LKPDPertemuan 8Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan Metafora dan Repetisi untuk Menulis Teks Puisi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan Metafora dan Repetisi untuk Menulis Teks Puisi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan Metafora dan Repetisi untuk Menulis Teks Puisi

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 5 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan Metafora dan Repetisi untuk Menulis Teks Puisi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan Metafora dan Repetisi untuk Menulis Teks Puisi
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna kiasan untuk menulis teks puisi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dengan cermat dan saksama.
  • Gunakan kosakata baru bermakna kiasan (metafora dan repetisi) yang telah dipelajari sebagai bahan utama dalam menulis larik dan bait puisi.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau berpasangan sesuai instruksi pada setiap tahapan kegiatan.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat petunjuk atau kosakata yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Kosakata Baru Bermakna Kiasan ke dalam Larik Puisi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan / LKPD
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati daftar 4 kosakata baru bermakna kiasan yang disajikan: 'samudra asa', 'tinta emas', 'lentera jiwa', dan 'peluk hangat waktu'.
  2. Tuliskan masing-masing 1 larik puisi orisinal yang menggunakan kosakata baru bermakna kiasan tersebut.
  3. Pastikan kata kiasan tersebut terintegrasi secara utuh dan tepat dalam konteks larik puisi yang kamu tulis.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 1 larik puisi yang menggunakan kosakata baru bermakna kiasan 'samudra asa'!

2. Tuliskan 1 larik puisi yang menggunakan kosakata baru bermakna kiasan 'tinta emas'!

3. Tuliskan 1 larik puisi yang menggunakan kosakata baru bermakna kiasan 'lentera jiwa'!

4. Tuliskan 1 larik puisi yang menggunakan kosakata baru bermakna kiasan 'peluk hangat waktu'!

Tuliskan jawaban pada baris isian berikut:
1. samudra asa: [ ............................................................ ]
2. tinta emas: [ ............................................................ ]
3. lentera jiwa: [ ............................................................ ]
4. peluk hangat waktu: [ ............................................................ ]

Kegiatan 2: Menulis Bait Puisi dengan Kosakata Kiasan Metafora dan Teknik Repetisi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan / lembar kerja
  • Alat tulis dan penanda/stabilo

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu tema puisi: 'Cita-cita' atau 'Rasa Syukur'.
  2. Tuliskan satu bait puisi yang terdiri atas minimal 4 larik.
  3. Wajib menggunakan minimal 2 kosakata baru bermakna kiasan (metafora) dalam bait tersebut.
  4. Gunakan teknik pengulangan (repetisi kata/frasa bermakna kiasan) pada minimal 2 larik untuk mempertegas pengungkapan suasana hati.
  5. Garis bawahi kosakata bermakna kiasan dan lingkari kata yang mengalami repetisi pada bait yang kamu buat.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 1 bait puisi (4 larik) bertema 'Cita-cita' atau 'Rasa Syukur' dengan menggunakan minimal 2 kosakata baru bermakna kiasan serta menerapkan repetisi kosakata kiasan pada minimal 2 larik!

Format Lembar Tulis Bait Puisi:
Tema Pilihan: [ ............................................................ ]
Larik 1: [ ............................................................ ]
Larik 2: [ ............................................................ ]
Larik 3: [ ............................................................ ]
Larik 4: [ ............................................................ ]
(Keterangan: Beri garis bawah pada kosakata bermakna kiasan dan tanda lingkaran pada kata kiasan yang diulang/repetisi)

Kegiatan 3: Kreasi Utuh Menulis Teks Puisi Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Kiasan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tuliskan sebuah teks puisi utuh (terdiri atas 2 bait, masing-masing bait 4 larik).
  2. Gunakan secara terpadu kosakata baru yang memiliki makna kiasan (metafora) sekurang-kurangnya 3 kosakata kiasan yang berbeda di dalam teks puisi tersebut.
  3. Terapkan pengulangan kata/frasa kiasan (repetisi) pada larik-larik yang relevan untuk membangun kesatuan makna.
  4. Lengkapi tabel inventaris kosakata kiasan yang telah kamu gunakan di bawah teks puisi buatanmu.
  5. Lakukan kegiatan refleksi terbimbing bersama guru di 10 menit akhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Ciptakan teks puisi utuh sebanyak 2 bait (8 larik) yang memuat minimal 3 kosakata baru bermakna kiasan dan menerapkan teknik repetisi!

2. Isilah tabel inventaris kosakata baru bermakna kiasan yang telah kamu gunakan dalam teks puisimu!

Ruang tabel jawaban

1. Lembar Penulisan Teks Puisi (Tuliskan Judul, Bait 1 [4 larik], dan Bait 2 [4 larik]).
2. Tabel Inventaris Kosakata Kiasan (Format 3 kolom: Kolom 1 = No, Kolom 2 = Kosakata Kiasan yang Digunakan, Kolom 3 = Letak Bait dan Larik Puisi).

REFLEKSI

1. Bagian mana dari penulisan puisi tadi yang membuatmu merasa paling tertantang saat memilih kosakata bermakna kiasan?

2. Bagaimana penggunaan kosakata kiasan dan repetisi membantumu menyampaikan isi hati dan perasaan secara lebih mendalam?

3. Kosakata kiasan baru apa yang paling kamu sukai hari ini dan ingin kamu gunakan lagi dalam tulisanmu berikutnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.