LKPDPertemuan 7Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menciptakan Puisi dengan Majas Metafora, Simile, dan Repetisi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Menciptakan Puisi dengan Majas Metafora, Simile, dan Repetisi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menciptakan Puisi dengan Majas Metafora, Simile, dan Repetisi

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 5 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menciptakan Puisi dengan Majas Metafora, Simile, dan Repetisi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenciptakan Puisi dengan Majas Metafora, Simile, dan Repetisi
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyempurnakan puisi yang telah dibuat dengan menyisipkan minimal satu majas metafora, simile, atau repetisi secara tepat dan bermakna.
  2. Murid dapat menulis puisi secara kreatif dan indah yang mengungkapkan isi hati, gagasan, atau pengalaman dengan menggunakan bahasa kiasan yang sesuai.

PETUNJUK UMUM

  • LKPD ini akan membantumu menjadi penyair muda yang kreatif! Kamu akan belajar menyempurnakan puisi dengan majas-majas indah.
  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara jujur dan kreatif. Tidak ada jawaban salah dalam berkarya puisi, yang penting kamu mengekspresikan isi hatimu dengan tulus.
  • Siapkan hatimu untuk berbagi cerita dan perasaan melalui kata-kata indah!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membedah Keindahan: Mengenal Majas dalam Puisi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan puisi di bawah ini dengan cermat:
  2. "Hatiku adalah samudra / yang menampung segala rasa / Rindu itu ombak / yang datang dan pergi / Bahagia, bahagia, bahagia / mengisi setiap sudut jiwaku"
  3. Identifikasi majas yang kamu temukan dalam kutipan puisi tersebut.
  4. Jelaskan makna dari setiap majas yang kamu temukan.
  5. Diskusikan temuanmu dengan teman sebangkumu sebelum menuliskan jawaban.

Pertanyaan:

1. Tuliskan larik-larik yang mengandung majas metafora beserta maknanya!

Ruang tabel jawaban

2. Apakah ada majas simile dalam kutipan tersebut? Jika tidak ada, buatlah satu larik baru yang mengandung majas simile berdasarkan tema puisi di atas!

3. Tuliskan larik yang mengandung majas repetisi dan jelaskan efek yang ditimbulkan!

Untuk soal 1: Buatlah tabel 2 kolom (Larik yang Mengandung Metafora | Makna Majas). Untuk soal 2-3: Tuliskan jawabanmu dalam 3-5 kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Mengasah Kepekaan: Menyisipkan Majas dalam Puisi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil warna (untuk menandai majas)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah puisi sederhana berikut yang masih 'polos' (belum mengandung majas):
  2. "Ibu / Engkau orang yang baik / Selalu menjagaku / Aku mencintaimu"
  3. Tugasmu adalah menyempurnakan puisi tersebut dengan menyisipkan minimal satu majas metafora, satu simile, dan satu repetisi.
  4. Pastikan majas yang kamu sisipkan tepat dan bermakna, tidak asal menambahkan.
  5. Kamu boleh mengubah atau menambahkan larik, tetapi jangan mengubah tema utama tentang 'Ibu'.
  6. Tulis puisi hasil penyempurnaanmu di ruang yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan puisi hasil penyempurnaanmu yang sudah mengandung majas metafora, simile, dan repetisi!

2. Tandai dan beri label setiap larik yang mengandung majas! Contoh: tulis (metafora), (simile), atau (repetisi) di samping larik tersebut.

3. Jelaskan mengapa kamu memilih majas-majas tersebut dan makna apa yang ingin kamu sampaikan!

Tuliskan puisimu dalam bentuk bait dengan larik-larik yang jelas (minimal 1 bait, 4-8 larik). Beri tanda di setiap majas yang kamu gunakan. Tulis penjelasan dalam 4-6 kalimat.

Kegiatan 3: Menuangkan Isi Hati: Menciptakan Puisi Pribadi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • LKPD ini
  • Keberanian untuk berbagi karya!

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu menjadi penyair sejati! Ciptakan puisi aslimu sendiri.
  2. Pilihlah satu tema dari pilihan berikut atau tentukan tema sendiri: persahabatan, cita-cita, keluarga, alam, atau pengalaman berkesan.
  3. Tulislah puisi yang mengungkapkan isi hati, gagasan, atau pengalamanmu dengan jujur.
  4. Gunakan minimal dua jenis majas (metafora, simile, atau repetisi) dalam puisimu.
  5. Perhatikan pemilihan kata yang indah dan bermakna.
  6. Puisimu minimal 2 bait (8-12 larik).
  7. Setelah selesai, bacakan puisimu kepada teman kelompokmu (3-4 orang) dan dengarkan masukan mereka dengan pikiran terbuka.

Pertanyaan:

1. Tuliskan puisi ciptaanmu! Jangan lupa beri judul yang menarik.

2. Identifikasi dan jelaskan majas-majas yang kamu gunakan dalam puisimu!

Ruang tabel jawaban

3. Ceritakan: Apa yang ingin kamu sampaikan melalui puisi ini? Mengapa tema ini penting bagimu?

4. Tuliskan satu masukan atau apresiasi yang kamu terima dari teman saat membacakan puisimu, dan bagaimana perasaanmu!

Tuliskan puisimu dengan rapi dalam bentuk bait. Untuk tabel identifikasi majas, buat 3 kolom. Tulis penjelasan tema dalam 5-7 kalimat. Untuk masukan teman, tulis dalam 3-5 kalimat.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menciptakan puisi dengan majas? Apakah kamu merasa lebih percaya diri dalam mengungkapkan isi hati melalui kata-kata?

2. Majas mana (metafora, simile, atau repetisi) yang paling mudah dan paling sulit kamu gunakan? Mengapa?

3. Bagaimana puisi dan majas dapat membantumu mengekspresikan perasaan yang sulit dikatakan dengan kalimat biasa? Berikan contoh dari pengalamanmu hari ini!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.