LKPDPertemuan 8Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Konotatif untuk Menyusun Kalimat Artikel Ilmiah Populer

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Konotatif untuk Menyusun Kalimat Artikel Ilmiah Populer".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Konotatif untuk Menyusun Kalimat Artikel Ilmiah Populer

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 3 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Konotatif untuk Menyusun Kalimat Artikel Ilmiah Populer

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenggunakan Kosakata Baru Bermakna Konotatif untuk Menyusun Kalimat Artikel Ilmiah Populer
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan kosakata baru bermakna denotatif dan konotatif untuk menulis artikel ilmiah populer

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar dan instruksi pada setiap kegiatan dengan saksama.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk guru.
  • Gunakan kosakata yang disediakan secara tepat sesuai makna denotatif (makna sebenarnya) atau konotatif (makna kiasan/tambahan) dalam konteks penulisan kalimat artikel ilmiah populer.
  • Tuliskan jawaban langsung pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyeleksi dan Menggunakan Pasangan Kosakata Denotatif-Konotatif

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel yang memuat 3 pasang kosakata dengan bentuk kata yang sama namun memiliki dimensi makna denotatif dan konotatif.
  2. Lengkapilah kalimat rumpang bertema artikel ilmiah populer (fasilitas sekolah dan lingkungan ramah) dengan memilih kata yang paling tepat sesuai jenis maknanya (denotatif atau konotatif).

Pertanyaan:

1. Lengkapilah kalimat berikut menggunakan kata 'akar' dalam makna konotatif: 'Pihak sekolah berupaya membongkar [...] masalah kurangnya fasilitas ramah disabilitas agar solusi tepat sasaran.'

2. Lengkapilah kalimat berikut menggunakan kata 'akar' dalam makna denotatif: 'Pembangunan jalur pemandu tunanetra sedikit terhambat karena terhalang oleh [...] pohon beringin yang mencuat di halaman.'

3. Lengkapilah kalimat berikut menggunakan kata 'benih' dalam makna konotatif: 'Kegiatan sosialisasi empati sejak dini berhasil menabur [...] kepedulian antarsiswa di sekolah inklusif.'

4. Lengkapilah kalimat berikut menggunakan kata 'benih' dalam makna denotatif: 'Eksperimen sains di taman sekolah membutuhkan [...] tanaman cabai yang berkualitas unggul.'

5. Lengkapilah kalimat berikut menggunakan kata 'pijakan' dalam makna konotatif: 'Data hasil survei kenyamanan fasilitas kelas menjadi [...] utama dalam merumuskan rekomendasi artikel ini.'

6. Lengkapilah kalimat berikut menggunakan kata 'pijakan' dalam makna denotatif: 'Tukang bangunan memasang keramik bertekstur kasar pada bagian [...] tangga agar siswa tidak mudah tergelincir.'

Tuliskan langsung kata yang tepat pada bagian rumpang di setiap nomor kalimat.

Kegiatan 2: Menggunakan Kosakata Konotatif dalam Menyusun Kalimat Penjelas Artikel Ilmiah Populer

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan/lembar kerja siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah kata bermakna konotatif yang telah disediakan: (1) menjembatani, (2) membedah, (3) membuka mata.
  2. Gunakan masing-masing kata tersebut untuk menyusun satu kalimat berbobot ilmiah populer bertema lingkungan ramah anak/disabilitas di sekolah.
  3. Pastikan kata tersebut digunakan dalam makna konotatif (bukan makna harfiah) untuk memperjelas gagasan atau temuan data.

Pertanyaan:

1. Gunakan kata 'menjembatani' (makna konotatif: menghubungkan/mempertemukan perbedaan) dalam 1 kalimat penjelas artikel ilmiah populer bertema fasilitas sekolah.

2. Gunakan kata 'membedah' (makna konotatif: menganalisis/menelaah secara kritis) dalam 1 kalimat penjelas artikel ilmiah populer bertema lingkungan sekolah.

3. Gunakan kata 'membuka mata' (makna konotatif: menyadarkan) dalam 1 kalimat penjelas artikel ilmiah populer bertema inklusivitas.

Tuliskan kalimat buatanmu pada baris bergaris yang disediakan di bawah masing-masing nomor soal.

Kegiatan 3: Mengembangkan Paragraf Artikel Ilmiah Populer dengan Paduan Kosakata Denotatif dan Konotatif

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Susunlah sebuah paragraf singkat (3-4 kalimat) untuk bagian isi artikel ilmiah populer bertema 'Menciptakan Sekolah yang Ramah bagi Semua'.
  2. Di dalam paragraf tersebut, wajib menggunakan minimal 1 kosakata bermakna denotatif ('kursi roda' atau 'tangga') dan minimal 2 kosakata bermakna konotatif dari daftar pilihan berikut: 'mengetuk pintu' (makna kiasan: mengajak/menggugah kesadaran), 'merangkul' (makna kiasan: menerima/mengayomi tanpa membeda-bedakan), 'menopang' (makna kiasan: mendukung/membantu keberhasilan).
  3. Garis bawahi kosakata denotatif dengan satu garis lurus dan kosakata konotatif dengan dua garis lurus.

Pertanyaan:

1. Tuliskan paragraf artikel ilmiah populer (3-4 kalimat) yang memadukan kosakata denotatif dan konotatif sesuai petunjuk.

Tuliskan paragraf pada kotak esai yang disediakan, lalu beri garis bawah sesuai instruksi penandaan.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu membedakan saat sebuah kata digunakan secara denotatif (harfiah) dan secara konotatif (kiasan) dalam sebuah kalimat artikel?

2. Menurutmu, mengapa penggunaan kosakata konotatif dapat membuat artikel ilmiah populer terasa lebih segar dan menarik dibaca tanpa menghilangkan sifat ilmiahnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.