya dengan penuh kasih selama berminggu-minggu. Semasa sakitnya, sang ayah berpesan agar Seruni tidak pernah menyerah. Sesudah ayahnya pulih, mereka bersama-sama menanam benih yang tersisa. Sedari saat itulah, Seruni tumbuh menjadi gadis yang tangguh dan pekerja keras. Beberapa musim kemudian, pohon yang tumbuh dari benih terakhir yang mereka tanam berubah menjadi pohon enau yang menjulang tinggi — konon, pohon itulah yang menjadi sumber penghidupan seluruh desa hingga sekarang.
---

Isilah tabel berikut berdasarkan teks di atas:

Ruang tabel jawaban

2. Dari hasil perburuanmu, konjungsi mana yang paling sering muncul dalam teks? Menurutmu, mengapa pengarang lebih sering menggunakan konjungsi itu dibanding yang lain?

Tabel 4 kolom dengan baris yang cukup: (1) No., (2) Konjungsi yang Ditemukan, (3) Kutipan Kalimat Lengkap dari Teks, (4) Kelompok: A = Urutan/Tahapan / B = Kebersamaan Waktu. Sediakan minimal 10 baris. Di bawah tabel, sediakan 4–5 baris untuk menjawab pertanyaan uraian nomor 2.

Kegiatan 2: Detektif Alur: Menganalisis Fungsi Konjungsi dalam Membangun Cerita

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Pena/pensil
  • Hasil kerja dari Kegiatan 1 (sebagai referensi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu akan mendalami MENGAPA konjungsi urutan waktu itu penting — bukan hanya menemukan, tapi memahami fungsinya dalam cerita.
  2. Perhatikan tiga pasang kalimat di bawah. Setiap pasang terdiri dari kalimat (A) tanpa konjungsi dan kalimat (B) dengan konjungsi. Baca keduanya dengan cermat.
  3. Jawab pertanyaan analisis untuk setiap pasang kalimat.
  4. Setelah menganalisis tiga pasang kalimat, kerjakan tugas 'Susun Alurku!' secara individu.
  5. Kerjakan dengan jujur — tidak ada jawaban yang salah selama kamu bisa menjelaskan alasanmu.

Pertanyaan:

1. Bandingkan dua versi kalimat berikut, lalu jawab pertanyaannya.

PASANG 1:
(A) 'Seruni menanam benih. Pohon itu tumbuh tinggi.'
(B) 'Setelah Seruni menanam benih, pohon itu tumbuh tinggi.'

PASANG 2:
(A) 'Sang ayah jatuh sakit. Seruni merawatnya dengan setia.'
(B) 'Ketika sang ayah jatuh sakit, Seruni merawatnya dengan setia.'

PASANG 3:
(A) 'Mereka hidup susah. Kekeringan melanda desa.'
(B) 'Sejak kekeringan melanda desa, mereka hidup susah.'

Untuk setiap pasang: (a) Kalimat mana yang lebih jelas menggambarkan hubungan antar peristiwa? Mengapa? (b) Apa yang HILANG dari kalimat (A) yang ada di kalimat (B)?

2. TUGAS 'SUSUN ALURKU!':
Berikut adalah 5 penggalan peristiwa dari sebuah legenda yang urutannya diacak. Tugasmu: (a) Susun ulang 5 peristiwa ini menjadi alur cerita yang logis dan berurutan. (b) Hubungkan setiap peristiwa menggunakan konjungsi urutan waktu yang tepat sehingga menjadi paragraf cerita yang mengalir.

PERISTIWA (DIACAK):
● Seorang raja muda naik takhta menggantikan ayahnya yang wafat.
● Kekeringan melanda seluruh kerajaan selama tiga musim berturut-turut.
● Raja muda memimpin rakyatnya bergotong royong menggali saluran air.
● Seorang tua bijak menunjukkan sumber mata air tersembunyi di balik bukit.
● Raja dan rakyat berdoa bersama memohon pertolongan.

Tulis paragraf hasil susunanmu (minimal 5 kalimat) menggunakan konjungsi urutan waktu yang bervariasi.

3. Berdasarkan seluruh analisismu pada Kegiatan 1 dan 2, lengkapi kalimat kesimpulan berikut dengan kata-katamu sendiri:
'Konjungsi urutan waktu berfungsi untuk ... dalam teks legenda, sehingga pembaca dapat ...'

