LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Melisankan Pantun dengan Lafal, Intonasi, dan Penghayatan yang Tepat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Melisankan Pantun dengan Lafal, Intonasi, dan Penghayatan yang Tepat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Melisankan Pantun dengan Lafal, Intonasi, dan Penghayatan yang Tepat
Bahasa Indonesia - Kelas 9
Bab 2 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D) Topik: Melisankan Pantun dengan Lafal, Intonasi, dan Penghayatan yang Tepat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Memahami Teknik Melisankan PantunEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan lafal dalam melisankan pantun! Berikan contoh pelafalan yang harus diperhatikan. 2. Mengapa intonasi penting dalam membacakan pantun? Apa yang terjadi jika pantun dibaca dengan intonasi datar? 3. Lengkapi tabel berikut tentang aspek-aspek melisankan pantun! Ruang tabel jawaban Jawaban nomor 1 dan 2: tulis dalam bentuk paragraf minimal 3-4 kalimat. Jawaban nomor 3: buat tabel dengan 4 kolom (Aspek, Pengertian, Cara Menerapkan, Contoh dalam Pantun) dan 3 baris (Lafal, Intonasi, Penghayatan). Kegiatan 2: Berlatih Melisankan Pantun dalam Kelompok KecilEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buat lembar penilaian untuk teman sekelompokmu yang membacakan pantun. Gunakan skala 1-4 (1=kurang, 2=cukup, 3=baik, 4=sangat baik) untuk setiap aspek. Ruang tabel jawaban 2. Tuliskan 3 kesulitan yang kamu alami saat berlatih melisankan pantun dan bagaimana cara mengatasinya! 3. Berdasarkan latihan kelompok, tuliskan satu hal yang sudah kamu kuasai dan satu hal yang masih perlu ditingkatkan dalam melisankan pantun! Nomor 1: buat tabel dengan 6 kolom dan minimal 4 baris (untuk 3-4 teman yang dinilai). Nomor 2 dan 3: tulis dalam bentuk poin-poin atau paragraf, masing-masing minimal 5 kalimat. Kegiatan 3: Penampilan Melisankan Pantun di Hadapan KelasEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Setelah tampil membacakan pantun, tuliskan perasaan dan pengalamanmu! Apa yang membuatmu bangga? Apa yang ingin kamu perbaiki? 2. Menurut pengamatanmu, siapa teman yang paling ekspresif dalam melisankan pantun? Jelaskan apa yang membuatnya ekspresif dan apa yang bisa kamu pelajari darinya! 3. Bagaimana pantun dapat menjadi media untuk menyampaikan kepedulian sosial di lingkungan sekitarmu? Berikan contoh konkret! Setiap pertanyaan dijawab dalam bentuk paragraf minimal 5-7 kalimat. Untuk nomor 3, boleh ditambahkan contoh pantun konkret yang relevan dengan konteks kepedulian sosial. REFLEKSI1. Apa hal paling berharga yang kamu pelajari dari kegiatan melisankan pantun hari ini? Bagaimana pengalaman ini mengubah cara pandangmu tentang pantun sebagai karya sastra lisan? 2. Setelah belajar melisankan pantun dengan baik, kapan dan di mana kamu bisa menggunakan keterampilan ini dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contoh situasi konkret! 3. Jika kamu diminta memberi saran kepada adik kelas yang baru belajar membacakan pantun, apa tiga tips terpenting yang akan kamu sampaikan? Mengapa tiga hal itu yang kamu pilih? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.