LKPDPertemuan 7Bab 3Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara, dan Penelusuran Sumber Pustaka untuk Artikel Ilmiah Populer

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara, dan Penelusuran Sumber Pustaka untuk Artikel Ilmiah Populer". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara, dan Penelusuran Sumber Pustaka untuk Artikel Ilmiah Populer

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Pengumpulan Data: Observasi, Wawancara, dan Penelusuran Sumber Pustaka untuk Artikel Ilmiah Populer

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPengumpulan Data: Observasi, Wawancara, dan Penelusuran Sumber Pustaka untuk Artikel Ilmiah Populer
Alokasi Waktu2 x 40 menit (80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan pengambilan data (observasi, wawancara, dan/atau penelusuran sumber pustaka), murid dapat mengumpulkan informasi dan fakta yang relevan sebagai bahan penulisan artikel ilmiah populer secara kritis.

PETUNJUK UMUM

  • LKPD ini akan membimbingmu menguasai tiga teknik pengumpulan data untuk artikel ilmiah populer: observasi, wawancara, dan penelusuran sumber pustaka.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan. Kamu boleh bekerja individu atau berkelompok (2-3 orang) sesuai arahan guru.
  • Siapkan alat tulis, buku catatan, dan akses internet/buku referensi jika diperlukan.
  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan. Jika ada yang kurang jelas, tanyakan pada guru.
  • Kumpulkan LKPD yang sudah dikerjakan sesuai batas waktu yang ditentukan guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Observasi untuk Artikel Ilmiah Populer

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pulpen, pensil)
  • Buku catatan atau kertas untuk observasi
  • Lokasi observasi (kantin sekolah, area sekolah, atau lokasi lain sesuai topik)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih salah satu topik berikut atau topik lain yang disetujui guru: (a) Kebiasaan makan sehat di kantin sekolah, (b) Pengelolaan sampah di lingkungan sekolah, (c) Aktivitas fisik siswa saat istirahat.
  2. Tentukan tujuan observasi: apa yang ingin kamu ketahui dari topik tersebut?
  3. Buat daftar aspek yang akan kamu amati (minimal 5 aspek). Contoh: jika topik 'makanan sehat di kantin', aspek yang diamati bisa berupa jenis makanan, harga, kandungan gizi, kebersihan, minat siswa.
  4. Rancang tabel observasi sederhana untuk mencatat hasil pengamatan.
  5. Lakukan observasi singkat (10-15 menit) di lokasi yang sesuai. Catat hasil pengamatanmu secara detail dan objektif.
  6. Analisis hasil observasi: temukan pola, fakta menarik, atau masalah yang bisa dikembangkan menjadi artikel.

Pertanyaan:

1. Topik observasi yang kamu pilih dan alasan pemilihannya:

2. Buat tabel observasi dengan kolom: No., Aspek yang Diamati, Hasil Pengamatan, Catatan Khusus. Isi minimal 5 aspek.

Ruang tabel jawaban

3. Dari hasil observasi, temukan 2-3 fakta menarik atau masalah yang bisa dikembangkan menjadi artikel ilmiah populer. Jelaskan!

Jawab pertanyaan 1 dalam 3-5 kalimat. Untuk pertanyaan 2, buat tabel dengan 4 kolom dan minimal 5 baris data. Pertanyaan 3 dijawab dalam bentuk paragraf, masing-masing fakta 2-3 kalimat disertai penjelasan.

Kegiatan 2: Menyusun Panduan Wawancara Efektif

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Alat perekam (ponsel/voice recorder) jika akan melakukan wawancara sungguhan - opsional
  • Buku referensi tentang teknik wawancara - opsional

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan topik observasi di Kegiatan 1 (atau topik baru jika berbeda), tentukan narasumber yang tepat untuk diwawancarai. Contoh: untuk topik makanan sehat, narasumber bisa penjaga kantin, guru olahraga/kesehatan, atau ahli gizi.
  2. Buat daftar pertanyaan wawancara yang terstruktur: pertanyaan pembuka (1-2), pertanyaan inti (5-7), dan pertanyaan penutup (1).
  3. Pertanyaan harus jelas, spesifik, dan menggali informasi mendalam. Hindari pertanyaan yang jawabannya hanya 'ya' atau 'tidak'.
  4. Urutkan pertanyaan secara logis: dari umum ke khusus, atau dari fakta ke opini/solusi.
  5. Tambahkan kolom 'Tujuan Pertanyaan' untuk menjelaskan mengapa pertanyaan tersebut penting.

