LKPDPertemuan 5Bab 6Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Mengidentifikasi Ungkapan Rasa Peduli dan Simpati dalam Teks Pidato

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Mengidentifikasi Ungkapan Rasa Peduli dan Simpati dalam Teks Pidato". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Mengidentifikasi Ungkapan Rasa Peduli dan Simpati dalam Teks Pidato

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 6 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengidentifikasi Ungkapan Rasa Peduli dan Simpati dalam Teks Pidato

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengidentifikasi Ungkapan Rasa Peduli dan Simpati dalam Teks Pidato
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi ungkapan rasa peduli dan simpati yang terdapat dalam teks pidato serta menjelaskan fungsinya sebagai wujud kepedulian sosial pembicara. (elemen: Membaca dan Memirsa)
  2. Murid dapat menulis ungkapan kepedulian dan simpati dengan menggunakan kosakata bermakna denotatif, konotatif, dan kiasan yang sesuai konteks pidato bertema kebaikan. (elemen: Menulis)

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Gunakan pensil dan spidol warna untuk membedakan jenis ungkapan — misalnya biru untuk peduli, merah untuk simpati, hijau untuk kata kiasan.
  • Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku sebelum menuliskan versi akhir — ingat: suara kepedulian lebih kuat ketika diucapkan bersama!
  • Ingatlah: ungkapan peduli bukan hanya soal kata, tapi juga soal niat, nada, dan kehadiran hati.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mendengar dengan Hati: Mengamati Pidato Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Perangkat digital (tablet/laptop) atau proyektor
  • Buku Siswa hal. 209–212

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tonton video pendek (3 menit) pidato Ketua OSIS tentang kebersihan lingkungan sekolah (link tersedia di QR code di buku siswa hal. 209).
  2. Catat 3 kalimat yang membuatmu merasa 'diperhatikan', 'dimengerti', atau 'didukung' — tulis di kolom 'Ungkapan yang Menyentuh'.
  3. Tandai: apakah kalimat itu menyampaikan PEDULI (perhatian aktif pada kondisi orang lain) atau SIMPATI (rasa ikut merasakan kesedihan/kesulitan orang lain)?
  4. Jelaskan secara singkat: mengapa kalimat itu berfungsi sebagai bentuk kepedulian sosial pembicara?

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut berdasarkan pengamatanmu terhadap video pidato:

Ruang tabel jawaban

Tulis dalam tabel 4 kolom: No., Kalimat dari Pidato, Jenis Ungkapan (Peduli/Simpati), Fungsi sebagai Kepedulian Sosial.

Kegiatan 2: Menulis dengan Makna: Membangun Ungkapan yang Bernapas

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu kosakata bermakna (lampiran LKPD)
  • Kamus mini denotatif-konotatif-kiasan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih satu tema kebaikan: 'membantu teman yang sedang kesepian', 'mendukung guru yang kelelahan', atau 'menyemangati adik kelas yang baru masuk'.
  2. Tulis 3 ungkapan berbeda (masing-masing 1 kalimat) untuk tema pilihanmu — satu menggunakan kosakata DENOTATIF (makna harfiah), satu menggunakan KONOTATIF (makna bernilai perasaan), dan satu menggunakan KIASAN (metafora/simbol).
  3. Pastikan setiap kalimat menyampaikan rasa peduli atau simpati secara jujur dan kontekstual.
  4. Berikan judul kecil untuk tiap ungkapan (misalnya: 'Kalimat Langsung', 'Kalimat Berhati', 'Kalimat Seperti Cahaya').

Pertanyaan:

1. Tulis ketiga ungkapanmu dalam format berikut:

Tulis dalam format: Tema → [nama ungkapan]: [kalimat]. Gunakan spasi antar baris dan beri penekanan pada kata kunci dengan garis bawah.

Kegiatan 3: Mencipta & Membagikan: Pidato Mini 60 Detik

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Stopwatch aplikasi ponsel
  • Lembar refleksi teman (format 2 kolom: Kalimat yang Mengena / Alasanku)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buat naskah pidato mini (maksimal 5 kalimat) berjudul 'Satu Kalimat untuk Satu Jiwa' — fokuskan pada ungkapan peduli/simpati yang kamu tulis di Kegiatan 2.
  2. Gunakan minimal SATU kosakata konotatif dan SATU kiasan dari hasil kerjamu.
  3. Latih penyampaiannya di depan cermin atau rekam suaramu selama 60 detik.
  4. Bagikan versi tertulis ke teman sebangku, lalu berikan umpan balik: 'Kalimat mana yang paling membuatmu merasa didengar? Mengapa?'

Pertanyaan:

1. Tuliskan naskah pidato mini (5 kalimat maksimal) dan tandai: (D) = denotatif, (K) = konotatif, (I) = kiasan.

Tulis naskah di garis putus-putus. Gunakan tanda kurung siku [(D)/(K)/(I)] setelah setiap kalimat yang sesuai.

REFLEKSI

1. Kalimat peduli mana yang pernah kamu dengar dari guru/orang tua saat kamu sedang kesulitan? Apa yang membuat kalimat itu tetap kamu ingat sampai sekarang?

2. Jika kamu bisa menulis satu ungkapan peduli untuk dirimu sendiri hari ini, kalimat apa yang akan kamu ucapkan — dan dengan kosakata seperti apa (denotatif/konotatif/kiasan)?

3. Apa yang berubah dalam cara kamu mendengar pidato orang lain setelah mengerjakan LKPD ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.