LKPDPertemuan 8Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Melisankan Pantun dengan Lafal, Intonasi, dan Penghayatan yang Tepat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Melisankan Pantun dengan Lafal, Intonasi, dan Penghayatan yang Tepat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Melisankan Pantun dengan Lafal, Intonasi, dan Penghayatan yang Tepat

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 2 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Melisankan Pantun dengan Lafal, Intonasi, dan Penghayatan yang Tepat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMelisankan Pantun dengan Lafal, Intonasi, dan Penghayatan yang Tepat
Alokasi Waktu2 x 40 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca nyaring, murid dapat membacakan pantun secara lisan dengan lafal, intonasi, dan penghayatan yang tepat di hadapan teman.
  2. Melalui kegiatan melisankan pantun, murid dapat menyajikan ungkapan kepedulian melalui pantun yang dilisankan secara ekspresif dan komunikatif.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Siapkan pantun yang sudah kamu tulis pada pertemuan sebelumnya.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan penuh kesadaran, bermakna, dan rasa senang.
  • Jika ada kesulitan, jangan ragu bertanya kepada guru atau berdiskusi dengan teman.
  • Siapkan mental untuk tampil percaya diri membacakan pantun di hadapan teman-teman.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memahami Teknik Melisankan Pantun

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pantun yang telah ditulis sebelumnya
  • Alat tulis
  • Buku panduan atau catatan tentang teknik melisankan pantun

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah penjelasan tentang tiga aspek penting dalam melisankan pantun: lafal, intonasi, dan penghayatan.
  2. Perhatikan contoh pantun yang akan dibacakan guru dengan teknik yang benar.
  3. Amati perbedaan ketika guru membaca dengan teknik yang tepat dan yang kurang tepat.
  4. Diskusikan dengan teman sebangku apa yang kamu pahami dari demonstrasi guru.
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan untuk menguji pemahamanmu tentang teknik melisankan pantun.

Pertanyaan:

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan lafal dalam melisankan pantun! Berikan contoh pelafalan yang harus diperhatikan.

2. Mengapa intonasi penting dalam membacakan pantun? Apa yang terjadi jika pantun dibaca dengan intonasi datar?

3. Lengkapi tabel berikut tentang aspek-aspek melisankan pantun!

Ruang tabel jawaban

Jawaban nomor 1 dan 2: tulis dalam bentuk paragraf minimal 3-4 kalimat. Jawaban nomor 3: buat tabel dengan 4 kolom (Aspek, Pengertian, Cara Menerapkan, Contoh dalam Pantun) dan 3 baris (Lafal, Intonasi, Penghayatan).

Kegiatan 2: Berlatih Melisankan Pantun dalam Kelompok Kecil

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Pantun masing-masing anggota kelompok
  • Lembar penilaian teman sebaya
  • Alat tulis
  • Handphone untuk merekam (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Setiap anggota kelompok membacakan pantun yang telah ditulis sendiri secara bergiliran.
  3. Saat temanmu membacakan pantun, dengarkan dengan saksama dan perhatikan tiga aspek: lafal, intonasi, dan penghayatan.
  4. Berikan penilaian dan masukan konstruktif menggunakan lembar penilaian teman sebaya.
  5. Setelah mendapat masukan, lakukan latihan ulang untuk memperbaiki cara melisankan pantunmu.
  6. Diskusikan dalam kelompok: pantun mana yang paling ekspresif dan mengapa?

Pertanyaan:

1. Buat lembar penilaian untuk teman sekelompokmu yang membacakan pantun. Gunakan skala 1-4 (1=kurang, 2=cukup, 3=baik, 4=sangat baik) untuk setiap aspek.

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan 3 kesulitan yang kamu alami saat berlatih melisankan pantun dan bagaimana cara mengatasinya!

3. Berdasarkan latihan kelompok, tuliskan satu hal yang sudah kamu kuasai dan satu hal yang masih perlu ditingkatkan dalam melisankan pantun!

Nomor 1: buat tabel dengan 6 kolom dan minimal 4 baris (untuk 3-4 teman yang dinilai). Nomor 2 dan 3: tulis dalam bentuk poin-poin atau paragraf, masing-masing minimal 5 kalimat.

Kegiatan 3: Penampilan Melisankan Pantun di Hadapan Kelas

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pantun yang telah disempurnakan
  • Handphone untuk merekam video (bagi yang belum tampil di kelas)
  • Keberanian dan percaya diri

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan memanggil beberapa siswa secara acak atau sukarela untuk tampil di depan kelas.
  2. Jika dipanggil, maju ke depan dengan percaya diri.
  3. Sebelum membaca, tarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri.
  4. Bacakan pantunmu dengan memperhatikan lafal, intonasi, dan penghayatan yang sudah kamu pelajari.
  5. Sampaikan ungkapan kepedulianmu melalui pantun secara ekspresif dan komunikatif.
  6. Setelah selesai, terima masukan dari guru dan teman-teman dengan lapang dada.
  7. Bagi yang belum tampil di depan kelas, rekam video pembacaan pantunmu di rumah dan kumpulkan kepada guru.

Pertanyaan:

1. Setelah tampil membacakan pantun, tuliskan perasaan dan pengalamanmu! Apa yang membuatmu bangga? Apa yang ingin kamu perbaiki?

2. Menurut pengamatanmu, siapa teman yang paling ekspresif dalam melisankan pantun? Jelaskan apa yang membuatnya ekspresif dan apa yang bisa kamu pelajari darinya!

3. Bagaimana pantun dapat menjadi media untuk menyampaikan kepedulian sosial di lingkungan sekitarmu? Berikan contoh konkret!

Setiap pertanyaan dijawab dalam bentuk paragraf minimal 5-7 kalimat. Untuk nomor 3, boleh ditambahkan contoh pantun konkret yang relevan dengan konteks kepedulian sosial.

REFLEKSI

1. Apa hal paling berharga yang kamu pelajari dari kegiatan melisankan pantun hari ini? Bagaimana pengalaman ini mengubah cara pandangmu tentang pantun sebagai karya sastra lisan?

2. Setelah belajar melisankan pantun dengan baik, kapan dan di mana kamu bisa menggunakan keterampilan ini dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contoh situasi konkret!

3. Jika kamu diminta memberi saran kepada adik kelas yang baru belajar membacakan pantun, apa tiga tips terpenting yang akan kamu sampaikan? Mengapa tiga hal itu yang kamu pilih?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.