LKPDPertemuan 10Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Asesmen Sumatif: Menulis dan Mempresentasikan Puisi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Asesmen Sumatif: Menulis dan Mempresentasikan Puisi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Asesmen Sumatif: Menulis dan Mempresentasikan Puisi

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 5 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif: Menulis dan Mempresentasikan Puisi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikAsesmen Sumatif: Menulis dan Mempresentasikan Puisi
Alokasi Waktu2 x 40 menit (80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menulis sebuah puisi secara mandiri yang mengungkapkan isi hati, gagasan, atau pengalaman dengan menggunakan diksi tepat, kosakata konotatif/kiasan, dan minimal satu majas (metafora, simile, atau repetisi) sebagai bukti capaian kompetensi menulis.
  2. Murid dapat mendeklamasikan puisi ciptaannya di depan kelas dengan intonasi, ekspresi, dan penghayatan yang sesuai sebagai bukti capaian kompetensi berbicara dan mempresentasikan.

PETUNJUK UMUM

  • LKPD ini adalah asesmen sumatif untuk mengukur kemampuanmu menulis dan mendeklamasikan puisi.
  • Bacalah setiap petunjuk dengan seksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri dan tuangkan pengalaman atau perasaanmu yang paling berkesan.
  • Pastikan puisi yang kamu tulis menggunakan diksi tepat, kata-kata kiasan, dan minimal satu majas.
  • Siapkan mental untuk mendeklamasikan puisimu dengan percaya diri di depan kelas.
  • Kumpulkan LKPD ini beserta puisimu dalam bentuk tulisan rapi (bisa tulis tangan atau diketik) kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Persiapan Menulis Puisi: Menggali Inspirasi

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen/pensil
  • Kertas LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pikirkan satu pengalaman atau perasaan yang paling berkesan dalam hidupmu (bisa tentang keluarga, persahabatan, cita-cita, alam, atau kehilangan).
  2. Tutup matamu sejenak dan bayangkan momen itu dengan detail: apa yang kamu lihat, dengar, rasakan?
  3. Catat kata-kata kunci yang muncul di benakmu dalam tabel di bawah.
  4. Pilih minimal 5 kata konotatif atau kiasan yang bisa menggambarkan pengalaman/perasaanmu.

Pertanyaan:

1. Tema atau pengalaman apa yang akan kamu tuangkan dalam puisi? Ceritakan dalam 2-3 kalimat.

2. Lengkapi tabel berikut dengan kata-kata kunci yang menggambarkan pengalaman/perasaanmu:

Ruang tabel jawaban

3. Majas apa yang akan kamu gunakan dalam puisimu? (Pilih minimal satu: metafora, simile, atau repetisi). Berikan contoh kalimat puitis yang menggunakan majas tersebut.

Nomor 1: Tulis dalam 5-6 baris. Nomor 2: Isi tabel dengan 4 kolom (Kata Denotatif | Kata Konotatif/Kiasan | Majas yang Dipilih | Contoh Penggunaan). Nomor 3: Tulis dalam 3-4 baris.

Kegiatan 2: Menulis Puisi: Ungkapkan Isi Hatimu

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen/pensil
  • Kertas LKPD atau kertas terpisah
  • Stabilo/pensil warna (untuk menandai)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan kata-kata kunci dari Kegiatan 1 sebagai bahan untuk menulis puisi.
  2. Tulis puisi bebas (tidak harus bersajak) dengan panjang minimal 3 bait (setiap bait minimal 4 baris).
  3. Pastikan puisimu menggunakan: (a) diksi yang tepat dan menarik, (b) kata-kata konotatif atau kiasan, (c) minimal satu majas (metafora, simile, atau repetisi).
  4. Berikan judul yang menarik untuk puisimu.
  5. Tulis dengan rapi di ruang yang tersedia atau di kertas terpisah.

Pertanyaan:

1. Tulis puisi ciptaanmu di bawah ini. Jangan lupa beri judul!

2. Tandai (garis bawah atau beri warna) bagian puisimu yang menggunakan: (a) kata konotatif/kiasan, (b) majas.

Nomor 1: Tulis puisi dalam format bait yang jelas (gunakan 15-20 baris atau lebih sesuai kebutuhan). Nomor 2: Tandai langsung di puisi yang sudah ditulis.

Kegiatan 3: Persiapan Deklamasi: Hidupkan Puisimu

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Puisi yang sudah ditulis
  • Cermin (untuk berlatih ekspresi)
  • Teman/keluarga sebagai pendengar latihan (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca puisimu berulang kali dengan suara lantang untuk merasakan irama dan maknanya.
  2. Tentukan bagian mana yang perlu dibaca dengan intonasi tinggi (penekanan), rendah (lembut), atau jeda (berhenti sejenak).
  3. Pikirkan ekspresi wajah dan gerakan tubuh sederhana yang bisa memperkuat penyampaian puisi (misalnya: tatapan mata, senyum, atau gerakan tangan).
  4. Latih minimal 3 kali sebelum tampil di depan kelas.
  5. Isi panduan deklamasi di bawah untuk membantumu berlatih.

Pertanyaan:

1. Identifikasi 3 bagian penting dalam puisimu yang perlu penekanan khusus saat deklamasi. Jelaskan intonasi dan ekspresi yang akan kamu gunakan.

Ruang tabel jawaban

2. Apa pesan atau perasaan utama yang ingin kamu sampaikan kepada pendengar melalui puisi ini?

3. Setelah berlatih, apa tantangan yang kamu rasakan dalam mendeklamasikan puisi? Bagaimana cara mengatasinya?

Nomor 1: Isi tabel dengan 4 kolom (Bagian Puisi | Intonasi | Ekspresi | Alasan). Nomor 2 dan 3: Tulis dalam 4-5 baris.

REFLEKSI

1. Apa yang paling berkesan bagimu dalam proses menulis puisi kali ini? Apakah ada momen 'aha' saat kamu menemukan kata atau majas yang pas?

2. Bagaimana perasaanmu saat akan mendeklamasikan puisi ciptaan sendiri di depan kelas? Apa yang membuatmu percaya diri atau justru gugup?

3. Setelah menyelesaikan asesmen ini, apa yang akan kamu lakukan untuk terus mengasah kemampuan menulis dan mendeklamasikan puisi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.