LKPDPertemuan 9Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Mengidentifikasi Kosakata Baru Bermakna Denotatif dan Konotatif dalam Teks Cerpen

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Mengidentifikasi Kosakata Baru Bermakna Denotatif dan Konotatif dalam Teks Cerpen".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Mengidentifikasi Kosakata Baru Bermakna Denotatif dan Konotatif dalam Teks Cerpen

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 4 Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengidentifikasi Kosakata Baru Bermakna Denotatif dan Konotatif dalam Teks Cerpen

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengidentifikasi Kosakata Baru Bermakna Denotatif dan Konotatif dalam Teks Cerpen
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif dan konotatif untuk menulis ulasan karya fiksi

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan kutipan teks cerpen dengan cermat.
  • Perhatikan perbedaan penggunaan makna denotatif (makna sebenarnya/faktual) dan makna konotatif (makna kias/bernilai rasa).
  • Gunakan kosakata yang disediakan secara tepat sesuai konteks ulasan karya fiksi.
  • Kerjakan secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk guru pada lembar yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyeleksi dan Menggunakan Pasangan Kosakata Denotatif-Konotatif ke dalam Kalimat Ulasan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati 3 pasang kosakata yang lazim digunakan dalam konteks ulasan cerita fiksi berikut: (1) gulung tikar / bangkrut, (2) buah bibir / topik pembicaraan, (3) tangan kanan / orang kepercayaan.
  2. Pilihlah salah satu kata dari setiap pasangan untuk melengkapi kalimat rumpang pada draf ulasan cerpen sehingga menjadi kalimat yang padu dan bermakna tepat.
  3. Tuliskan kata pilihanmu pada bagian rumpang yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah kalimat ulasan cerpen berikut menggunakan salah satu kata: 'gulung tikar' (konotatif) atau 'bangkrut' (denotatif) agar sesuai dengan konteks ulasan bernada lugas: 'Penulis menggambarkan latar ekonomi keluarga tokoh utama yang memburuk setelah usaha dagang ayahnya mengalami [...] secara resmi menurut catatan keuangan desa.'

2. Lengkapilah kalimat ulasan berikut menggunakan kata 'buah bibir' (konotatif) atau 'topik pembicaraan' (denotatif) untuk menonjolkan gaya bahasa ulasan yang memikat: 'Konflik antartokoh dalam cerpen ini terasa hidup karena rahasia masa lalu tokoh Maria seketika menjadi [...] di kalangan penduduk kampung.'

3. Lengkapilah kalimat ulasan berikut dengan memilih kata 'tangan kanan' (konotatif) atau 'orang kepercayaan' (denotatif): 'Kekuatan penokohan antagonis terletak pada kesetiaan Pak Budi yang berperan sebagai [...] saudagar kikir tersebut dalam mengintimidasi warga.'

Tuliskan kosakata pilihanmu langsung pada baris kosong bernomor 1, 2, dan 3 yang disediakan di lembar kerja.

Kegiatan 2: Menggunakan Kosakata Denotatif dan Konotatif untuk Menyusun Kalimat Komentar Cerpen

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Disediakan 2 kata dasar: 'dingin' dan 'gelap'.
  2. Susunlah 2 kalimat komentar/ulasan karya fiksi untuk setiap kata dasar: satu kalimat menggunakan kata tersebut dalam makna denotatif, dan satu kalimat lainnya menggunakan kata tersebut dalam makna konotatif.
  3. Pastikan kalimat yang kamu buat mengulas aspek cerita pendek (misalnya alur, suasana, penokohan, atau latar).

Pertanyaan:

1. Tuliskan 1 kalimat ulasan cerpen yang menggunakan kata 'dingin' dengan makna denotatif (suhu rendah) dan 1 kalimat ulasan cerpen yang menggunakan kata 'dingin' dengan makna konotatif (kaku/tidak ramah/tanpa perasaan).

2. Tuliskan 1 kalimat ulasan cerpen yang menggunakan kata 'gelap' dengan makna denotatif (tidak ada cahaya) dan 1 kalimat ulasan cerpen yang menggunakan kata 'gelap' dengan makna konotatif (buram/penuh kejahatan/tanpa harapan).

Tuliskan jawaban pada tabel 2 kolom: Kolom 1 (Kalimat Ulasan Bermakna Denotatif), Kolom 2 (Kalimat Ulasan Bermakna Konotatif) untuk masing-masing kata 'dingin' dan 'gelap'.

Kegiatan 3: Menulis Paragraf Ulasan Karya Fiksi Menggunakan Kosakata Denotatif dan Konotatif

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah sinopsis cerpen ringkas berikut: 'Cerpen menceritakan seorang kakek pembuat layang-layang di desa kecil yang tetap berhati tulus menolong anak-anak miskin, meskipun hidupnya penuh cobaan berat dan diremehkan oleh tetangganya yang kaya.'
  2. Tuliskan sebuah paragraf ulasan karya fiksi singkat (terdiri atas 4-5 kalimat) mengenai cerpen tersebut.
  3. Di dalam paragraf ulasanmu, kamu WAJIB menggunakan: (a) minimal satu kosakata bermakna denotatif (misalnya: layang-layang, miskin, tua, menjual, membeli), dan (b) minimal satu kosakata bermakna konotatif (misalnya: lapang dada, keras kepala, bertangan dingin, emas hitam, berhati baja).
  4. Garis bawahi kosakata denotatif dengan satu garis lurus, dan garis bawahi kosakata konotatif dengan dua garis lurus.

Pertanyaan:

1. Tuliskan sebuah paragraf ulasan karya fiksi berdasarkan sinopsis di atas dengan memadukan kosakata bermakna denotatif dan konotatif secara tepat!

Tuliskan paragraf ulasan pada kotak berbingkai ukuran 8 baris yang tersedia, lalu berikan garis bawah sesuai petunjuk (garis satu untuk denotatif, garis ganda untuk konotatif).

REFLEKSI

1. Bagaimana penggunaan kata bermakna konotatif membantumu membuat kalimat ulasan cerpen terasa lebih hidup dan ekspresif?

2. Kapan kamu lebih memilih menggunakan kata bermakna denotatif daripada konotatif saat mengulas bagian alur atau data karya fiksi?

3. Kosakata baru apa yang paling kamu sukai dan berhasil kamu gunakan dalam tulisan ulasanmu hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.