LKPDPertemuan 7Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Denotatif dalam Kalimat Artikel Ilmiah Populer

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Denotatif dalam Kalimat Artikel Ilmiah Populer".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Denotatif dalam Kalimat Artikel Ilmiah Populer

Bahasa Indonesia - Kelas 8

Bab 3 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menggunakan Kosakata Baru Bermakna Denotatif dalam Kalimat Artikel Ilmiah Populer

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenggunakan Kosakata Baru Bermakna Denotatif dalam Kalimat Artikel Ilmiah Populer
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menggunakan kosakata baru bermakna denotatif dan konotatif untuk menulis artikel ilmiah populer

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah pengantar dan instruksi pada setiap kegiatan dengan saksama.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau berpasangan sesuai petunjuk guru.
  • Fokuskan latihan pada penggunaan kosakata bermakna denotatif (makna lugas/sebenarnya) dan konotatif (makna kias/tambahan) dalam konteks penulisan artikel ilmiah populer.
  • Gunakan ruang jawaban yang disediakan untuk menuliskan kalimat atau jawabanmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Melengkapi Kalimat Artikel Ilmiah Populer dengan Kosakata Bermakna Denotatif dan Konotatif

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI daring/cetak jika tersedia)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati lima kosakata baru berikut: (1) kuesioner, (2) etiket, (3) membedah, (4) akar, (5) survei.
  2. Lengkapilah lima kalimat rumpang artikel ilmiah populer bertema lingkungan sekolah ramah anak menggunakan kosakata yang tepat.
  3. Tentukan apakah kata yang kamu gunakan pada masing-masing kalimat berfungsi dengan makna denotatif (lugas) atau konotatif (kias).

Pertanyaan:

1. Lengkapilah kalimat berikut dan tentukan jenis maknanya (denotatif/konotatif):

  1. Tim peneliti membagikan lembar [...] kepada 100 siswa untuk mendata fasilitas ramah difabel di sekolah.
  2. Saat mewawancarai narasumber ahli, kita harus menerapkan [...] wawancara yang santun.
  3. Peneliti berupaya [...] penyebab utama rendahnya minat baca siswa melalui observasi lapangan.
  4. Sikap empati antarsaudara menjadi [...] dari terciptanya suasana sekolah yang aman dan inklusif.
  5. Hasil [...] menunjukkan bahwa 85% responden merasa nyaman belajar di perpustakaan digital.
Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: Nomor Kalimat (1-5), Kosakata Pilihan, Makna Kata dalam Kalimat (Denotatif / Konotatif), Alasan Singkat Pemilihan Kata.

Kegiatan 2: Menggunakan Pasangan Kosakata Baru dalam Kalimat Denotatif dan Konotatif

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan / lembar kerja murid
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 3 kata berikut: 'fondasi', 'menjembatani', dan 'instrumen'.
  2. Tuliskan masing-masing kata tersebut ke dalam DUA kalimat berbeda untuk konteks artikel ilmiah populer: satu kalimat dengan makna denotatif (sebenarnya) dan satu kalimat dengan makna konotatif (kias/tambahan).
  3. Pastikan kalimat yang kamu susun bernalar logis, objektif, dan sesuai ciri penulisan artikel ilmiah populer.

Pertanyaan:

1. Susunlah 2 kalimat untuk kata 'fondasi' dalam konteks artikel ilmiah populer: (a) bermakna denotatif, dan (b) bermakna konotatif!

2. Susunlah 2 kalimat untuk kata 'menjembatani' dalam konteks artikel ilmiah populer: (a) bermakna denotatif, dan (b) bermakna konotatif!

3. Susunlah 2 kalimat untuk kata 'instrumen' dalam konteks artikel ilmiah populer: (a) bermakna denotatif, dan (b) bermakna konotatif!

Kolom bergaris: Tuliskan kata target, Kalimat A (Makna Denotatif), dan Kalimat B (Makna Konotatif) untuk masing-masing butir nomor 1 sampai 3.

Kegiatan 3: Menyusun Paragraf Singkat Artikel Ilmiah Populer dengan Paduan Kosakata Denotatif dan Konotatif

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja siswa
  • Alat tulis / penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu topik artikel ilmiah populer berikut: (A) Pengurangan Sampah Plastik di Kantin Sekolah, atau (B) Pemanfaatan Sudut Baca Ramah Anak.
  2. Tuliskan sebuah paragraf singkat (4-6 kalimat) untuk artikel ilmiah populer tersebut.
  3. Di dalam paragrafmu, gunakan minimal 2 kosakata bermakna denotatif dan minimal 1 kosakata bermakna konotatif yang telah dipelajari atau kata lain yang relevan.
  4. Garis bawahi kosakata bermakna denotatif dengan satu garis dan kosakata bermakna konotatif dengan dua garis, lalu beri keterangan di bawah paragraf.

Pertanyaan:

1. Tuliskan paragraf artikel ilmiah populer sesuai topik pilihanmu dan berikan penandaan kosakata denotatif serta konotatif yang kamu gunakan!

Kotak penulisan draf paragraf artikel ilmiah populer (berisi judul topik pilihan, teks paragraf 4-6 kalimat, dan tabel identifikasi: kata yang dipakai, jenis makna denotatif/konotatif).

REFLEKSI

1. Apa perbedaan mendasar yang kamu rasakan saat menggunakan kata bermakna denotatif dibandingkan kata bermakna konotatif dalam kalimat artikel ilmiah populer?

2. Dari kosakata baru yang kamu gunakan hari ini, kata manakah yang paling mudah dan paling menantang untuk dibuatkan kalimat konotatifnya? Mengapa?

3. Bagaimana penggunaan kosakata denotatif membantu pembaca mempercayai data dan fakta dalam artikel ilmiah populer yang kamu tulis?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.