Pertanyaan:

1. Siapa narasumber yang akan kamu wawancarai? Jelaskan mengapa narasumber ini relevan dengan topikmu.

2. Buat tabel panduan wawancara dengan kolom: No., Jenis Pertanyaan (Pembuka/Inti/Penutup), Pertanyaan, Tujuan Pertanyaan. Minimal 7 pertanyaan.

Ruang tabel jawaban

3. Pilih 2 pertanyaan intimu, lalu tulis pertanyaan lanjutan (probing question) untuk menggali informasi lebih dalam jika jawaban narasumber kurang lengkap.

Pertanyaan 1 dijawab dalam 4-6 kalimat. Pertanyaan 2 dalam bentuk tabel dengan 4 kolom dan minimal 7 baris. Pertanyaan 3 dijawab dengan format: Pertanyaan inti → Probing questions (masing-masing minimal 2 probing).

Kegiatan 3: Penelusuran Sumber Pustaka Secara Kritis

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Akses internet (untuk penelusuran online)
  • Buku referensi dari perpustakaan (jika tersedia)
  • Alat tulis untuk mencatat
  • Perangkat untuk mengakses jurnal/database online

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tentukan kata kunci pencarian yang sesuai dengan topikmu. Contoh: untuk topik makanan sehat, kata kunci bisa 'gizi remaja', 'pola makan siswa SMP', 'dampak junk food pada konsentrasi belajar'.
  2. Cari minimal 3 sumber pustaka dari berbagai jenis: buku, artikel jurnal online, artikel media massa terpercaya, atau situs resmi institusi (Kemenkes, universitas, dll.).
  3. Untuk setiap sumber, catat: judul, penulis/institusi, tahun terbit, link/penerbit, dan ringkasan informasi penting (2-3 kalimat).
  4. Evaluasi kredibilitas setiap sumber menggunakan kriteria: (a) Penulis ahli/berpengalaman? (b) Sumber terverifikasi/resmi? (c) Informasi mutakhir (5 tahun terakhir)? (d) Objektif atau bias?
  5. Bandingkan informasi dari ketiga sumber: apakah saling mendukung, bertentangan, atau melengkapi? Catat temuanmu.
  6. Pilih minimal 2 data/fakta dari sumber pustaka yang akan kamu gunakan untuk memperkuat artikelmu.

Pertanyaan:

1. Buat tabel sumber pustaka dengan kolom: No., Judul, Penulis/Institusi, Tahun, Link/Penerbit, Ringkasan Informasi Penting. Isi minimal 3 sumber.

Ruang tabel jawaban

2. Evaluasi kredibilitas ketiga sumbermu menggunakan tabel dengan kolom: No. Sumber, Penulis Ahli?, Sumber Resmi/Terverifikasi?, Informasi Mutakhir?, Objektif?, Kesimpulan Kredibilitas (Tinggi/Sedang/Rendah).

Ruang tabel jawaban

3. Bandingkan informasi dari ketiga sumber: apakah saling mendukung, bertentangan, atau melengkapi? Jelaskan dengan contoh konkret!

4. Pilih minimal 2 data/fakta dari sumber pustaka yang akan kamu gunakan untuk memperkuat artikel ilmiah populermu. Tulis dalam format: [Data/Fakta] - (Sumber, Tahun).

Pertanyaan 1 dan 2 dijawab dalam bentuk tabel sesuai kolom yang diminta. Pertanyaan 3 dijawab dalam 5-7 kalimat dengan contoh konkret dari sumber. Pertanyaan 4 dijawab dengan mencantumkan minimal 2 data beserta sumber lengkap dalam format yang ditentukan.

REFLEKSI

1. Dari ketiga metode pengumpulan data (observasi, wawancara, penelusuran pustaka), metode mana yang paling efektif untukmu? Mengapa? Jelaskan kelebihan dan keterbatasannya berdasarkan pengalamanmu dalam LKPD ini.

2. Bagaimana ketiga metode ini saling melengkapi untuk menghasilkan artikel ilmiah populer yang kuat dan kredibel? Berikan contoh dari topikmu!

3. Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi saat mengumpulkan data? Bagaimana kamu mengatasinya atau berencana mengatasinya di masa depan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.