LKPDPertemuan 4Bab 3Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menganalisis Informasi dan Makna Tersurat Berupa Gagasan dalam Teks Visual Artikel Ilmiah Populer "Fenomena Anak Stunting"

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menganalisis Informasi dan Makna Tersurat Berupa Gagasan dalam Teks Visual Artikel Ilmiah Populer "Fenomena Anak Stunting"".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menganalisis Informasi dan Makna Tersurat Berupa Gagasan dalam Teks Visual Artikel Ilmiah Populer "Fenomena Anak Stunting"

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 3 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menganalisis Informasi dan Makna Tersurat Berupa Gagasan dalam Teks Visual Artikel Ilmiah Populer "Fenomena Anak Stunting"

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenganalisis Informasi dan Makna Tersurat Berupa Gagasan dalam Teks Visual Artikel Ilmiah Populer "Fenomena Anak Stunting"
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis informasi berupa gagasan dan pandangan dari teks visual artikel ilmiah populer untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah teks visual dan kutipan artikel ilmiah populer berjudul 'Fenomena Anak Stunting dengan Ibu Usia Remaja' karya Hario Megatsari, S.KM., M.Kes. secara cermat.
  • Fokuskan perhatianmu pada analisis gagasan, pandangan penulis, serta penemuan makna tersurat (tertulis langsung) dan makna tersirat (tersirat di balik data/fakta visual).
  • Kerjakan setiap tugas secara mandiri maupun berpasangan sesuai instruksi masing-masing kegiatan.
  • Tuliskan hasil analisismu pada format kolom dan ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Informasi dan Makna Tersurat dalam Teks Artikel Ilmiah Populer

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks artikel ilmiah populer 'Fenomena Anak Stunting dengan Ibu Usia Remaja' (Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas IX Bab III)
  • Alat tulis/pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati kutipan teks artikel ilmiah populer 'Fenomena Anak Stunting dengan Ibu Usia Remaja' berikut:
  2. Kutipan 1: 'Stunting adalah bentuk kegagalan pertumbuhan (gagal tumbuh) yang disebabkan oleh akumulasi kekurangan gizi yang berlangsung dalam waktu lama, sejak dalam kandungan hingga usia 24 bulan.'
  3. Kutipan 2: 'Stunting diukur dari tinggi/panjang badan, usia, dan jenis kelamin anak dengan mempertimbangkan status gizi.'
  4. Analisislah makna tersurat dari masing-masing kutipan tersebut dengan menuliskan informasi gagasan pokok yang tertulis secara langsung.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kutipan 1, analisislah makna tersurat mengenai definisi dan penyebab utama stunting sebagaimana tertulis langsung dalam teks!

2. Berdasarkan Kutipan 2, analisislah parameter fisik apa saja yang tertulis secara tersurat untuk mengukur kondisi stunting pada anak!

Tuliskan jawaban pada baris isian terstruktur: Nomor 1 berupa penjelasan uraian ringkas makna tersurat (2-3 kalimat); Nomor 2 berupa penyebutan 3 parameter tersurat sesuai teks.

Kegiatan 2: Menganalisis Gagasan dan Pandangan dari Teks Visual serta Menemukan Makna Tersirat

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Teks visual/infografik artikel ilmiah populer Buku Siswa Kelas IX
  • Lembar Kerja Siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati elemen teks visual (Gambar 3.2: Gizi buruk salah satu penyebab anak stunting dan ilustrasi relasi kehamilan usia remaja dengan risiko anak gagal tumbuh).
  2. Pahami teks pendukung: Penulis mengaitkan fenomena stunting dengan usia ibu yang masih remaja, di mana organ reproduksi dan kecukupan nutrisi belum matang secara optimal.
  3. Analisislah pandangan penulis dan tarik simpulan makna tersirat (makna yang tidak tertulis secara harfiah, namun dapat disimpulkan dari keterkaitan data/fakta visual dan verbal).
  4. Lengkapi tabel analisis gagasan dan makna tersirat yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Analisislah pandangan penulis yang tersirat di balik penyajian gambar/isu hubungan antara 'ibu usia remaja' dengan tingginya risiko melahirkan anak stunting!

2. Isilah tabel analisis berikut untuk membedakan gagasan yang tersurat dan makna tersirat berdasarkan teks dan ilustrasi visual 'Fenomena Anak Stunting'!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 2 kolom: Kolom 1 memuat 'Gagasan Tersurat (Tertulis Langsung)', Kolom 2 memuat 'Makna Tersirat (Simpulan Analisis Pembaca)'. Murid mengisi 1 baris analisis komparasi yang logis.

Kegiatan 3: Mengevaluasi Keterkaitan Informasi Gagasan Tersurat dan Tersirat dalam Diskusi Terarah

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil catatan analisis Kegiatan 1 dan 2
  • Pena/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara berpasangan dengan teman sebangkumu.
  2. Diskusikan hasil temuan makna tersurat dan tersirat dari teks visual yang telah dianalisis pada Kegiatan 1 dan 2.
  3. Rumuskan simpulan analisis bersama mengenai gagasan utama dan pandangan objektif penulis dalam teks visual artikel ilmiah populer tersebut.

Pertanyaan:

1. Setelah membandingkan temuan dengan pasanganmu, rumuskan simpulan analisis gabungan: Apa pesan utama atau gagasan menyeluruh yang ingin disampaikan penulis melalui artikel ilmiah populer bertema anak stunting dan ibu usia remaja tersebut (mencakup makna tersurat maupun tersirat)?

Tuliskan simpulan hasil diskusi berpasangan dalam satu paragraf terpadu (4-5 kalimat) pada lembar jawaban yang tersedia.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan paling mendasar yang kamu rasakan saat menemukan informasi yang tertulis langsung (tersurat) dibandingkan menyimpulkan makna tersembunyi (tersirat) dari teks artikel ilmiah?

2. Bagaimana pengamatan terhadap gambar/teks visual membantumu memahami pandangan penulis secara lebih mendalam tentang fenomena stunting?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.