Untuk pertanyaan 1: tabel 2 kolom (Pasang Kalimat | Analisis) dengan 3 baris, masing-masing baris berisi ruang untuk jawaban (a) dan (b). Untuk pertanyaan 2 (Susun Alurku): kotak bernomor 1–5 untuk mengurutkan peristiwa, dilanjutkan kotak besar untuk menulis paragraf (minimal 8 baris kosong). Untuk pertanyaan 3: 2 baris isian untuk melengkapi kalimat kesimpulan.

Kegiatan 3: Ayo Tampil! Presentasi Fungsi Konjungsi Bersama Pasanganmu

Estimasi: 30 menit (10 menit persiapan + 15 menit presentasi kelas + 5 menit tanya jawab)

Alat & Bahan:

  • LKPD ini (Kartu Rencana Presentasi)
  • Hasil kerja Kegiatan 1 dan 2
  • Pena/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berpasanganlah dengan teman sebangku atau teman yang ditunjuk gurumu.
  2. Bersama pasanganmu, pilih SALAH SATU dari dua topik presentasi berikut: TOPIK A: 'Konjungsi ini Penting! — Tiga bukti mengapa konjungsi urutan waktu membuat legenda lebih hidup' TOPIK B: 'Tanpa Konjungsi, Cerita Jadi Kacau! — Tunjukkan perbedaannya dengan contoh dari teks'
  3. Gunakan hasil kerja Kegiatan 1 dan 2 sebagai bahan presentasimu.
  4. Rencanakan presentasi kalian: siapa yang berbicara lebih dulu, poin apa yang disampaikan, dan contoh kutipan mana yang akan digunakan sebagai bukti.
  5. Isi Kartu Rencana Presentasi yang tersedia sebelum tampil.
  6. Saat presentasi berlangsung (±2 menit per pasangan), dengarkan presentasi pasangan lain dan catat poin menarik yang kamu temukan.
  7. Setelah semua pasangan presentasi, ikuti sesi tanya-jawab singkat yang dipimpin guru.

Pertanyaan:

1. KARTU RENCANA PRESENTASI — Isi bersama pasanganmu sebelum tampil.

(a) Topik yang kami pilih: TOPIK A / TOPIK B (lingkari salah satu)
(b) Poin utama yang akan kami sampaikan (tuliskan 3 poin):
Poin 1: ...
Poin 2: ...
Poin 3: ...
(c) Bukti kutipan dari teks yang akan kami gunakan (minimal 2 kutipan):
Kutipan 1: '...'
Kutipan 2: '...'
(d) Pembagian tugas: [Nama] berbicara tentang ... dan [Nama] berbicara tentang ...

2.

CATATAN PENDENGAR — Saat pasangan lain presentasi, catat

(a) Satu hal menarik yang kamu pelajari dari presentasi pasangan lain:
(b) Satu pertanyaan yang ingin kamu ajukan kepada pasangan yang presentasi:

3. Setelah semua presentasi selesai, tuliskan satu hal baru yang kamu pelajari dari presentasi teman-temanmu yang TIDAK kamu temukan sendiri sebelumnya. Jelaskan mengapa hal itu menarik bagimu.

Kartu Rencana Presentasi: kotak terstruktur dengan sub-bagian (a) hingga (d), masing-masing dengan ruang tulis yang cukup (2–3 baris per poin). Catatan Pendengar: dua kotak terpisah berlabel (a) dan (b), masing-masing 3 baris. Refleksi pasca-presentasi: kotak terbuka 5–6 baris.

REFLEKSI

1. Sebelum hari ini, bagaimana caramu memahami alur cerita saat membaca legenda atau cerita rakyat? Apakah kamu pernah menyadari peran konjungsi waktu dalam membantumu mengikuti alur? Ceritakan!

2. Dari ketiga kegiatan hari ini — menemukan, menganalisis, dan mempresentasikan — kegiatan mana yang paling menantang bagimu? Apa yang membuatnya menantang, dan strategi apa yang kamu gunakan untuk mengatasinya?

3. Bayangkan kamu sedang menulis legenda tentang asal-usul sebuah tempat di daerahmu. Konjungsi urutan waktu apa yang akan paling sering kamu gunakan, dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.