LKPDPertemuan 2Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Membandingkan Puisi Diafan dan Puisi Prismatis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Membandingkan Puisi Diafan dan Puisi Prismatis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Membandingkan Puisi Diafan dan Puisi Prismatis

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 5 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Membandingkan Puisi Diafan dan Puisi Prismatis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMembandingkan Puisi Diafan dan Puisi Prismatis
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan perbedaan puisi diafan (bahasa lugas) dan puisi prismatis (bahasa kiasan) berdasarkan ciri-ciri kebahasaannya.
  2. Murid dapat menunjukkan contoh puisi diafan dan puisi prismatis serta menjelaskan alasan pengklasifikasiannya secara tertulis.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara berurutan dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3.
  • Kalian boleh berdiskusi dengan teman sebangku untuk kegiatan yang bertanda 'diskusi'.
  • Tuliskan jawaban dengan jujur dan sesuai pemahamanmu sendiri.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum dipahami, jangan ragu bertanya kepada guru.
  • Nikmati proses belajar dan temukan keindahan dalam setiap puisi yang kalian baca!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati dan Merasakan Dua Jenis Puisi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Dua contoh puisi (disediakan guru atau diambil dari buku siswa hal. 170-171)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua puisi di bawah ini dengan saksama.
  2. Rasakan apa yang kalian tangkap dari masing-masing puisi.
  3. Perhatikan penggunaan bahasanya: apakah mudah dipahami ataukah perlu ditafsirkan?
  4. Catat kata-kata atau frasa yang menarik perhatianmu di kedua puisi tersebut.

Pertanyaan:

1. Setelah membaca Puisi A, tuliskan 3 kata kunci yang menggambarkan isi puisi tersebut menurut pemahamanmu.

2. Setelah membaca Puisi B, apakah kamu langsung memahami maksudnya atau perlu memikirkan lebih dalam? Jelaskan alasanmu!

3. Bandingkan penggunaan bahasa di Puisi A dan Puisi B. Mana yang lebih lugas (jelas/langsung)? Mana yang lebih menggunakan kiasan? Berikan contoh konkret dari masing-masing puisi.

Ruang tabel jawaban

Untuk nomor 1: tuliskan 3 kata dalam satu baris. Untuk nomor 2: tuliskan jawaban dalam 3-5 kalimat. Untuk nomor 3: buatlah tabel dengan 3 kolom (Aspek | Puisi A | Puisi B) dan minimal 2 baris contoh.

Kegiatan 2: Mengenali Ciri-Ciri Puisi Diafan dan Prismatis

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel perbandingan puisi diafan dan prismatis dari buku siswa hal. 170
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah penjelasan tentang puisi diafan dan puisi prismatis dari tabel yang disediakan guru atau buku siswa.
  2. Pahami perbedaan mendasar antara keduanya dari segi penggunaan bahasa.
  3. Kerjakan tabel perbandingan berikut untuk memperdalam pemahamanmu.
  4. Diskusikan hasil tabelmu dengan teman sebangku sebelum melanjutkan ke pertanyaan berikutnya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan berikut tentang ciri-ciri puisi diafan dan puisi prismatis!

Ruang tabel jawaban

2. Dari pemikiranmu sendiri, mengapa penyair memilih menggunakan bahasa kiasan (prismatis) padahal lebih sulit dipahami? Apa keuntungannya?

3. Diskusikan dengan teman sebangkumu: Jenis puisi mana yang lebih kalian sukai, diafan atau prismatis? Mengapa? Catat hasil diskusi kalian!

Untuk nomor 1: buatlah tabel dengan 3 kolom (Aspek Pembeda | Puisi Diafan | Puisi Prismatis) dan minimal 4 baris aspek. Untuk nomor 2: tuliskan jawaban dalam 4-6 kalimat. Untuk nomor 3: tuliskan hasil diskusi dalam bentuk paragraf pendek (5-7 kalimat).

Kegiatan 3: Mengklasifikasikan Puisi dan Memberikan Alasan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 5 bait puisi yang disiapkan guru (bisa dari buku siswa hal. 171 atau sumber lain)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan memberikan 5 bait puisi yang berbeda-beda.
  2. Tugasmu adalah menentukan apakah setiap bait termasuk puisi diafan atau prismatis.
  3. Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai.
  4. Yang paling penting: tuliskan ALASAN pengklasifikasianmu dengan merujuk pada ciri-ciri kebahasaan yang sudah kalian pelajari!
  5. Perhatikan: apakah ada majas/kiasan, bagaimana struktur kalimatnya, apakah mudah atau sulit dipahami.

Pertanyaan:

1. Klasifikasikan 5 bait puisi yang diberikan ke dalam tabel berikut, lalu berikan alasan berdasarkan ciri kebahasaannya!

Ruang tabel jawaban

2. Pilih satu bait puisi prismatis dari tabel di atas. Tunjukkan kata atau frasa yang mengandung kiasan, lalu tafsirkan maksudnya!

3. Sekarang tantangan untukmu! Buatlah 2 baris puisi sendiri: satu baris dengan gaya diafan dan satu baris dengan gaya prismatis, dengan tema yang sama (misalnya tentang hujan, persahabatan, atau kesedihan).

Untuk nomor 1: buatlah tabel dengan 5 kolom (No | Bait Puisi | Diafan | Prismatis | Alasan Pengklasifikasian) dan 5 baris untuk 5 bait puisi. Untuk nomor 2: tuliskan jawaban dalam 3-5 kalimat dengan format: kutip frasa kiasan, sebutkan jenis kiasan jika tahu, lalu jelaskan maksudnya. Untuk nomor 3: tuliskan 2 baris puisimu dengan keterangan mana yang diafan dan mana yang prismatis.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari puisi diafan dan prismatis, manakah yang lebih sering kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari (misalnya di media sosial, lagu, atau iklan)? Mengapa menurutmu demikian?

2. Apakah ada momen dalam hidupmu yang menurutmu lebih cocok diungkapkan dengan puisi diafan atau prismatis? Ceritakan!

3. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang puisi? Bagaimana pengetahuan ini bisa membantumu memahami puisi dengan lebih baik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.