LKPDPertemuan 10Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menulis Teks Legenda Daerah: Merencanakan dan Menyusun Draf

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menulis Teks Legenda Daerah: Merencanakan dan Menyusun Draf". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menulis Teks Legenda Daerah: Merencanakan dan Menyusun Draf

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 4 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menulis Teks Legenda Daerah: Merencanakan dan Menyusun Draf

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenulis Teks Legenda Daerah: Merencanakan dan Menyusun Draf
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran (individu, berpasangan, dan kelompok kecil)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merencanakan teks legenda daerah setempat dengan menyusun kerangka cerita yang memuat unsur intrinsik dan pesan moral yang ingin disampaikan.
  2. Murid dapat menulis draf teks legenda menggunakan kosakata denotatif, konotatif, dan kiasan secara logis dan kreatif.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini secara jujur dan penuh kreativitas — tidak ada jawaban yang salah selama kamu bisa menjelaskan alasanmu.
  • Legenda yang akan kamu tulis boleh bersumber dari daerahmu sendiri, cerita yang pernah kamu dengar dari orang tua atau nenek/kakek, atau kamu bisa menciptakan legenda baru yang terinspirasi dari alam dan budaya daerahmu.
  • Tandai setiap kosakata menarik yang kamu temukan atau buat — kamu bisa jadikannya bekal memperkaya tulisanmu.
  • Jika ada kata atau instruksi yang kurang jelas, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menggali Inspirasi: Legenda Apa yang Ada di Sekitarmu?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • Lembar LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tutup matamu sejenak selama 30 detik. Bayangkan sebuah tempat di daerahmu yang memiliki cerita atau nama unik — bisa gunung, danau, sungai, batu besar, atau bahkan nama kampung.
  2. Buka matamu, lalu tuliskan nama tempat atau fenomena alam yang muncul dalam benakmu.
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini untuk menggali ide awal legendamu.
  4. Setelah selesai, bandingkan idemu dengan teman sebangku selama 3 menit. Ceritakan ide masing-masing dan diskusikan mana yang paling menarik untuk dikembangkan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama tempat atau fenomena alam di daerahmu yang ingin kamu jadikan latar legenda. Mengapa tempat atau fenomena ini menarik menurutmu?

2. Dari tempat atau fenomena itu, pesan moral apa yang ingin kamu sampaikan kepada pembaca legendamu? Pilih salah satu dan jelaskan mengapa pesan itu penting bagi kehidupan saat ini.

3. Lengkapi tabel prapenulisan berikut untuk membantu memetakan ide awal legendamu.

Ruang tabel jawaban

4. Setelah berdiskusi dengan teman sebangku, apakah ada ide baru yang muncul atau ada bagian dari idemu yang ingin kamu ubah? Tuliskan perubahan atau tambahan idenya.

Untuk pertanyaan 1 dan 2: tulis dalam bentuk paragraf pendek (3–5 kalimat). Untuk pertanyaan 3: isi tabel 4 kolom dengan judul kolom: Tokoh Utama (nama & sifat) | Latar (waktu & tempat) | Konflik Utama | Pesan Moral. Untuk pertanyaan 4: tulis dalam 2–4 kalimat.

Kegiatan 2: Membangun Kerangka Cerita: Arsitek Legenda

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • Lembar LKPD ini
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (jika tersedia)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu akan bertindak sebagai 'arsitek cerita' — merancang kerangka legenda sebelum menulis isi lengkapnya.
  2. Gunakan ide yang sudah kamu gali pada Kegiatan 1 sebagai bahan dasarnya.
  3. Susun kerangka cerita dengan melengkapi bagan alur dan tabel unsur intrinsik di bawah ini.
  4. Ingat: kerangka cerita yang baik adalah fondasi tulisan yang kuat. Semakin detail kerangkamu, semakin mudah kamu menulis draf nanti.
  5. Kerjakan secara mandiri, lalu minta teman di kelompokmu (3–4 orang) untuk memberikan satu masukan konstruktif pada kerangkamu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi bagan alur cerita legendamu berikut ini dengan menuliskan kejadian utama di setiap bagian: (a) Orientasi — perkenalan tokoh, latar, dan situasi awal; (b) Komplikasi — masalah atau konflik yang muncul; (c) Klimaks — titik puncak konflik; (d) Resolusi — penyelesaian konflik; (e) Koda — perubahan atau fenomena alam yang menjadi 'bukti' legenda.

Ruang tabel jawaban

2. Lengkapi tabel unsur intrinsik legenda yang akan kamu tulis. Isi setiap kolom dengan jelas dan spesifik.

Ruang tabel jawaban

3. Hubungkan pesan moral legendamu dengan kehidupan nyata saat ini. Jelaskan: mengapa pesan moral ini masih relevan untuk generasi muda di era sekarang?

