LKPDPertemuan 3Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menemukan Pesan dalam Puisi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Menemukan Pesan dalam Puisi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menemukan Pesan dalam Puisi

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 5 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menemukan Pesan dalam Puisi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenemukan Pesan dalam Puisi
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran (individu, berpasangan, presentasi kelompok)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menafsirkan makna kata, frasa, dan larik yang terdapat dalam puisi untuk menemukan pesan yang tersurat maupun tersirat.
  2. Murid dapat membuat penafsiran menyeluruh atas puisi yang dibaca dan mengungkapkan pesan puisi tersebut secara lisan di depan kelas.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan sesuai urutan yang tersedia — setiap kegiatan merupakan pondasi untuk kegiatan berikutnya.
  • Boleh berdiskusi dengan teman sebangku, tetapi pastikan jawabanmu menggunakan kata-katamu sendiri.
  • Gunakan pensil atau pulpen untuk menulis; kamu boleh mencoret-coret di bagian catatan jika perlu berpikir lebih dulu.
  • Jika ada kata atau frasa dalam puisi yang belum kamu pahami, lingkari dan tanyakan kepada guru atau cek di kamus.
  • Ingat: tidak ada jawaban yang benar-salah dalam menafsirkan puisi — yang penting kamu bisa menjelaskan alasanmu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Bedah Kata: Apa yang Tersembunyi di Balik Kata-Kata Ini?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks puisi yang tercetak di LKPD
  • Pensil/pulpen
  • Stabilo/spidol warna (opsional, untuk menandai bagian puisi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah puisi berikut ini dua kali: sekali dalam hati, sekali lagi dengan suara pelan.
  2. Sambil membaca, beri tanda pada kata, frasa, atau larik yang menurutmu 'penuh makna' atau terasa berbeda dari kalimat biasa.
  3. Setelah selesai membaca, kerjakan pertanyaan 1 hingga 4 secara individu.
  4. Puisi untuk kegiatan ini:
  5. ---
  6. SAJAK HUJAN MALAM
  7. Karya: Anonim
  8. Hujan turun diam-diam
  9. seperti air mata yang enggan jatuh,
  10. menyentuh tanah kering dengan lembut
  11. seolah bertanya: masih adakah yang menanti?
  12. Pohon-pohon berdiri tegak di kegelapan,
  13. akar mereka mencengkeram bumi tanpa ragu,
  14. sebab mereka tahu—
  15. badai hanya tamu sementara.
  16. Dan aku, yang duduk di sini,
  17. belajar dari hujan dan pohon:
  18. bahwa diam bukan berarti menyerah,
  19. bahwa bertahan adalah bentuk keberanian.
  20. ---

Pertanyaan:

1. Perhatikan larik 'seperti air mata yang enggan jatuh.' Menurutmu, apa maksud frasa 'enggan jatuh' dalam konteks puisi ini? Mengapa penyair tidak sekadar menulis 'hujan turun pelan-pelan'?

2. Isilah tabel berikut dengan menafsirkan makna setiap kata/frasa dari puisi di atas.

Ruang tabel jawaban

3. Pada bait ketiga, penyair menulis 'belajar dari hujan dan pohon.' Apa yang dipelajari si 'aku' dari hujan? Apa yang dipelajari dari pohon? Tuliskan masing-masing dalam satu kalimat.

4. Dari seluruh puisi, manakah satu larik yang paling kuat berkesan bagimu? Tuliskan larik tersebut dan jelaskan mengapa larik itu menarik perhatianmu.

Pertanyaan 1 & 3 & 4: tulis uraian bebas minimal 2 kalimat di kotak jawaban yang tersedia. Pertanyaan 2: isi tabel 3 kolom dengan judul kolom — Kata/Frasa, Makna Harfiah, Makna dalam Puisi — minimal 3 baris.

