LKPDPertemuan 10Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan untuk Menulis Pantun

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan untuk Menulis Pantun".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan untuk Menulis Pantun

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 2 Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan untuk Menulis Pantun

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan untuk Menulis Pantun
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk menulis pantun

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan teks stimulus dengan cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk masing-masing kegiatan.
  • Gunakan kosakata baru bermakna denotatif, konotatif, dan kiasan secara tepat dalam melengkapi dan menyusun bait pantun.
  • Periksa kembali penggunaan rima akhir (a-b-a-b) serta penempatan kosakata pada bagian sampiran atau isi pantun.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memilah dan Menggunakan Kosakata Baru ke dalam Baris Pantun

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis/lembar kerja
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan bank kata berikut: (1) gulita [denotatif], (2) bunga bangsa [kiasan], (3) lapang dada [kiasan], (4) lentera [konotatif/kiasan].
  2. Lengkapilah bagian rumpang pada baris pantun di bawah ini dengan memilih kosakata yang paling tepat sesuai makna dan rima akhirnya.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah baris rumpang pada bait pantun berikut dengan memilih kata yang tepat dari bank kata:
Bait A (Sampiran): 'Malam hening langit berjelaga / Bintang tertutup awan [...]'.
Bait B (Isi): 'Bila gagal jangan mendua / Hadapi ujian ber-[...]'
Bait C (Isi): 'Buku dibaca pemandu cita / Ilmu bagaikan [...] jiwa'.
Bait D (Isi): 'Gugur pahlawan di medan laga / Menjadi harum sang [...]'.

Tuliskan pasangan bait dan kata pilihanmu dalam format daftar:
- Bait A: [...]
- Bait B: [...]
- Bait C: [...]
- Bait D: [...]

Kegiatan 2: Menggunakan Kosakata Baru untuk Mengubah Larik Pantun Biasa Menjadi Kiasan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua baris isi pantun biasa berikut yang bermakna lugas/denotatif.
  2. Gantilah kata/frasa yang digarisbawahi dengan menggunakan kosakata bermakna kiasan atau konotatif yang tersedia agar larik pantun menjadi lebih indah tanpa mengubah maksud aslinya.
  3. Kosakata pilihan: 'rendah hati' (menggantikan tidak sombong), 'berpangku tangan' (menggantikan bermalas-malasan), 'lapang dada' (menggantikan bersabar).

Pertanyaan:

1. Ubahlah baris pantun berikut dengan menggunakan kosakata kiasan yang disediakan:

  1. Baris asli: 'Jika kamu sudah juara / Jangan pernah menjadi sombong' -> Gunakan kiasan 'rendah hati' untuk memperbaiki baris kedua.
  2. Baris asli: 'Kalau ingin hidup mapan / Jangan hanya bermalas-malasan' -> Gunakan kiasan 'berpangku tangan' untuk memperbaiki baris kedua.

Tuliskan hasil perbaikan baris pantun pada format 2 baris:
1. Baris baru: [...]
2. Baris baru: [...]

Kegiatan 3: Menulis Pantun Utuh Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Denotatif, Konotatif, dan Kiasan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tuliskan 1 bait pantun utuh (terdiri atas 4 baris: 2 baris sampiran dan 2 baris isi) dengan skema rima a-b-a-b.
  2. Wajib menggunakan minimal 1 kosakata bermakna kiasan/konotatif pada baris isi (contoh pilihan kata: lapang dada, bunga bangsa, lentera ilmu, unjuk gigi, rendah hati, buah tangan, berpangku tangan).
  3. Wajib menggunakan kosakata bermakna denotatif yang jelas dan logis pada baris sampiran.
  4. Selesaikan penulisan pantun, lakukan pengecekan bersama teman sebangku, lalu luangkan waktu untuk refleksi bersama di akhir kegiatan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 1 bait pantun utuh (4 baris) karya kalian sendiri yang memadukan kosakata denotatif pada sampiran dan kosakata kiasan/konotatif pada bagian isi!

Tuliskan bait pantunmu dalam format kotak bait pantun:
Baris 1 (Sampiran) : [...]
Baris 2 (Sampiran) : [...]
Baris 3 (Isi) : [...]
Baris 4 (Isi) : [...]
Kosakata kiasan/konotatif yang digunakan: [...]

REFLEKSI

1. Bagaimana penggunaan kosakata bermakna kiasan membuat pesan dalam pantun yang kamu tulis terasa lebih bermakna dan menarik?

2. Apa tantangan utama yang kamu hadapi saat mencocokkan kosakata kiasan dengan rima akhir baris pantun, dan bagaimana kamu mengatasinya?

3. Kosakata kiasan baru apa yang paling kamu sukai hari ini dan ingin kamu gunakan lagi dalam tulisan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.