LKPDPertemuan 10Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Mengevaluasi Kualitas Argumen Teks Diskusi Menggunakan Sumber Informasi Pembanding

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 9 dengan topik "Mengevaluasi Kualitas Argumen Teks Diskusi Menggunakan Sumber Informasi Pembanding".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 9: Mengevaluasi Kualitas Argumen Teks Diskusi Menggunakan Sumber Informasi Pembanding

Bahasa Indonesia - Kelas 9

Bab 1 Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengevaluasi Kualitas Argumen Teks Diskusi Menggunakan Sumber Informasi Pembanding

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMengevaluasi Kualitas Argumen Teks Diskusi Menggunakan Sumber Informasi Pembanding
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi kualitas dan kredibilitas dari teks diskusi visual menggunakan sumber informasi lain

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar materi dan seluruh teks yang disajikan secara saksama.
  • Bekerjalah secara mandiri dan bertukar pikiran dalam kelompok sesuai instruksi tiap kegiatan.
  • Gunakan sumber pembanding yang disediakan untuk menguji keakuratan, kelogisan, dan kredibilitas argumen pada teks utama.
  • Tuliskan hasil evaluasi pada tabel dan kolom ruang jawaban yang telah disiapkan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membandingkan Klaim Data Teks Diskusi Visual dengan Sumber Data Resmi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks stimulus infografik dan kutipan laporan data resmi
  • Alat tulis / pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati Teks Diskusi Visual A (Infografik Komunitas Peduli Pendidikan) bertema 'Penghapusan Sistem Perangkingan di Rapor'.
  2. Klaim Teks A: '90% murid SMP di kota besar mengalami stres akut akibat sistem perangkingan rapor (Survei Forum Bebas Ujian, 2023). Oleh karena itu, perangkingan mutlak merusak psikologis anak.'
  3. Cermati Sumber Pembanding B (Laporan Balitbang Kemendikbudristek & Kemenkes, 2023): 'Survei kesehatan mental remaja nasional menunjukkan 24,5% murid merasa tertekan menghadapi masa ujian umum dan persaingan nilai, sedangkan faktor utama stres didominasi oleh beban tugas harian dan relasi sosial (48%), bukan sistem pemeringkatan tunggal.'
  4. Lakukan evaluasi terhadap akurasi dan kredibilitas data pada Teks A dengan merujuk pada Sumber B.
  5. Jawablah pertanyaan evaluasi pada format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan perbandingan antara Teks A dan Sumber B, bagaimanakah keakuratan klaim angka '90% murid stres akut akibat perangkingan' pada Teks A?

2. Bagaimanakah tingkat kredibilitas sumber rujukan Teks A ('Survei Forum Bebas Ujian, 2023') jika dibandingkan dengan rujukan Sumber B?

Tuliskan uraian evaluasi pada lembar jawaban bergaris minimal 2-3 kalimat logis per nomor yang memuat perbandingan angka dan kredibilitas lembaga sumber.

Kegiatan 2: Uji Kualitas Argumen Pro dan Kontra Menggunakan Sumber Ilmiah Pembanding

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks argumen diskusi dan kutipan jurnal pembanding
  • Penggaris dan pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua kutipan argumen dari Teks Diskusi Visual B berikut:
  2. Argumen 1 (Kontra Perangkingan): 'Perangkingan harus dihapus seketika karena sepenuhnya mematikan kreativitas dan membuat murid bodoh merasa terasing secara permanen.'
  3. Argumen 2 (Pro Perangkingan): 'Sistem peringkat rapor tetap penting sebagai instrumen evaluasi diri murid untuk mengetahui posisi kompetensinya dan melatih daya juang menghadapi seleksi pendidikan lanjut.'
  4. Bandingkan kedua argumen tersebut dengan Sumber Rujukan C (Jurnal Psikologi Pendidikan, 2022): 'Penilaian kompetensi yang transparan membantu penetapan tujuan belajar (goal-setting), namun pemeringkatan publik yang disertai label negatif terbukti menurunkan motivasi intrinsik siswa rentan.'
  5. Lengkapilah tabel evaluasi kualitas argumen berdasarkan kecukupan bukti, kelogisan nalar, dan objektivitas.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel evaluasi berikut untuk menilai kualitas penalaran dan kelayakan Argumen 1 dan Argumen 2 menggunakan rujukan Sumber C!

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 4 kolom: [Argumen yang Dievaluasi] | [Kesesuaian dengan Sumber C] | [Kecacatan Logika / Kelebihan Argumen] | [Kategori Kualitas (Tinggi/Sedang/Rendah)].

Kegiatan 3: Menyusun Simpulan Evaluasi Kualitas Teks Diskusi Secara Menyeluruh

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Catatan hasil analisis Kegiatan 1 dan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama rekan sebangku seluruh temuan evaluasi dari Kegiatan 1 dan Kegiatan 2.
  2. Tentukan vonis akhir mengenai kualitas dan kredibilitas teks diskusi visual bertema perangkingan rapor tersebut.
  3. Tuliskan rekomendasi perbaikan argumen agar teks diskusi tersebut menjadi berimbang, valid, dan dapat dipercaya pembaca.
  4. Selesaikan kegiatan termasuk pengisian refleksi mandiri di akhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan seluruh hasil perbandingan dengan sumber-sumber rujukan terpercaya, simpulkan kelayakan dan kredibilitas teks diskusi visual tersebut sebagai sumber informasi publik!

2. Tuliskan 2 rekomendasi konkret agar argumen dalam teks diskusi visual tersebut menjadi lebih berkualitas dan kredibel!

Tuliskan simpulan pada kotak evaluasi akhir (minimal 1 paragraf, 3-4 kalimat) dan cantumkan butir rekomendasi bernomor.

REFLEKSI

1. Langkah evaluasi mana yang paling membantumu menemukan kelemahan sebuah teks: memeriksa keaslian asal data atau menguji kelogisan kalimat argumennya? Mengapa?

2. Bagaimana kebiasaan membandingkan teks dengan sumber rujukan lain membantumu agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi keliru di media sosial?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.