LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara, dan Penelusuran Sumber Pustaka untuk Artikel Ilmiah Populer
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara, dan Penelusuran Sumber Pustaka untuk Artikel Ilmiah Populer". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara, dan Penelusuran Sumber Pustaka untuk Artikel Ilmiah Populer
Bahasa Indonesia - Kelas 9
Bab 3 - Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D) Topik: Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara, dan Penelusuran Sumber Pustaka untuk Artikel Ilmiah Populer INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Merancang Observasi untuk Artikel Ilmiah PopulerEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Topik observasi yang kamu pilih dan alasan pemilihannya: 2. Buat tabel observasi dengan kolom: No., Aspek yang Diamati, Hasil Pengamatan, Catatan Khusus. Isi minimal 5 aspek. Ruang tabel jawaban 3. Dari hasil observasi, temukan 2-3 fakta menarik atau masalah yang bisa dikembangkan menjadi artikel ilmiah populer. Jelaskan! Jawab pertanyaan 1 dalam 3-5 kalimat. Untuk pertanyaan 2, buat tabel dengan 4 kolom dan minimal 5 baris data. Pertanyaan 3 dijawab dalam bentuk paragraf, masing-masing fakta 2-3 kalimat disertai penjelasan. Kegiatan 2: Menyusun Panduan Wawancara EfektifEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Siapa narasumber yang akan kamu wawancarai? Jelaskan mengapa narasumber ini relevan dengan topikmu. 2. Buat tabel panduan wawancara dengan kolom: No., Jenis Pertanyaan (Pembuka/Inti/Penutup), Pertanyaan, Tujuan Pertanyaan. Minimal 7 pertanyaan. Ruang tabel jawaban 3. Pilih 2 pertanyaan intimu, lalu tulis pertanyaan lanjutan (probing question) untuk menggali informasi lebih dalam jika jawaban narasumber kurang lengkap. Pertanyaan 1 dijawab dalam 4-6 kalimat. Pertanyaan 2 dalam bentuk tabel dengan 4 kolom dan minimal 7 baris. Pertanyaan 3 dijawab dengan format: Pertanyaan inti → Probing questions (masing-masing minimal 2 probing). Kegiatan 3: Penelusuran Sumber Pustaka Secara KritisEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buat tabel sumber pustaka dengan kolom: No., Judul, Penulis/Institusi, Tahun, Link/Penerbit, Ringkasan Informasi Penting. Isi minimal 3 sumber. Ruang tabel jawaban 2. Evaluasi kredibilitas ketiga sumbermu menggunakan tabel dengan kolom: No. Sumber, Penulis Ahli?, Sumber Resmi/Terverifikasi?, Informasi Mutakhir?, Objektif?, Kesimpulan Kredibilitas (Tinggi/Sedang/Rendah). Ruang tabel jawaban 3. Bandingkan informasi dari ketiga sumber: apakah saling mendukung, bertentangan, atau melengkapi? Jelaskan dengan contoh konkret! 4. Pilih minimal 2 data/fakta dari sumber pustaka yang akan kamu gunakan untuk memperkuat artikel ilmiah populermu. Tulis dalam format: [Data/Fakta] - (Sumber, Tahun). Pertanyaan 1 dan 2 dijawab dalam bentuk tabel sesuai kolom yang diminta. Pertanyaan 3 dijawab dalam 5-7 kalimat dengan contoh konkret dari sumber. Pertanyaan 4 dijawab dengan mencantumkan minimal 2 data beserta sumber lengkap dalam format yang ditentukan. REFLEKSI1. Dari ketiga metode pengumpulan data (observasi, wawancara, penelusuran pustaka), metode mana yang paling efektif untukmu? Mengapa? Jelaskan kelebihan dan keterbatasannya berdasarkan pengalamanmu dalam LKPD ini. 2. Bagaimana ketiga metode ini saling melengkapi untuk menghasilkan artikel ilmiah populer yang kuat dan kredibel? Berikan contoh dari topikmu! 3. Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi saat mengumpulkan data? Bagaimana kamu mengatasinya atau berencana mengatasinya di masa depan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.