LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan untuk Menulis Pantun
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan untuk Menulis Pantun".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan untuk Menulis Pantun
Bahasa Indonesia - Kelas 9
Bab 2 Pertemuan 10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D) Topik: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan untuk Menulis Pantun INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Memilah dan Menggunakan Kosakata Baru ke dalam Baris PantunEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah baris rumpang pada bait pantun berikut dengan memilih kata yang tepat dari bank kata: Tuliskan pasangan bait dan kata pilihanmu dalam format daftar: Kegiatan 2: Menggunakan Kosakata Baru untuk Mengubah Larik Pantun Biasa Menjadi KiasanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ubahlah baris pantun berikut dengan menggunakan kosakata kiasan yang disediakan:
Tuliskan hasil perbaikan baris pantun pada format 2 baris: Kegiatan 3: Menulis Pantun Utuh Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Denotatif, Konotatif, dan KiasanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan 1 bait pantun utuh (4 baris) karya kalian sendiri yang memadukan kosakata denotatif pada sampiran dan kosakata kiasan/konotatif pada bagian isi! Tuliskan bait pantunmu dalam format kotak bait pantun: REFLEKSI1. Bagaimana penggunaan kosakata bermakna kiasan membuat pesan dalam pantun yang kamu tulis terasa lebih bermakna dan menarik? 2. Apa tantangan utama yang kamu hadapi saat mencocokkan kosakata kiasan dengan rima akhir baris pantun, dan bagaimana kamu mengatasinya? 3. Kosakata kiasan baru apa yang paling kamu sukai hari ini dan ingin kamu gunakan lagi dalam tulisan sehari-hari? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.