4. Tulis satu masukan yang kamu terima dari teman kelompokmu untuk kerangka ceritamu, dan tuliskan juga bagaimana kamu merespons masukan tersebut (apakah kamu setuju dan akan mengubah kerangkamu? Mengapa?)

Pertanyaan 1: isi bagan 5 bagian alur (Orientasi, Komplikasi, Klimaks, Resolusi, Koda), masing-masing 2–4 kalimat. Pertanyaan 2: isi tabel 6 baris (Tokoh & Penokohan | Latar Tempat | Latar Waktu | Latar Suasana | Tema | Amanat). Pertanyaan 3: tulis paragraf 4–6 kalimat. Pertanyaan 4: tulis dalam 3–5 kalimat.

Kegiatan 3: Menyusun Draf: Hidupkan Legendamu dengan Kosakata yang Kaya!

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • Stabilo 3 warna (atau cukup gunakan garis bawah, garis lengkung, dan lingkaran untuk menandai kosakata)
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (jika tersedia)
  • Lembar LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Saatnya menulis! Gunakan kerangka yang sudah kamu buat di Kegiatan 2 sebagai panduan.
  2. Sebelum menulis draf, pelajari kotak 'Kosakata Penulis Legenda' di bawah ini.
  3. Tulis draf teks legendamu minimal 3 paragraf: paragraf orientasi, paragraf komplikasi/klimaks, dan paragraf resolusi/koda.
  4. Wajib gunakan minimal: 2 kosakata denotatif (makna sebenarnya), 2 kosakata konotatif (makna kiasan berdasarkan asosiasi), dan 1 kalimat bermajas/kiasan (simile, metafora, atau personifikasi).
  5. Setelah selesai menulis draf, tandai dengan stabilo atau garis bawah setiap kosakata denotatif (warna/garis 1), konotatif (warna/garis 2), dan kiasan (warna/garis 3).
  6. Tukarkan draf dengan teman sebangku untuk diberi bintang (⭐) pada bagian yang paling berkesan dan tanda tanya (?) pada bagian yang kurang jelas.

Pertanyaan:

1. Kotak Kosakata Penulis Legenda — Klasifikasikan kata-kata berikut ke dalam tabel: mana yang termasuk denotatif, konotatif, atau kiasan/majas? (Kata yang disediakan: membara, berlari, tangan besi, dingin, panas hati, secepat kilat, gagah, hancur berkeping-keping, air matanya adalah hujan deras, hitam) Tambahkan masing-masing 2 contoh kata/ungkapanmu sendiri untuk setiap kategori.

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan draf teks legendamu di sini. Ingat panduan di petunjuk: minimal 3 paragraf dengan kosakata denotatif, konotatif, dan kiasan yang sudah kamu tandai.

3. Setelah bertukar draf dengan teman, tuliskan: (a) bagian mana dari draf temanmu yang paling berkesan dan mengapa, serta (b) satu saran perbaikan yang kamu berikan kepada temanmu.

4. Berdasarkan masukan dari temanmu, tuliskan satu kalimat atau satu paragraf yang sudah kamu revisi dari draf awalmu. Bandingkan versi lama dan versi barunya.

Pertanyaan 1: isi tabel 3 kolom (Denotatif | Konotatif | Kiasan/Majas), masing-masing kolom berisi kata-kata yang diklasifikasikan + 2 tambahan kata milikmu. Pertanyaan 2: tulis draf minimal 3 paragraf di kotak jawaban yang disediakan, lalu tandai kosakata dengan 3 jenis penanda berbeda. Pertanyaan 3: tulis dalam format (a) dan (b), masing-masing 2–4 kalimat. Pertanyaan 4: tulis dalam format dua kolom 'Versi Lama | Versi Baru', satu kalimat atau satu paragraf.

REFLEKSI

1. Legenda daerah apa yang selama ini paling berkesan bagimu? Setelah hari ini mencoba menulis legenda sendiri, apa yang kamu rasakan terhadap para pencerita tradisional yang telah menjaga cerita-cerita itu selama berabad-abad?

2. Bagian mana dari proses menulis hari ini yang terasa paling menantang bagimu — menemukan ide, menyusun kerangka, atau menggunakan kosakata yang kaya? Apa yang akan kamu lakukan berbeda jika menulis legenda lagi di lain waktu?

3. Pesan moral apa yang kamu pilih dalam legendamu, dan mengapa pesan itu penting menurutmu untuk disampaikan kepada pembaca seusiamu saat ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.