Kegiatan 2: Detektif Pesan: Merangkai Tafsiran Menyeluruh

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil Kegiatan 1 (sebagai bahan diskusi)
  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan berpasangan (2 orang).
  2. Gunakan hasil pekerjaanmu di Kegiatan 1 sebagai bahan diskusi.
  3. Bayangkan kamu adalah seorang detektif yang harus mengungkap 'pesan tersembunyi' sang penyair — setiap petunjuk adalah kata dan larik yang sudah kamu tafsirkan.
  4. Diskusikan bersama pasanganmu, lalu tulis kesimpulan bersama di ruang jawaban yang tersedia.
  5. Setiap pasangan akan diminta mempresentasikan hasil diskusinya di Kegiatan 3.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan tafsiran kata dan frasa yang sudah kalian buat di Kegiatan 1, diskusikan: apa tema besar yang diangkat penyair dalam puisi ini? Pilih salah satu atau tuliskan tema versi kalian sendiri, lalu berikan alasan dengan mengutip minimal 2 larik dari puisi. Pilihan tema: (a) Kesabaran menghadapi cobaan, (b) Kesepian dan kerinduan, (c) Keberanian dalam diam, (d) Tema lain: ...

2. Puisi ini mengandung pesan tersurat dan tersirat. Lengkapi tabel berikut bersama pasanganmu.

Ruang tabel jawaban

3. Setelah mendiskusikan seluruh tafsiran, tulislah penafsiran menyeluruh atas puisi ini dalam 3–4 kalimat. Gunakan kata-kata kalian sendiri! Penafsiran harus mencakup:

  1. apa yang dikisahkan penyair,
  2. pesan utama yang ingin disampaikan, dan
  3. bagaimana puisi ini membuatmu berpikir atau merasa.

4. Diskusikan bersama pasanganmu: apakah pesan puisi ini relevan dengan kehidupan remaja saat ini? Berikan satu contoh situasi nyata di sekolah atau kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan pesan puisi ini.

Pertanyaan 1: tulis pilihan tema + alasan dalam kotak uraian, kutip larik puisi dengan tanda petik. Pertanyaan 2: isi tabel 3 kolom — Jenis Pesan (Tersurat/Tersirat), Larik Pendukung, Isi Pesan. Pertanyaan 3: tulis paragraf 3–4 kalimat di kotak uraian. Pertanyaan 4: tulis hasil diskusi singkat 2–3 kalimat.

Kegiatan 3: Panggung Tafsir: Sampaikan Pemahamanmu!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil Kegiatan 1 dan 2
  • Pensil/pulpen
  • Catatan kecil untuk bahan presentasi (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setiap pasangan akan mendapat giliran mempresentasikan penafsiran menyeluruh puisi (hasil Kegiatan 2, Pertanyaan 3) di depan kelas.
  2. Durasi presentasi: 2–3 menit per pasangan.
  3. Saat mempresentasikan, sampaikan: (1) tema yang kalian pilih beserta alasannya, (2) pesan tersurat dan tersirat yang kalian temukan, (3) penafsiran menyeluruh dengan kata-katamu sendiri.
  4. Saat pasangan lain presentasi, tugasmu adalah menjadi pendengar aktif: catat satu hal menarik dari tafsiran mereka yang berbeda dari milikmu.
  5. Setelah semua presentasi selesai, jawab pertanyaan refleksi di bawah secara individu.

Pertanyaan:

1. Setelah mendengar presentasi pasangan lain, adakah tafsiran yang berbeda dari milikmu tetapi tetap masuk akal? Tuliskan tafsiran mana yang menurutmu paling menarik dan mengapa.

2. Lengkapi kalimat berikut berdasarkan pengalamanmu hari ini: 'Sebelum kegiatan ini, saya mengira pesan puisi adalah ... Setelah kegiatan ini, saya memahami bahwa pesan puisi ternyata ...'

3. Berikan satu saran atau apresiasi yang santun kepada pasangan yang presentasinya paling berkesan bagimu. Tuliskan nama pasangan tersebut dan kalimat apresiasimu.

Pertanyaan 1 & 3: tulis uraian bebas minimal 2 kalimat di kotak jawaban. Pertanyaan 2: tulis dua kalimat melengkapi format yang tersedia (sebelum ... / setelah ...).

REFLEKSI

1. Dari puisi yang kamu baca hari ini, adakah pesan yang terasa dekat dengan pengalaman atau perasaanmu sendiri? Ceritakan secara singkat (tidak perlu panjang, cukup 2–3 kalimat jujur dari hatimu).

2. Menurutmu, mengapa penyair memilih menyampaikan pesan melalui kata-kata bermakna ganda (majas) dan tidak langsung saja menulis pesannya secara polos? Apa yang membuat cara itu lebih berkesan?

3. Setelah belajar menafsirkan puisi hari ini, bagaimana cara pandangmu terhadap puisi berubah? Apakah kamu jadi lebih penasaran untuk membaca puisi lain?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.