LKPDPertemuan 11Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menyajikan Ungkapan Kepedulian Berbentuk Teks Multimodal Legenda secara Lisan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menyajikan Ungkapan Kepedulian Berbentuk Teks Multimodal Legenda secara Lisan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menyajikan Ungkapan Kepedulian Berbentuk Teks Multimodal Legenda secara Lisan

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 4 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menyajikan Ungkapan Kepedulian Berbentuk Teks Multimodal Legenda secara Lisan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenyajikan Ungkapan Kepedulian Berbentuk Teks Multimodal Legenda secara Lisan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyajikan ungkapan kepedulian dari teks legenda berbentuk teks multimodal

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja pada LKPD ini dengan saksama.
  • Bekerjalah bersama rekan kelompokmu secara kolaboratif dan saling menghargai.
  • Gunakan teks legenda yang telah disiapkan untuk menggali nilai kepedulian.
  • Siapkan naskah lisan dan media multimodal pendukung (poster/visual) sebelum melakukan penyajian lisan.
  • Perhatikan alokasi waktu pada tiap bagian aktivitas agar seluruh kegiatan terlaksana tepat waktu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Pokok Pikiran Ungkapan Kepedulian dari Legenda

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 9 Bab IV
  • Alat tulis
  • Lembar draf ide

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ringkasan teks legenda Nusantara yang telah dipelajari (misalnya: Legenda Danau Toba atau Malin Kundang).
  2. Tentukan peristiwa atau nasib tokoh dalam legenda yang menggugah rasa empati atau kepedulian.
  3. Rumuskan 3 pokok pikiran ungkapan kepedulian yang mencakup: identifikasi peristiwa/tokoh, bentuk ungkapan kepedulian terhadap situasi tersebut, dan ajakan/solusi moral yang relevan.
  4. Tuliskan hasil rumusan kelompokmu ke dalam tabel kerangka ungkapan kepedulian yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel kerangka ungkapan kepedulian berikut dengan merumuskan: (a) Peristiwa/tokoh legenda yang disoroti, (b) Ungkapan rasa kepedulian/empati terhadap kondisi tokoh, dan (c) Pesan kepedulian atau keprihatinan yang ingin disampaikan kepada khalayak.

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban pada tabel 3 kolom: Kolom 1 (Peristiwa/Tokoh Legenda yang Disorot), Kolom 2 (Rumusan Kalimat Ungkapan Kepedulian), Kolom 3 (Pesan/Ajakan Kepedulian untuk Khalayak).

Kegiatan 2: Merancang Teks Multimodal Pendukung Penyajian Lisan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar A4/karton kecil
  • Pensil warna/spidol
  • Draf naskah dari Kegiatan 1

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan rumusan pokok pikiran ungkapan kepedulian dari Kegiatan 1.
  2. Rancang draf teks multimodal (draf naskah lisan 1-2 menit yang dipadukan dengan tata letak visual/poster kepedulian).
  3. Susun kalimat pengantar lisan, kalimat inti penyampaian rasa kepedulian, dan kalimat penutup pesan moral.
  4. Tentukan elemen visual pendukung multimodal (simbol gambar, kata kunci/slogan kepedulian, dan tata warna) yang memperkuat pesan lisan saat dipresentasikan.

Pertanyaan:

1. Susunlah draf naskah lisan penyajian kepedulian (durasi target 1-2 menit) yang memuat bagian pembuka, inti ungkapan kepedulian terhadap legenda, dan penutup.

2. Jelaskan rancangan elemen multimodal (kombinasi gambar/simbol dan slogan teks visual) yang akan kalian tampilkan saat menyajikan ungkapan kepedulian secara lisan.

Nomor 1: Tuliskan naskah pidato lisan singkat (1-2 paragraf; pembuka, isi kepedulian, penutup). Nomor 2: Tuliskan deskripsi rancangan visual/poster multimodal (memuat: deskripsi ilustrasi visual, pilihan warna utama, dan teks/slogan kepedulian yang ditampilkan).

Kegiatan 3: Menyajikan Ungkapan Kepedulian Multimodal secara Lisan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Media poster/gambar multimodal karya kelompok
  • Lembar amatan apresiasi teman sejawat

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara bergiliran antarkelompok, sajikan ungkapan kepedulian teks multimodal legenda kalian secara lisan di depan kelas atau kelompok mitra.
  2. Penyaji berbicara melisankan naskah kepedulian sambil memperagakan/menampilkan media visual (poster/infografik) yang telah dibuat.
  3. Kelompok penyimak memberikan apresiasi dan umpan balik terhadap ketepatan isi ungkapan kepedulian dan keterpaduan media multimodal yang digunakan.
  4. Lakukan refleksi bersama seluruh kelas pada 5 menit terakhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Sajikanlah ungkapan kepedulian kalian secara lisan dengan menampilkan teks multimodal yang telah dibuat di hadapan audiens/guru.

2. Tuliskan catatan apresiasi dari kelompok penyimak: Bagaimana keselarasan antara tuturan lisan penyaji dengan visual multimodal yang ditampilkan dalam menyuarakan kepedulian?

Nomor 1: Format penilaian performa lisan guru (lembar unjuk kerja lisan). Nomor 2: Tabel catatan apresiasi teman sejawat (Kolom: Nama Kelompok Penyaji, Ungkapan Kepedulian yang Disampaikan, Keterpaduan Lisan dan Media Visual).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari legenda yang kalian pilih yang paling membangkitkan rasa kepedulian atau empati dalam dirimu?

2. Bagaimana penggunaan media multimodal (gambar dan teks visual) membantumu dalam menyajikan pesan kepedulian secara lisan kepada teman-teman?

3. Apa pengalaman bermakna yang kamu peroleh setelah menyampaikan kepedulian terhadap nilai moral legenda di depan kelas?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.