LKPDPertemuan 7Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menulis Pantun Berisi Ungkapan Kepedulian dan Pesan Bermakna

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menulis Pantun Berisi Ungkapan Kepedulian dan Pesan Bermakna". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menulis Pantun Berisi Ungkapan Kepedulian dan Pesan Bermakna

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 2 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menulis Pantun Berisi Ungkapan Kepedulian dan Pesan Bermakna

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenulis Pantun Berisi Ungkapan Kepedulian dan Pesan Bermakna
Alokasi Waktu2 x 40 menit (80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menulis kreatif, murid dapat menulis pantun yang memuat ungkapan kepedulian, nasihat, atau gagasan secara logis, kreatif, dan indah sesuai konteks kehidupan sehari-hari.
  2. Melalui kegiatan menulis pantun, murid dapat menyunting pantun milik sendiri maupun teman berdasarkan kesesuaian struktur, rima, dan kejelasan pesan yang disampaikan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri terlebih dahulu, lalu diskusikan hasil kerjamu dengan teman sebangku.
  • Gunakan imajinasimu dan pengalaman sehari-hari dalam menulis pantun.
  • Pastikan pantun yang kamu tulis memenuhi ciri-ciri pantun yang telah dipelajari: 4 baris, a-b-a-b, sampiran-isi, dan bermakna.
  • Tulis dengan rapi dan jujur. Tidak ada jawaban benar atau salah dalam berkreativitas, yang penting kamu berusaha!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menentukan Isi Pantun Berdasarkan Konteks Kehidupan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati situasi di lingkungan sekitarmu (keluarga, sekolah, masyarakat) yang membuatmu ingin menyampaikan kepedulian, nasihat, atau gagasan.
  2. Pilih tiga situasi yang menurutmu penting dan tuliskan dalam tabel.
  3. Tentukan pesan atau isi pantun yang ingin kamu sampaikan untuk setiap situasi tersebut.
  4. Rumuskan isi pantun dalam 2 baris (baris ke-3 dan ke-4 pantun) yang saling berhubungan logis.
  5. Perhatikan bahwa isi pantun harus jelas, bermakna, dan sesuai dengan situasi yang kamu pilih.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan tiga situasi di sekitarmu dan pesan yang ingin kamu sampaikan melalui pantun!

Ruang tabel jawaban

2. Dari ketiga situasi di atas, pilih satu yang paling penting menurutmu. Jelaskan mengapa situasi tersebut membuatmu ingin menyampaikan pesan melalui pantun!

Tabel dengan 3 kolom: No. | Situasi di Sekitarmu | Pesan/Isi Pantun (2 baris). Uraian ditulis dalam 3-5 kalimat di bawah tabel.

Kegiatan 2: Menciptakan Pantun Lengkap dengan Sampiran Kreatif

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja
  • Kamus Bahasa Indonesia (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan salah satu isi pantun yang telah kamu buat di Kegiatan 1.
  2. Buatlah sampiran (2 baris pertama) yang menarik, kreatif, dan berrima a-b dengan isi pantun.
  3. Pastikan sampiran tidak terkait langsung dengan isi, tetapi memiliki rima yang cocok.
  4. Gunakan kosakata yang kaya: denotatif (makna sebenarnya), konotatif (makna kias), atau kiasan (perumpamaan, metafora).
  5. Tulis pantun lengkapmu (4 baris) dan beri judul yang menarik.
  6. Tandai kata-kata yang bermakna konotatif atau kiasan dalam pantunmu.

Pertanyaan:

1. Tulislah pantun lengkap (sampiran + isi) berdasarkan isi pantun yang telah kamu pilih di Kegiatan 1! Beri judul yang menarik.

2. Identifikasi dan tandai kata atau frasa dalam pantunmu yang menggunakan makna konotatif atau kiasan. Jelaskan maknanya!

Ruang tabel jawaban

3. Jelaskan hubungan antara sampiran dan isi dalam pantunmu! Apakah rimannya sudah sesuai pola a-b-a-b?

Kotak untuk menulis pantun 4 baris dengan judul. Tabel dengan 3 kolom: Kata/Frasa | Jenis (denotatif/konotatif/kiasan) | Makna. Uraian 3-4 kalimat.

Kegiatan 3: Menyunting Pantun Sendiri dan Teman

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar Kerja
  • Pantun teman

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tukarkan pantunmu dengan teman sebangku.
  2. Baca pantun temanmu dengan saksama.
  3. Periksa pantun temanmu berdasarkan kriteria: struktur (4 baris), rima (a-b-a-b), kejelasan pesan, dan kesesuaian sampiran-isi.
  4. Berikan saran perbaikan yang membangun dan spesifik.
  5. Terima masukan dari temanmu tentang pantunmu sendiri.
  6. Perbaiki pantunmu berdasarkan masukan yang kamu terima dan pertimbanganmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Lengkapi lembar penyuntingan pantun temanmu dengan mengisi tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan pantunmu yang sudah diperbaiki berdasarkan masukan teman dan evaluasi dirimu sendiri! Jelaskan apa yang kamu perbaiki.

3.

Refleksi proses penyuntingan

Apa yang paling menantang saat menyunting pantun temanmu? Apa yang kamu pelajari dari masukan temanmu?

Tabel penyuntingan dengan 6 kolom: Nama Pemilik Pantun | Aspek Struktur | Aspek Rima | Aspek Kejelasan Pesan | Aspek Kesesuaian Sampiran-Isi | Saran Perbaikan. Kotak untuk menulis pantun hasil perbaikan dan penjelasan (4-5 kalimat). Uraian refleksi 3-5 kalimat.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menyenangkan dari proses menulis pantun hari ini?

2. Bagaimana pantun dapat menjadi cara yang efektif untuk menyampaikan kepedulian atau nasihat kepada orang lain?

3. Dalam situasi kehidupan nyata apa lagi kamu bisa menggunakan pantun untuk berkomunikasi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.