LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menulis Draf Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Data Pengamatan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 8 dengan topik "Menulis Draf Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Data Pengamatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Bahasa Indonesia Kelas 8: Menulis Draf Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Data Pengamatan
Bahasa Indonesia - Kelas 8
Bab 1 - Pertemuan 10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Bahasa Indonesia — Kelas 8 (Fase D) Topik: Menulis Draf Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Data Pengamatan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengembangkan Paragraf Deskripsi dari Data ObservasiEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Objek apa yang kalian observasi dan aspek apa yang akan kalian deskripsikan dalam paragraf ini? 2. Tuliskan minimal 5 data hasil observasi kalian yang akan digunakan untuk menyusun paragraf deskripsi (berupa fakta, bukan opini). Ruang tabel jawaban 3. Tuliskan paragraf deskripsi kalian berdasarkan data observasi yang sudah kalian kumpulkan (minimal 5 kalimat). Pastikan menggunakan kosakata denotatif dan susunan kalimat logis. Untuk nomor 1: tulis dalam satu kalimat. Untuk nomor 2: buat tabel dengan 2 kolom (No. dan Data Observasi), minimal 5 baris. Untuk nomor 3: tulis paragraf dengan spasi 1,5 di kertas atau buku tugas. Kegiatan 2: Mengembangkan Paragraf Eksposisi dari Data ObservasiEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan objek observasi kalian, informasi apa yang akan kalian jelaskan dalam paragraf eksposisi? (Pilih satu: proses, sebab-akibat, atau perbandingan) 2. Buatlah kerangka paragraf eksposisi kalian dengan mengisi tabel berikut. Ruang tabel jawaban 3. Tuliskan paragraf eksposisi kalian berdasarkan kerangka yang sudah dibuat (minimal 6 kalimat). Gunakan kata-kata yang bermakna denotatif dan susun penjelasan secara logis. Untuk nomor 1: tulis dalam satu kalimat. Untuk nomor 2: buat tabel dengan kolom: Ide Pokok, Penjelasan 1, Penjelasan 2, Penjelasan 3, Penjelasan 4 (boleh lebih), Data Pendukung. Untuk nomor 3: tulis paragraf lengkap di buku tugas. Kegiatan 3: Menyusun Draf Lengkap Teks Laporan Hasil ObservasiEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan judul teks LHO kalian. 2. Tuliskan draf lengkap teks LHO kalian dengan struktur yang benar. Pastikan mencakup: Pernyataan Umum, Deskripsi Bagian (termasuk paragraf deskripsi dan eksposisi dari kegiatan sebelumnya), dan Simpulan (jika diperlukan). 3. Lakukan pengecekan mandiri terhadap draf kalian dengan mengisi tabel evaluasi berikut. Ruang tabel jawaban 4. Tukarkan draf kalian dengan teman sebangku. Baca draf teman kalian dan berikan 2 saran perbaikan yang membangun. Untuk nomor 1: tulis di baris paling atas dengan huruf kapital. Untuk nomor 2: tulis draf lengkap minimal 3-4 paragraf dengan spasi 1,5. Untuk nomor 3: buat tabel evaluasi dengan 3 kolom (Aspek, Sudah/Belum, Keterangan). Untuk nomor 4: tulis di kertas terpisah atau di bagian bawah draf teman. REFLEKSI1. Bagian mana yang paling sulit saat menyusun draf teks LHO: menulis paragraf deskripsi, paragraf eksposisi, atau menggabungkan semua bagian? Mengapa? 2. Setelah menyusun draf ini, apa yang kalian pelajari tentang pentingnya data observasi dalam menulis laporan? 3. Jika kalian akan melakukan observasi lagi untuk topik berbeda, apa yang akan kalian lakukan berbeda agar data observasi lebih lengkap dan draf lebih mudah disusun? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.