LKPDPertemuan 17Bab 3Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Mempresentasikan Gagasan dan Pandangan dari Artikel Ilmiah Populer untuk Tujuan Pemberian Solusi dalam Monolog Kritis Mandiri

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Mempresentasikan Gagasan dan Pandangan dari Artikel Ilmiah Populer untuk Tujuan Pemberian Solusi dalam Monolog Kritis Mandiri".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Mempresentasikan Gagasan dan Pandangan dari Artikel Ilmiah Populer untuk Tujuan Pemberian Solusi dalam Monolog Kritis Mandiri

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 3 Pertemuan 17

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mempresentasikan Gagasan dan Pandangan dari Artikel Ilmiah Populer untuk Tujuan Pemberian Solusi dalam Monolog Kritis Mandiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMempresentasikan Gagasan dan Pandangan dari Artikel Ilmiah Populer untuk Tujuan Pemberian Solusi dalam Monolog Kritis Mandiri
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempresentasikan gagasan dan pandangan dari artikel ilmiah populer untuk tujuan pemberian solusi dalam bentuk monolog secara kritis

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah teks artikel ilmiah populer yang disajikan dengan cermat.
  • Kerjakan setiap tahapan kegiatan secara mandiri dan sungguh-sungguh untuk menyiapkan presentasi monolog lisanmu.
  • Gunakan lembar kerja ini untuk menyusun dan menyampaikan gagasan, pandangan kritis, serta tawaran solusi secara lisan di depan kelas atau kelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyiapkan Gagasan, Pandangan Kritis, dan Solusi untuk Monolog

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks artikel ilmiah populer pada lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cuplikan artikel ilmiah populer berikut:
  2. Teks Artikel: 'Ketergantungan Gawai dan Penurunan Interaksi Sosial Remaja'. Berdasarkan survei literasi digital 2023, rata-rata remaja menghabiskan waktu 6-8 jam sehari di depan layar gawai. Fenomena 'phubbing' (mengabaikan lawan bicara demi gawai) meningkat hingga 65% di kalangan pelajar saat jam istirahat sekolah. Akibatnya, kepekaan empati menurun dan terjadi kecemasan sosial saat harus berbicara langsung tatap muka. Namun, melarang gawai sepenuhnya di sekolah terbukti memicu penolakan dan ketertinggalan informasi belajar.
  3. Petakan gagasan pokok masalah, pandangan kritismu terhadap fenomena tersebut, dan solusi yang akan kamu suarakan dalam monolog lisan ke dalam tabel perencanaan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan artikel, tentukan 1 gagasan pokok masalah, 1 pandangan kritis (penilaian/analisis kamu terhadap dampak masalah), dan 1 tawaran solusi realistis yang akan kamu presentasikan!

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 3 baris berikut: (1) Gagasan Masalah dari Artikel, (2) Pandangan Kritis (Evaluasi Dampak), (3) Tawaran Solusi Konkret.

Kegiatan 2: Menyusun Kerangka Urutan Tuturan Monolog Kritis

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil analisis kegiatan 1
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Monolog kritis menuntut alur penyampaian lisan yang runtut: Pembuka (pernyataan gagasan masalah), Isi (ulasan pandangan kritis berbasis data), dan Penutup (penegasan tawaran solusi).
  2. Susunlah poin-poin kalimat kunci yang akan kamu ucapkan secara lisan saat melakukan monolog agar penyampaianmu terarah dan tidak keluar konteks.

Pertanyaan:

1. Tuliskan draf kalimat tuturan monologmu untuk masing-masing struktur berikut: (a) Kalimat pembuka penyampai gagasan masalah, (b) Kalimat isi penyampai pandangan kritis, dan (c) Kalimat penutup penyampai ajakan solusi!

Tuliskan uraian kalimat tuturan monolog pada 3 bagian: Bagian A (Pembuka Gagasan), Bagian B (Isi Pandangan Kritis), Bagian C (Penutup Pemberian Solusi).

Kegiatan 3: Mempresentasikan Monolog Kritis Mandiri dan Evaluasi Diri

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kerangka tuturan monolog kegiatan 2
  • Pengatur waktu (stopwatch/ponsel kelas)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara bergiliran atau dalam kelompok kecil, presentasikan monolog kritismu secara mandiri (durasi monolog 1-2 menit per murid).
  2. Sampaikan gagasan, pandangan kritis, dan solusi secara lugas, berkesadaran, dan meyakinkan tanpa membaca teks utuh secara pasif.
  3. Setelah tampil, lakukan pemeriksaan ketercapaian monolog lisanmu menggunakan daftar cek mandiri di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Lakukan presentasi monolog secara lisan di hadapan penyimak, lalu centang ketercapaian unsur monolog kritis yang telah kamu tampilkan pada daftar cek!

Ruang tabel jawaban

Tabel ceklis mandiri 3 aspek: [ ] Menyampaikan gagasan masalah artikel secara lisan, [ ] Menyampaikan pandangan kritis berbasis pertimbangan logis, [ ] Mempresentasikan solusi yang realistis dan dapat diterapkan.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari monolog kritismu yang menurutmu paling kuat dalam meyakinkan pendengar mengenai solusi yang kamu tawarkan?

2. Tantangan apa yang kamu rasakan saat harus menyampaikan pandangan kritis dan solusi secara lisan dalam bentuk monolog mandiri?

3. Bagaimana kemampuan menyampaikan gagasan secara lisan ini membantumu ketika melihat permasalahan nyata di lingkungan sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.