LKPDPertemuan 5Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menganalisis Makna Tersirat Berupa Pesan Kiasan dalam Teks Visual Pantun

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menganalisis Makna Tersirat Berupa Pesan Kiasan dalam Teks Visual Pantun".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menganalisis Makna Tersirat Berupa Pesan Kiasan dalam Teks Visual Pantun

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menganalisis Makna Tersirat Berupa Pesan Kiasan dalam Teks Visual Pantun

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenganalisis Makna Tersirat Berupa Pesan Kiasan dalam Teks Visual Pantun
Alokasi Waktu3 JP (3 x 40 menit = 120 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis informasi berupa pesan dari teks visual pantun untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Cermati setiap teks visual pantun dan ilustrasi yang disajikan pada lembar kerja secara saksama.
  • Diskusikan langkah analisis makna bersama teman kelompokmu dengan aktif dan saling menghargai.
  • Tuliskan hasil analisis informasi tersurat dan tersirat pada kolom atau format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Informasi Tersurat dan Membedah Kiasan Teks Visual Pantun

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja peserta didik
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati Teks Visual Pantun 1 berikut: Gambar seorang pemuda mengayuh sampan menembus riam air deras menuju hulu sungai dan pemuda lain berenang gembira di tepi danau yang tenang, disertai teks pantun: 'Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.'
  2. Tentukan informasi yang tertulis secara langsung (tersurat) pada baris isi pantun.
  3. Analisis makna kata kiasan yang digunakan dalam teks visual tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Teks Visual Pantun 1 di atas, sebutkan informasi tersurat (pernyataan tertulis langsung) yang terdapat pada baris ketiga dan keempat!

2. Lengkapilah analisis makna kiasan berdasarkan kata dalam pantun dan petunjuk visualnya pada tabel berikut:

  1. Kata Kias: 'Bersakit-sakit'
  2. Kata Kias: 'Bersenang-senang'
Ruang tabel jawaban

Format tabel analisis kata kias (3 kolom: Kata Kiasan | Petunjuk Visual | Makna Kata Kiasan). Tuliskan jawaban nomor 1 pada baris isian 2 baris kalimat, dan nomor 2 pada tabel isian yang disediakan.

Kegiatan 2: Menganalisis Makna Tersirat Pesan Kiasan dalam Berbagai Teks Visual Pantun

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks visual pantun A dan B
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara berpasangan.
  2. Amati dua teks visual pantun berikut: - Teks Visual Pantun A: Gambar pohon kelapa yang tumbuh tegak berbuah lebat di tepi pantai berbatu karang, memuat teks: 'Pohon kelapa tumbuh di karang, tertiup angin daun melambai. Kalau ilmu dijunjung orang, derajat tinggi mudahlah capai.' - Teks Visual Pantun B: Gambar sebuah lesung dan penumbuk padi di lumbung desa dengan latar bulir padi menguning yang mulai merunduk, memuat teks: 'Kuning merunduk si buah padi, panen melimpah di tepi kali. Rendahkan hati kuatkan budi, bagikan ilmu seluas bumi.'
  3. Lakukan analisis mendalam untuk menemukan pesan tersirat (nasihat atau ajaran moral di balik lambang/kiasan visual) dari masing-masing pantun.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Teks Visual Pantun A, jelaskan analisis keterkaitan antara gambar pohon kelapa di atas karang dengan makna tersirat dari pesan pantun tersebut!

2. Berdasarkan Teks Visual Pantun B, analisis makna tersirat di balik kiasan 'buah padi yang merunduk' yang dipadukan dengan baris 'Rendahkan hati kuatkan budi'!

Format uraian berstruktur berupa kotak analisis berisi dua bagian: (1) Hasil analisis pesan tersirat Teks A (minimal 2-3 kalimat logis), (2) Hasil analisis pesan tersirat Teks B (minimal 2-3 kalimat logis).

Kegiatan 3: Mengevaluasi dan Membandingkan Pesan Tersurat dan Tersirat Teks Pantun

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Infografik Pantun C
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Cermati Teks Visual Pantun C: Infografik edukasi bergambar anak yang mengayuh sepeda melintasi jalan mendaki berbatu menuju puncak bukit tempat lentera buku bercahaya, bertuliskan: 'Mendaki bukit berbatu cadas, terik mentari jangan dihirau. Asahlah pikiran supaya cerdas, bagaikan pedang berkilau-kilau.'
  3. Diskusikan perbedaan antara pesan tersurat dan pesan tersirat pada infografik pantun tersebut, lalu tuangkan ke dalam diagram perbandingan.

Pertanyaan:

1. Lakukan analisis perbandingan pesan dari Teks Visual Pantun C dengan mengisi tabel pembanding:

  1. Pesan Tersurat (apa yang dinyatakan secara harfiah pada baris pantun):
    1. Pesan Tersirat (makna kiasan 'mengasah pikiran bagaikan pedang berkilau' dihubungkan dengan visual mendaki bukit cadas):
Ruang tabel jawaban

2. Diskusikan dalam kelompok: Mengapa penyampaian pesan melalui kiasan dan ilustrasi visual pada pantun lebih efektif membantu pembaca memahami makna tersirat dibandingkan teks petunjuk biasa?

Tabel perbandingan 2 kolom (Aspek Informasi | Rumusan Pesan Teks Pantun C) dan kolom catatan kesimpulan hasil diskusi kelompok (4-5 baris).

REFLEKSI

1. Bagaimana cara membantumu membedakan informasi yang tertulis langsung (tersurat) dengan pesan yang tersembunyi di balik kiasan (tersirat) saat membaca teks visual pantun?

2. Pesan kiasan dari pantun mana yang paling berkesan dan paling relevan dengan tantangan belajarmu saat ini? Jelaskan alasannya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.